Follow Us :              

Dukung Kemunculan Atlet-Atlet Muda, Borobudur Marathon 2022 Adakan Kategori Young Talent

  12 November 2022  |   06:00:00  |   dibaca : 83 
Kategori :
Bagikan :


Dukung Kemunculan Atlet-Atlet Muda, Borobudur Marathon 2022 Adakan Kategori Young Talent

12 November 2022 | 06:00:00 | dibaca : 83
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

MAGELANG - Ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti ajang sport tourism ternama di Jawa Tengah, Borobudur Marathon. Pada penyelenggaraan tahun ini, Borobudur Marathon menyediakan kategori young talent bagi para pelajar.

Event Borobudur Marathon 2022 digelar selama 2 hari, yakni Sabtu dan Minggu, 12-13 November 2022. Untuk hari pertama, sebanyak 37 pelari elite dan 30 atlet muda nasional saling bertanding menaklukkan jarak tempuh 42,195 km dan 10 km. Sementara hari kedua akan diikuti 4.552 pelari untuk kategori Tilik Candi pada Minggu (13/11). 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hadir secara langsung melepas peserta ditandai dengan pengibaran bendera start pada pukul 05.00 WIB. Saat itu istri Gubernur, Siti Atikoh Ganjar Pranowo dan Dirut Bank Jateng serta jajaran petinggi Kompas, Ketua Yayasan Borobudur dan lainnya, juga terlihat turut mendampingi. 

Sebelum melakukan pelepasan, Gubernur sempat memberi kejutan gembira. "Sudah siap? Saya lihat semangat semuanya. Untuk menambah semangat teman-teman, yang bisa pecahkan rekor nasional saya kasih bonus Rp50 juta," ujarnya yang langsung disambut sorak sorai para peserta. 

Sebagai upaya menumbuhkan minat dan bakal anak-anak pada marathon, penyelenggaraan Borobudur Marathon tahun ini menyediakan kategori young talent bagi peserta usia 15–18 tahun. Jarak tempuh pada kategori ini 10 kilometer. Sebanyak 30 peserta dari berbagai daerah diseleksi dan berkesempatan mengikuti lomba kali ini. 

"Saya senang karena ada anak-anak muda yang ikut. Mereka bisa satu frame dengan para pelari elit kita, pasti jadi kesan luar biasa. Semoga bisa menyemangati mereka dan dari ajang ini, kita bisa melahirkan atlet baru. Mereka yang muda, semangat dan punya motivasi kuat untuk jadi atlet yang hebat," terangnya. 

Ajang Borobudur Marathon tidak hanya dinanti para pelari. Event tahunan ini juga sangat ditunggu masyarakat Magelang karena mereka dapat meraup rejeki melimpah dari event ini. 

"Iya, masyarakat Magelang sangat menantikan event ini. Karena hampir tiap tahun digelar, ekonomi masyarakat Magelang jadi semakin menggeliat," kata Gubernur. 

Dengan hadirnya ribuan pelari, maka hotel dan penginapan di Magelang menjadi penuh. Pedagang makanan, souvenir dan lainnya juga ikut mendapat berkah. 

"Saya melihat kiri kanan, homestay sudah penuh semua. Warga juga saya tanya mereka mengatakan, penuh semua Pak! Bahkan ada penduduk yang menyewakan rumah tinggal mereka pada pengunjung. Saya senang, karena ajang ini mampu menggeliatkan ekonomi warga," ucapnya. 

Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih membenarkan bahwa Borobudur Marathon memberikan dampak sangat signifikan bagi pengelola homestay di sekitar lokasi. Peningkatannya hingga 35-40 persen dari hari biasa.

"Sampai saat ini okupansi dari homestay sudah 80 persen. Alhamdulillah sekali karena selama pascapandemi kami mengalami masa ramai kalau ada event di komplek Candi Borobudur," terang Muslih.

Dampak positif event Borobudur Marathon juga rasakan sektor UMKM. Seperti dikatakan Puput Setyo. Pemilik usaha Jamur Borobudur mengungkapkan, pada hari pertama sampai pukul 10.00 WIB pengunjung di lokasi pameran UMKM yang ia kelola sudah mencapai 200 lebih. 

"Efek dari Borobudur Marathon sangat berdampak terhadap peningkatan kunjungan. 30 sampai 40 persen dari biasanya. Mereka dari Bandung, Jakarta, Jawa timur, kadang ada luar pulau," pungkasnya.


Bagikan :

MAGELANG - Ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti ajang sport tourism ternama di Jawa Tengah, Borobudur Marathon. Pada penyelenggaraan tahun ini, Borobudur Marathon menyediakan kategori young talent bagi para pelajar.

Event Borobudur Marathon 2022 digelar selama 2 hari, yakni Sabtu dan Minggu, 12-13 November 2022. Untuk hari pertama, sebanyak 37 pelari elite dan 30 atlet muda nasional saling bertanding menaklukkan jarak tempuh 42,195 km dan 10 km. Sementara hari kedua akan diikuti 4.552 pelari untuk kategori Tilik Candi pada Minggu (13/11). 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hadir secara langsung melepas peserta ditandai dengan pengibaran bendera start pada pukul 05.00 WIB. Saat itu istri Gubernur, Siti Atikoh Ganjar Pranowo dan Dirut Bank Jateng serta jajaran petinggi Kompas, Ketua Yayasan Borobudur dan lainnya, juga terlihat turut mendampingi. 

Sebelum melakukan pelepasan, Gubernur sempat memberi kejutan gembira. "Sudah siap? Saya lihat semangat semuanya. Untuk menambah semangat teman-teman, yang bisa pecahkan rekor nasional saya kasih bonus Rp50 juta," ujarnya yang langsung disambut sorak sorai para peserta. 

Sebagai upaya menumbuhkan minat dan bakal anak-anak pada marathon, penyelenggaraan Borobudur Marathon tahun ini menyediakan kategori young talent bagi peserta usia 15–18 tahun. Jarak tempuh pada kategori ini 10 kilometer. Sebanyak 30 peserta dari berbagai daerah diseleksi dan berkesempatan mengikuti lomba kali ini. 

"Saya senang karena ada anak-anak muda yang ikut. Mereka bisa satu frame dengan para pelari elit kita, pasti jadi kesan luar biasa. Semoga bisa menyemangati mereka dan dari ajang ini, kita bisa melahirkan atlet baru. Mereka yang muda, semangat dan punya motivasi kuat untuk jadi atlet yang hebat," terangnya. 

Ajang Borobudur Marathon tidak hanya dinanti para pelari. Event tahunan ini juga sangat ditunggu masyarakat Magelang karena mereka dapat meraup rejeki melimpah dari event ini. 

"Iya, masyarakat Magelang sangat menantikan event ini. Karena hampir tiap tahun digelar, ekonomi masyarakat Magelang jadi semakin menggeliat," kata Gubernur. 

Dengan hadirnya ribuan pelari, maka hotel dan penginapan di Magelang menjadi penuh. Pedagang makanan, souvenir dan lainnya juga ikut mendapat berkah. 

"Saya melihat kiri kanan, homestay sudah penuh semua. Warga juga saya tanya mereka mengatakan, penuh semua Pak! Bahkan ada penduduk yang menyewakan rumah tinggal mereka pada pengunjung. Saya senang, karena ajang ini mampu menggeliatkan ekonomi warga," ucapnya. 

Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih membenarkan bahwa Borobudur Marathon memberikan dampak sangat signifikan bagi pengelola homestay di sekitar lokasi. Peningkatannya hingga 35-40 persen dari hari biasa.

"Sampai saat ini okupansi dari homestay sudah 80 persen. Alhamdulillah sekali karena selama pascapandemi kami mengalami masa ramai kalau ada event di komplek Candi Borobudur," terang Muslih.

Dampak positif event Borobudur Marathon juga rasakan sektor UMKM. Seperti dikatakan Puput Setyo. Pemilik usaha Jamur Borobudur mengungkapkan, pada hari pertama sampai pukul 10.00 WIB pengunjung di lokasi pameran UMKM yang ia kelola sudah mencapai 200 lebih. 

"Efek dari Borobudur Marathon sangat berdampak terhadap peningkatan kunjungan. 30 sampai 40 persen dari biasanya. Mereka dari Bandung, Jakarta, Jawa timur, kadang ada luar pulau," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu