Follow Us :              

Berikan Edukasi dan Tingkatkan Ekonomi, Sekda Apresiasi International Cat Show 2022 di Jateng

  22 October 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 928 
Kategori :
Bagikan :


Berikan Edukasi dan Tingkatkan Ekonomi, Sekda Apresiasi International Cat Show 2022 di Jateng

22 October 2022 | 09:00:00 | dibaca : 928
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengapresiasi kegiatan International Cat Show 2022 yang diselenggarakan di Kota Semarang, Sabtu (22/10/2022). Kegiatan yang diikuti 134 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia itu, dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

"Maturnuwun (terima kasih) karena Jateng (Jawa Tengah) dipilih menjadi tuan rumah International Cat Show, sehingga banyak masyarakat dari luar Jawa Tengah masuk ke Jawa Tengah. Karena kalau berbicara tentang pertumbuhan ekonomi di Jateng, banyak di-support dari sektor konsumsi,"  kata Sekda di sela pembukaan International Cat Show 2022, di Gedung Gradhika Bakti Praja. 

Sekda memperhitungkan selama berada di Jawa Tengah ratusan peserta dari Jakarta, Bandung, dan provinsi lain di Indonesia yang menghadiri perhelatan tersebut akan menginap, berbelanja, makan, dan berwisata ke beberapa destinasi wisata di  Jawa Tengah. Hal ini akan membantu menggerakkan perekonomian daerah. 

Selain mendongkrak pertumbuhan ekonomi, Sekda menilai lomba kucing tingkat nasional itu juga akan membantu mengedukasi masyarakat, khususnya peserta, mengenai cara memelihata dan merawat kucing dengan baik sehingga keberadaan hewannya tidak menimbulkan penyakit atau dampak buruk lainnya terhadap manusia maupun lingkungan sekitar. Terlebih populasi kucing maupun pecinta kucing di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, jumlahnya cukup banyak. 

"Yang penting adalah bagaimana cara memelihara dan merawat, karena di tubuh kucing ada yang bisa menyebabkan penyakit dan sebagainya. Ini perlu ada edukasi agar itu tidak menjadi penyebab penyakit pada manusia," terang Sekda. 

President Indonesian Cat Council, Jainur Santoso mengatakan kegiatan International Cat Show baru pertamakalinya di selenggarakan di Jawa Tengah. Ajang ini diikuti sebanyak 134 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Sedangkan tim juri berasal dari Jerman, Ukraina, Belanda, dan Polandia. 

"Kiprah Indonesian Cat Council di Indonesia adalah terus berupaya memberikan edukasi, meregistrasi, dan mengavodkasi kucing-kucing yang ada di Indonesia," katanya. 

Ia mengatakan, Indonesian Cat Council juga mempunyai program bekerjasama dengan komunitas-komunitas lokal di seluruh Indonesia. Antara lain dalam bentuk mengumpulkan kucing-kucing jalanan untuk dilakukan strerilisasi, sehingga populasi mereka dapat dikendalikan dan tidak menganggu lingkungan sekitar.


Bagikan :

SEMARANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengapresiasi kegiatan International Cat Show 2022 yang diselenggarakan di Kota Semarang, Sabtu (22/10/2022). Kegiatan yang diikuti 134 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia itu, dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

"Maturnuwun (terima kasih) karena Jateng (Jawa Tengah) dipilih menjadi tuan rumah International Cat Show, sehingga banyak masyarakat dari luar Jawa Tengah masuk ke Jawa Tengah. Karena kalau berbicara tentang pertumbuhan ekonomi di Jateng, banyak di-support dari sektor konsumsi,"  kata Sekda di sela pembukaan International Cat Show 2022, di Gedung Gradhika Bakti Praja. 

Sekda memperhitungkan selama berada di Jawa Tengah ratusan peserta dari Jakarta, Bandung, dan provinsi lain di Indonesia yang menghadiri perhelatan tersebut akan menginap, berbelanja, makan, dan berwisata ke beberapa destinasi wisata di  Jawa Tengah. Hal ini akan membantu menggerakkan perekonomian daerah. 

Selain mendongkrak pertumbuhan ekonomi, Sekda menilai lomba kucing tingkat nasional itu juga akan membantu mengedukasi masyarakat, khususnya peserta, mengenai cara memelihata dan merawat kucing dengan baik sehingga keberadaan hewannya tidak menimbulkan penyakit atau dampak buruk lainnya terhadap manusia maupun lingkungan sekitar. Terlebih populasi kucing maupun pecinta kucing di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, jumlahnya cukup banyak. 

"Yang penting adalah bagaimana cara memelihara dan merawat, karena di tubuh kucing ada yang bisa menyebabkan penyakit dan sebagainya. Ini perlu ada edukasi agar itu tidak menjadi penyebab penyakit pada manusia," terang Sekda. 

President Indonesian Cat Council, Jainur Santoso mengatakan kegiatan International Cat Show baru pertamakalinya di selenggarakan di Jawa Tengah. Ajang ini diikuti sebanyak 134 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Sedangkan tim juri berasal dari Jerman, Ukraina, Belanda, dan Polandia. 

"Kiprah Indonesian Cat Council di Indonesia adalah terus berupaya memberikan edukasi, meregistrasi, dan mengavodkasi kucing-kucing yang ada di Indonesia," katanya. 

Ia mengatakan, Indonesian Cat Council juga mempunyai program bekerjasama dengan komunitas-komunitas lokal di seluruh Indonesia. Antara lain dalam bentuk mengumpulkan kucing-kucing jalanan untuk dilakukan strerilisasi, sehingga populasi mereka dapat dikendalikan dan tidak menganggu lingkungan sekitar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu