Follow Us :              

MTQ Jateng Berlangsung Sukses, Wagub Ingin Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2024

  24 July 2022  |   19:00:00  |   dibaca : 377 
Kategori :
Bagikan :


MTQ Jateng Berlangsung Sukses, Wagub Ingin Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2024

24 July 2022 | 19:00:00 | dibaca : 377
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Setelah berlangsung selama 3 hari, dari 22 sampai 24 Juli 2022, MTQ XXIX tingkat Provinsi Jawa Tengah, resmi ditutup Wakil Gubernur (Wagub), Taj Yasin Maimoen, yang sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jateng. Indahnya letusan kembang api dan Jateng Bersholawat di Lapangan Pancasila pada Minggu (24/07/2022) malam, menjadi penanda ditutupnya MTQ. 

Wagub berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu jalannya pelaksanaan MTQ, mulai dari Pemerintah Kota Semarang, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Forum CSR,  hingga event organizer (EO). 

"Saya mengapresiasi kepada EO, Kota Semarang dan seluruh panitia, baik panitia di venue-venue (tempat) dilaksanakannya lomba-lomba. Ada 16 cabang dan alhamdulillah itu bisa berjalan dengan baik," tutur Wagub ditemui usai acara. 

Penerapan sistem IT pada MTQ tingkat Jateng kali ini adalah baru pertama kalinya. Penggunaan sistem IT adalah bagian dari upaya mewujudkan MTQ yang jujur, adil dan terbuka. Meski penyelenggaraan antara venue satu dengan lainnya tidak berdekatan, seluruh panitia dan kafilah dari 35 kabupaten/ kota bisa memantaunya. 

"Dan ini bisa dilihat langsung hasilnya. Tidak ada kecurangan-kecurangan. Saya ucapkan terima kasih pula kepada dewan hakim yang selama ini memimpin MTQ dengan baik," terang Wagub. 

Meski sudah terlaksana dengan sukses, Wagub berpesan agar evaluasi tetap dilakukan. Dia meminta agar panitia bisa mencari kekurangan-kekurangannya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. "Tolong cari kekurangannya itu karena kita berharap nanti di tahun 2024, kita Provinsi Jawa Tengah menjadi tuan rumah MTQ (nasional)  ke XXX." 

Kota Semarang tampil di peringkat tertinggi dengan perolehan nilai 109 pada Pada MTQ Jateng tahun ini. Peringkat kedua diraih Kabupaten Pati dengan nilai 48, dan peringkat tiga diraih Kabupaten Kudus dengan perolehan nilai 41. 

Peringkat empat diraih Kabupaten Rembang, peringkat lima diraih Kabupaten Karanganyar, peringkat enam Kabupaten Demak, peringkat tujuh kabupaten Temanggung. Pada peringkat delapan diduduki Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Semarang. Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen juga menduduki peringkat yang sama, di peringkat sembilan. Begitu juga Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kendal, mereka berada di peringkat yang sama, peringkat sepuluh.


Bagikan :

SEMARANG - Setelah berlangsung selama 3 hari, dari 22 sampai 24 Juli 2022, MTQ XXIX tingkat Provinsi Jawa Tengah, resmi ditutup Wakil Gubernur (Wagub), Taj Yasin Maimoen, yang sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Jateng. Indahnya letusan kembang api dan Jateng Bersholawat di Lapangan Pancasila pada Minggu (24/07/2022) malam, menjadi penanda ditutupnya MTQ. 

Wagub berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu jalannya pelaksanaan MTQ, mulai dari Pemerintah Kota Semarang, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Forum CSR,  hingga event organizer (EO). 

"Saya mengapresiasi kepada EO, Kota Semarang dan seluruh panitia, baik panitia di venue-venue (tempat) dilaksanakannya lomba-lomba. Ada 16 cabang dan alhamdulillah itu bisa berjalan dengan baik," tutur Wagub ditemui usai acara. 

Penerapan sistem IT pada MTQ tingkat Jateng kali ini adalah baru pertama kalinya. Penggunaan sistem IT adalah bagian dari upaya mewujudkan MTQ yang jujur, adil dan terbuka. Meski penyelenggaraan antara venue satu dengan lainnya tidak berdekatan, seluruh panitia dan kafilah dari 35 kabupaten/ kota bisa memantaunya. 

"Dan ini bisa dilihat langsung hasilnya. Tidak ada kecurangan-kecurangan. Saya ucapkan terima kasih pula kepada dewan hakim yang selama ini memimpin MTQ dengan baik," terang Wagub. 

Meski sudah terlaksana dengan sukses, Wagub berpesan agar evaluasi tetap dilakukan. Dia meminta agar panitia bisa mencari kekurangan-kekurangannya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraannya. "Tolong cari kekurangannya itu karena kita berharap nanti di tahun 2024, kita Provinsi Jawa Tengah menjadi tuan rumah MTQ (nasional)  ke XXX." 

Kota Semarang tampil di peringkat tertinggi dengan perolehan nilai 109 pada Pada MTQ Jateng tahun ini. Peringkat kedua diraih Kabupaten Pati dengan nilai 48, dan peringkat tiga diraih Kabupaten Kudus dengan perolehan nilai 41. 

Peringkat empat diraih Kabupaten Rembang, peringkat lima diraih Kabupaten Karanganyar, peringkat enam Kabupaten Demak, peringkat tujuh kabupaten Temanggung. Pada peringkat delapan diduduki Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Semarang. Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen juga menduduki peringkat yang sama, di peringkat sembilan. Begitu juga Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kendal, mereka berada di peringkat yang sama, peringkat sepuluh.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu