Follow Us :              

Ikut Lapak Ganjar Gamelan Widodo Laras Tembus Pasar Global

  11 November 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 61 
Kategori :
Bagikan :


Ikut Lapak Ganjar Gamelan Widodo Laras Tembus Pasar Global

11 November 2022 | 10:00:00 | dibaca : 61
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

SUKOHARJO - Usaha pembuatan gamelan Widodo Laras, asal Jatiteken, Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo,  Jawa Tengah adalah salah satu dari sekian banyak UMKM yang mendapat manfaat dari Lapak Ganjar. Berkat berpromosi di Lapak Ganjar, produk gamelannya telah menembus pasar global. 

Sri Widodo, perajin gamelan Widodo Laras mengaku senang karena foto kerajinan usahanya bisa direpost Lapak Ganjar. "Direpost Lapak Ganjar. Setelah itu Widodo Laras semakin terkenal dan banyak pemesanan dari berbagai daerah, sampai ke luar pulau. Sampai ke Kalimantan. Bahkan sampai ke Malaysia, ke India,  ke Kanada juga. Berkat ikut Lapak Ganjar ini," ungkap Widodo ditemui di tempat kerajinannya di Jatiteken, Jumat (11/11/2022).

"Sangat membantu sekali khususnya untuk penjualan," akunya. Dia mengaku, usahanya semakin  maju dan terus berkembang. Bahkan untuk penjualannya mengalami peningkatan lebih dari 70 persen. "Dulu mungkin satu bulan ada dua kali (pembelian), masih sedikit. Setelah ikut Lapak Ganjar semakin maju semakin banyak pesanan. Bahkan tiga hari sekali dapat pesanan," tuturnya bangga.

Selain pesanan dari berbagai daerah, peningkatan produksi dan pemasaran juga terbantu dengan adanya program bantuan gamelan untuk desa-desa di Jawa Tengah dari Gubernur. 

"Alhamdulillah juga di program Lapak Ganjar ini, saya sudah masuk menggarap bantuan Gubernur. Banyak yang masuk ke sini. Mungkin ada 80 persen," ujarnya senang. 

Berkembangnya usaha kerajinan gamelan usai ikut Lapak Ganjar, juga berdampak pada terbukanya lapangan kerja. Dia mengajak tetangga dan saudara untuk mengerjakan pembuatan gamelan. 

"Itu sangat membantu saudara, tetangga dan orang-orang terdekat. Total karyawan saat ini baru tujuh orang," jelasnya.

Widodo Laras Gamelan memproduksi alat kesenian Jawa dari bahan besi pencu Kuningan, kuningan,  dan perunggu. Bahan dasarnya timah dan tembaga. Dia menyebutnya 'gasa'. Yaitu tiga sedasa. Maksudnya, dari 10 kilo tembaga, dan 3 kilo timah dicampur jadi satu, menjadi instrumen, dan menjadi alat musik yang sempurna luar biasa serta memiliki suara yang nyaring. 

Meski usahanya kerap menggarap pesanan gamelan Jawa, tapi tidak menutup kemungkinan juga bisa menggarap gamelan Bali, gamelan degung Jawa Barat, juga gamelan daerah pedalaman. Guna menjaga kepuasan para pelanggan, Widodo tidak saja memberikan garansi fisik gamelan, tetapi  juga garansi di nada, laras, dan titi laras. Bahkan jika terjadi kerusakan pada gamelan yang dijual, ia bersedia menggantinya dengan yang baru. 

"Sebenarnya semua perajin itu sama. Perbedaannya dengan perajin gamelan lain adalah servisnya. Kita mau datang ke lokasi ketika servis. Saya mau datang tepat waktu sesuai yang ditentukan," imbuhnya.


Bagikan :

SUKOHARJO - Usaha pembuatan gamelan Widodo Laras, asal Jatiteken, Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo,  Jawa Tengah adalah salah satu dari sekian banyak UMKM yang mendapat manfaat dari Lapak Ganjar. Berkat berpromosi di Lapak Ganjar, produk gamelannya telah menembus pasar global. 

Sri Widodo, perajin gamelan Widodo Laras mengaku senang karena foto kerajinan usahanya bisa direpost Lapak Ganjar. "Direpost Lapak Ganjar. Setelah itu Widodo Laras semakin terkenal dan banyak pemesanan dari berbagai daerah, sampai ke luar pulau. Sampai ke Kalimantan. Bahkan sampai ke Malaysia, ke India,  ke Kanada juga. Berkat ikut Lapak Ganjar ini," ungkap Widodo ditemui di tempat kerajinannya di Jatiteken, Jumat (11/11/2022).

"Sangat membantu sekali khususnya untuk penjualan," akunya. Dia mengaku, usahanya semakin  maju dan terus berkembang. Bahkan untuk penjualannya mengalami peningkatan lebih dari 70 persen. "Dulu mungkin satu bulan ada dua kali (pembelian), masih sedikit. Setelah ikut Lapak Ganjar semakin maju semakin banyak pesanan. Bahkan tiga hari sekali dapat pesanan," tuturnya bangga.

Selain pesanan dari berbagai daerah, peningkatan produksi dan pemasaran juga terbantu dengan adanya program bantuan gamelan untuk desa-desa di Jawa Tengah dari Gubernur. 

"Alhamdulillah juga di program Lapak Ganjar ini, saya sudah masuk menggarap bantuan Gubernur. Banyak yang masuk ke sini. Mungkin ada 80 persen," ujarnya senang. 

Berkembangnya usaha kerajinan gamelan usai ikut Lapak Ganjar, juga berdampak pada terbukanya lapangan kerja. Dia mengajak tetangga dan saudara untuk mengerjakan pembuatan gamelan. 

"Itu sangat membantu saudara, tetangga dan orang-orang terdekat. Total karyawan saat ini baru tujuh orang," jelasnya.

Widodo Laras Gamelan memproduksi alat kesenian Jawa dari bahan besi pencu Kuningan, kuningan,  dan perunggu. Bahan dasarnya timah dan tembaga. Dia menyebutnya 'gasa'. Yaitu tiga sedasa. Maksudnya, dari 10 kilo tembaga, dan 3 kilo timah dicampur jadi satu, menjadi instrumen, dan menjadi alat musik yang sempurna luar biasa serta memiliki suara yang nyaring. 

Meski usahanya kerap menggarap pesanan gamelan Jawa, tapi tidak menutup kemungkinan juga bisa menggarap gamelan Bali, gamelan degung Jawa Barat, juga gamelan daerah pedalaman. Guna menjaga kepuasan para pelanggan, Widodo tidak saja memberikan garansi fisik gamelan, tetapi  juga garansi di nada, laras, dan titi laras. Bahkan jika terjadi kerusakan pada gamelan yang dijual, ia bersedia menggantinya dengan yang baru. 

"Sebenarnya semua perajin itu sama. Perbedaannya dengan perajin gamelan lain adalah servisnya. Kita mau datang ke lokasi ketika servis. Saya mau datang tepat waktu sesuai yang ditentukan," imbuhnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu