Follow Us :              

Sekda Minta Panganmart Tampung Komoditas Petani dan Stabilkan Harga

  14 June 2022  |   08:00:00  |   dibaca : 416 
Kategori :
Bagikan :


Sekda Minta Panganmart Tampung Komoditas Petani dan Stabilkan Harga

14 June 2022 | 08:00:00 | dibaca : 416
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sumarno, meresmikan Panganmart, di Ngemplak Simongan, Semarang, Selasa (14/06/2022). Panganmart merupakan toko pangan milik Perusda Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT). Pihaknya menyambut baik kehadiran Panganmart yang bisa memberikan manfaat dari sisi ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. 

Pangan, menurut Sekda Sumarno, adalah persoalan yang strategis. Bukan hanya sebagai komoditi ekonomi, pangan juga merupakan komoditi yang memiliki fungsi sosial dan politik. Pengaruhnya bisa nasional maupun global. Untuk itulah, ketahanan pangan mempunyai pengaruh penting terhadap keamanan. 

“Memang kalau kita bicara pangan, yang kita sering lupa, bahwa pangan itu sangat penting. Ketahanan pangan itu merupakan bagian dari ketahanan negara. Bahasane meh tentara-ne kuat-e kaya apa, begitu ora dipakani yo lemes (sekuat-kuatnya militer jika kebutuhan pangan tidak terpenuhi akan lemah). Itu kenapa pangan itu penting,” tuturnya. 

Sumarno-pun memberikan contoh cara Amerika melindungi petaninya. Mereka menentukan harga jual komoditas pertanian yang lebih mahal di dalam negeri, daripada di luar negeri. 

“Kalau di Amerika itu bagaimana melindungi petani, luar biasa. Anda dulu kalau beli yang namanya Apel Washington, itu lebih mahal di Amerika daripada di sini, karena benar-benar melindungi petaninya (untuk) masalah ketahanan pangan,” katanya. 

Maka dari itu, Sekda meminta agar PD CMJT melalui Panganmart-nya, bisa menampung komoditas dari petani. Dengan memfasilitasi petani, maka akan memudahkan masyarakat mendapatkan produk dengan harga yang terjangkau. Petani juga diuntungkan karena akan memotong rantai distribusi dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik.  

“Jadi petani dan yang punya produk banyak, nanti bisa difasilitasi CMJT, sehingga bisa (langsung) sampai ke masyarakat. Bicara masalah ketersediaan dan keterjangkauan, kalau barangnya ada tapi harganya mahal, ya sama aja. Yang penting adalah dua hal, yaitu ketersediaan dan keterjangkauan. Ini upaya kita, mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari menstabilkan harga di masyarakat,” harapnya. 

Direktur Utama Perusda CMJT Agung Rochmadi menuturkan, sejalan dengan perubahan perda yang kini tengah berproses, Panganmart merupakan bentuk upaya PD CMJT untuk lebih fokus pada penyediaan pangan, pertanian, perkebunan dan perikanan. Pihaknya berupaya bersinergi dengan pihak-pihak internal yang terkait dengan bidang agro, maupun pelaku UMKM di sekitar aset Perusda CMJT. 

“Kami sekaligus mencoba bersinergi dengan aset-aset kita dan UMKM di sekitar kita, baik itu sebagai mitra yang men-supply kami, maupun kami juga mencoba merangkul, mengajak mereka untuk membeli barang-barang di tempat kami,” ujarnya.


Bagikan :

SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sumarno, meresmikan Panganmart, di Ngemplak Simongan, Semarang, Selasa (14/06/2022). Panganmart merupakan toko pangan milik Perusda Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT). Pihaknya menyambut baik kehadiran Panganmart yang bisa memberikan manfaat dari sisi ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat. 

Pangan, menurut Sekda Sumarno, adalah persoalan yang strategis. Bukan hanya sebagai komoditi ekonomi, pangan juga merupakan komoditi yang memiliki fungsi sosial dan politik. Pengaruhnya bisa nasional maupun global. Untuk itulah, ketahanan pangan mempunyai pengaruh penting terhadap keamanan. 

“Memang kalau kita bicara pangan, yang kita sering lupa, bahwa pangan itu sangat penting. Ketahanan pangan itu merupakan bagian dari ketahanan negara. Bahasane meh tentara-ne kuat-e kaya apa, begitu ora dipakani yo lemes (sekuat-kuatnya militer jika kebutuhan pangan tidak terpenuhi akan lemah). Itu kenapa pangan itu penting,” tuturnya. 

Sumarno-pun memberikan contoh cara Amerika melindungi petaninya. Mereka menentukan harga jual komoditas pertanian yang lebih mahal di dalam negeri, daripada di luar negeri. 

“Kalau di Amerika itu bagaimana melindungi petani, luar biasa. Anda dulu kalau beli yang namanya Apel Washington, itu lebih mahal di Amerika daripada di sini, karena benar-benar melindungi petaninya (untuk) masalah ketahanan pangan,” katanya. 

Maka dari itu, Sekda meminta agar PD CMJT melalui Panganmart-nya, bisa menampung komoditas dari petani. Dengan memfasilitasi petani, maka akan memudahkan masyarakat mendapatkan produk dengan harga yang terjangkau. Petani juga diuntungkan karena akan memotong rantai distribusi dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik.  

“Jadi petani dan yang punya produk banyak, nanti bisa difasilitasi CMJT, sehingga bisa (langsung) sampai ke masyarakat. Bicara masalah ketersediaan dan keterjangkauan, kalau barangnya ada tapi harganya mahal, ya sama aja. Yang penting adalah dua hal, yaitu ketersediaan dan keterjangkauan. Ini upaya kita, mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari menstabilkan harga di masyarakat,” harapnya. 

Direktur Utama Perusda CMJT Agung Rochmadi menuturkan, sejalan dengan perubahan perda yang kini tengah berproses, Panganmart merupakan bentuk upaya PD CMJT untuk lebih fokus pada penyediaan pangan, pertanian, perkebunan dan perikanan. Pihaknya berupaya bersinergi dengan pihak-pihak internal yang terkait dengan bidang agro, maupun pelaku UMKM di sekitar aset Perusda CMJT. 

“Kami sekaligus mencoba bersinergi dengan aset-aset kita dan UMKM di sekitar kita, baik itu sebagai mitra yang men-supply kami, maupun kami juga mencoba merangkul, mengajak mereka untuk membeli barang-barang di tempat kami,” ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu