Follow Us :              

Renungan Suci di TMP Giri Tunggal, Ganjar : Ada Perjuangan Pahlawan Yang Tidak Boleh Kita Lupakan

  17 August 2022  |   00:01:00  |   dibaca : 170 
Kategori :
Bagikan :


Renungan Suci di TMP Giri Tunggal, Ganjar : Ada Perjuangan Pahlawan Yang Tidak Boleh Kita Lupakan

17 August 2022 | 00:01:00 | dibaca : 170
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Kota Semarang, berlangsung khidmat, Rabu (17/8/2022) dini hari. Tradisi itu dilakukan sebagai rangkaian peringatan hari kemerdekaan Indonesia. 

"Ini tradisi tiap tahun yang bisa kita laksanakan. Setidaknya ini mengingatkan kepada kita semuanya bahwa arwah pahlawan ada di makam ini. Ada perjuangan yang tidak boleh kita lupakan," kata Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo usai mengikuti apel.

Gubernur mengatakan, semua masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, harus menghormati perjuangan para pahlawan. Perjuangan mereka bukan hanya dengan darah dan air mata, bahkan pertaruhan nyawa. 

"Kita musti mempertahankan dan mengisi itu. Mudah-mudahan setiap renungan pada malam 17 Agustus bisa mengingatkan kepada kita yang muda-muda ini untuk berbuat jauh lebih baik dengan mengingat jasa-jasa mereka," jelasnya. 

Selain Gubernur, upacara yang digelar pukul 00.00 tersebut juga dihadiri oleh seluruh Forkompimda Jateng. Di antaranya Pangdam IV/Diponegoro Widi Prasetijono yang juga bertindak sebagai inspektur upacara. Lalu ada Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, unsur pimpinan DPRD Jateng, Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng, dan unsur lainnya seperti Kwarda Pramuka Jateng. 

"Terima kasih Pak Pangdam yang sudah menjadi inspektur upacara dan biasanya bergiliran," ucap Gubernur. 

Adapun dalam upacara tersebut, Pangdam IV/Diponegoro Widi Prasetijono, membacakan naskah apel kehormatan dan renungan suci sebagai penghormatan kepada 2.071 pahlawan yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal. Terdiri atas 1.494 TNI/Polri, 17 Pegawai Negeri Sipil, 275 Pejuang Rakyat, dan 285 Pahlawan Tidak Dikenal. 

"Menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa. Perjuangan saudara adalah perjuangan kami dan kebaktian yang saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga," kata Pangdam IV/Diponegoro pada
dalam naskah kehormatan dan renungan kesucian.


Bagikan :

SEMARANG - Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Kota Semarang, berlangsung khidmat, Rabu (17/8/2022) dini hari. Tradisi itu dilakukan sebagai rangkaian peringatan hari kemerdekaan Indonesia. 

"Ini tradisi tiap tahun yang bisa kita laksanakan. Setidaknya ini mengingatkan kepada kita semuanya bahwa arwah pahlawan ada di makam ini. Ada perjuangan yang tidak boleh kita lupakan," kata Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo usai mengikuti apel.

Gubernur mengatakan, semua masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, harus menghormati perjuangan para pahlawan. Perjuangan mereka bukan hanya dengan darah dan air mata, bahkan pertaruhan nyawa. 

"Kita musti mempertahankan dan mengisi itu. Mudah-mudahan setiap renungan pada malam 17 Agustus bisa mengingatkan kepada kita yang muda-muda ini untuk berbuat jauh lebih baik dengan mengingat jasa-jasa mereka," jelasnya. 

Selain Gubernur, upacara yang digelar pukul 00.00 tersebut juga dihadiri oleh seluruh Forkompimda Jateng. Di antaranya Pangdam IV/Diponegoro Widi Prasetijono yang juga bertindak sebagai inspektur upacara. Lalu ada Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, unsur pimpinan DPRD Jateng, Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng, dan unsur lainnya seperti Kwarda Pramuka Jateng. 

"Terima kasih Pak Pangdam yang sudah menjadi inspektur upacara dan biasanya bergiliran," ucap Gubernur. 

Adapun dalam upacara tersebut, Pangdam IV/Diponegoro Widi Prasetijono, membacakan naskah apel kehormatan dan renungan suci sebagai penghormatan kepada 2.071 pahlawan yang dimakamkan di TMP Giri Tunggal. Terdiri atas 1.494 TNI/Polri, 17 Pegawai Negeri Sipil, 275 Pejuang Rakyat, dan 285 Pahlawan Tidak Dikenal. 

"Menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa. Perjuangan saudara adalah perjuangan kami dan kebaktian yang saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga," kata Pangdam IV/Diponegoro pada
dalam naskah kehormatan dan renungan kesucian.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu