Follow Us :              

Wakil Gubernur Maluku Utara Ke Jawa Tengah Belajar SPBE

  10 November 2022  |   14:00:00  |   dibaca : 77 
Kategori :
Bagikan :


Wakil Gubernur Maluku Utara Ke Jawa Tengah Belajar SPBE

10 November 2022 | 14:00:00 | dibaca : 77
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Ganjar Pranowo menerima kunjungan Wakil Gubernur Maluku Utara, Yasin Ali, yang sengaja datang ke Semarang khusus bertemu dirinya rumah dinas, Kamis (10/11). Kedatangan Yasin kali ini ingin belajar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Jawa Tengah. 

Gubernur Jawa Tengah menyambut gembira kedatangan tersebut. Pada Wakil Gubernur Maluku Utara ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SPBE di Jawa Tengah bisa diterapkan secara bersama-sama karena dilandasi regulasi. Sehingga seluruh OPD bisa melakukan dengan baik. 

"Tentu ada teknis pelaksanaannya. Karena setiap kebijakan yang diambil pemerintah itu harus ada perlindungan dari sisi regulasinya seperti apa? Proses penganggarannya seperti apa? Transformasi sampai pelaksanaannya seperti apa?" jelas Gubernur. 

Selain itu, menurut Gubernur, memberi motivasi untuk mendorong para Aparatur Sipil Negara di jajarannya agar berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan, juga berpengaruh besar pada pelaksanaan SPBE di Jawa Tengah. 

Kebijakan Gubernur yang mewajibkan setiap OPD memiliki akun media sosial sebagai kanal keluhan dan pelayanan pada masyarakat agar lebih responsif, adalah salah satu upaya dalam melaksanakan SPBE. Kebijakan ini juga berlaku bagi dirinya. Kanal LaporGub, adalah akses aduan langsung masyarakat pada Gubernur. Kanal inilah yang mendorong semua OPD untuk melakukan langkah serupa. 

"Kita contohkan bagaimana men-trigger agar semua OPD mau melakukan itu (transformasi pemerintahan berbasis elektronik). Jadi apa yang sudah kita kerjakan, kalau bermanfaat untuk Maluku Utara akan kita bagikan," ujarnya. 

Setelah menyimak penjelasan yang diberikan, Gubernur Jawa Tengah dan Wakil Gubernur Maluku Utara terlihat berdiskusi dengan hangat. 

“Jawa Tengah sudah bagus (SPBE). Kita senang karena tidak sia-sia studi banding ke sini. Karena memang kita di sana (Maluku Utara) itu pelaksanaan ini (SPBE) kan belum, jadi kita harus ke sini yang sudah cukup bagus,” ujar Wakil Gubernur Maluku Utarabusai pertemuan tersebut. 

Dia mengatakan, ilmu yang didapatkan dari kunjungannya di Jawa Tengah ini akan diterapkan mulai dari cara pelaksanaan, regulasi hingga teknisnya di Maluku Utara. 

"Makanya kami banyak berterima kasih. Kami ambil dan kami serap ilmu-ilmu untuk kemudian kita terapkan di daerah kami di Maluku Utara," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Ganjar Pranowo menerima kunjungan Wakil Gubernur Maluku Utara, Yasin Ali, yang sengaja datang ke Semarang khusus bertemu dirinya rumah dinas, Kamis (10/11). Kedatangan Yasin kali ini ingin belajar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari Jawa Tengah. 

Gubernur Jawa Tengah menyambut gembira kedatangan tersebut. Pada Wakil Gubernur Maluku Utara ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SPBE di Jawa Tengah bisa diterapkan secara bersama-sama karena dilandasi regulasi. Sehingga seluruh OPD bisa melakukan dengan baik. 

"Tentu ada teknis pelaksanaannya. Karena setiap kebijakan yang diambil pemerintah itu harus ada perlindungan dari sisi regulasinya seperti apa? Proses penganggarannya seperti apa? Transformasi sampai pelaksanaannya seperti apa?" jelas Gubernur. 

Selain itu, menurut Gubernur, memberi motivasi untuk mendorong para Aparatur Sipil Negara di jajarannya agar berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan, juga berpengaruh besar pada pelaksanaan SPBE di Jawa Tengah. 

Kebijakan Gubernur yang mewajibkan setiap OPD memiliki akun media sosial sebagai kanal keluhan dan pelayanan pada masyarakat agar lebih responsif, adalah salah satu upaya dalam melaksanakan SPBE. Kebijakan ini juga berlaku bagi dirinya. Kanal LaporGub, adalah akses aduan langsung masyarakat pada Gubernur. Kanal inilah yang mendorong semua OPD untuk melakukan langkah serupa. 

"Kita contohkan bagaimana men-trigger agar semua OPD mau melakukan itu (transformasi pemerintahan berbasis elektronik). Jadi apa yang sudah kita kerjakan, kalau bermanfaat untuk Maluku Utara akan kita bagikan," ujarnya. 

Setelah menyimak penjelasan yang diberikan, Gubernur Jawa Tengah dan Wakil Gubernur Maluku Utara terlihat berdiskusi dengan hangat. 

“Jawa Tengah sudah bagus (SPBE). Kita senang karena tidak sia-sia studi banding ke sini. Karena memang kita di sana (Maluku Utara) itu pelaksanaan ini (SPBE) kan belum, jadi kita harus ke sini yang sudah cukup bagus,” ujar Wakil Gubernur Maluku Utarabusai pertemuan tersebut. 

Dia mengatakan, ilmu yang didapatkan dari kunjungannya di Jawa Tengah ini akan diterapkan mulai dari cara pelaksanaan, regulasi hingga teknisnya di Maluku Utara. 

"Makanya kami banyak berterima kasih. Kami ambil dan kami serap ilmu-ilmu untuk kemudian kita terapkan di daerah kami di Maluku Utara," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu