Follow Us :              

Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat, Sekda Resmikan Sekretariat Baznas Jateng

  12 April 2023  |   16:00:00  |   dibaca : 75 
Kategori :
Bagikan :


Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat, Sekda Resmikan Sekretariat Baznas Jateng

12 April 2023 | 16:00:00 | dibaca : 75
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

SEMARANG - Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno meresmikan Kantor Sekretariat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng di lantai 3 Gedung F Sekretariat Daerah Jateng, Rabu (12/4/2023). Dengan adanya sarana prasarana tersebut, diharapkan dapat menunjang kinerja pengelolaan zakat.

"Baznas Provinsi Jawa Tengah aktivitasnya banyak, jadi butuh ruang yang representatif. Selain itu, personel Baznas juga banyak sehingga harus difasilitasi dengan sarana prasarana yang memadai," ujar Sekda di sela peresmian Sekretariat Baznas Jateng, Rabu (12/4/2023).

Sekda didampingi Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji dan Ketua Baznas RI KH Noor Achmad, menjelaskan, amanah yang diemban Baznas tidak ringan. Selain mengumpulkan zakat dari masyarakat, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), personel Baznas juga mempunyai tasaruf yaitu menyalurkan zakat sesuai syariat secara tepat.

"Jangan sampai nyambut gawene abot (kerja berat) tapi sarana prasarananya tidak memenuhi. Maka dengan adanya sarana prasarana seperti ini bisa menunjang kinerja pengelolaan zakat di Jateng," harapnya. 

Menurut Sekda, pengelolaan zakat harus terus ditingkatkan guna mendukung berbagai program Baznas agar dapat berjalan lancar. Termasuk program-program untuk membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di berbagai daerah. Apalagi kemiskinan juga masuk sasaran delapan Asnaf atau golongan penerima zakat. 

"Program yang paling aktual di kondisi sekarang adalah masalah kemiskinan ekstrem.  karena untuk mengatasi problem-problem kemiskinan butuh proses yang cepat dan Baznas ini yang lebih fleksibel dan bisa memberikan respon cepat," jelasnya.

Apabila penanganan melalui APBD maka penganggaran harus dilakukan pada satu tahun sebelumnya. Karena jika dilaksanakan pada tahun berjalan maka tidak dapat melakukan akselerasi. Sehingga adanya kolaborasi dengan stakeholder termasuk bersama Baznas maka persoalan-persoalan yang membutuhkan penanganan cepat dapat teratasi.

Dalam kesempatan itu, Sekda bersama pengurus Baznas Jateng dan kabupaten/kota se-Jateng, berkeliling ruangan Sekretariat Bazna Jateng yang baru. Kantor tersebut terdiri dari beberapa ruangan. Antara lain ruang rapat, ruang tamu, ruang ketua, musala, dan fasilitas lainnya.


Bagikan :

SEMARANG - Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno meresmikan Kantor Sekretariat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng di lantai 3 Gedung F Sekretariat Daerah Jateng, Rabu (12/4/2023). Dengan adanya sarana prasarana tersebut, diharapkan dapat menunjang kinerja pengelolaan zakat.

"Baznas Provinsi Jawa Tengah aktivitasnya banyak, jadi butuh ruang yang representatif. Selain itu, personel Baznas juga banyak sehingga harus difasilitasi dengan sarana prasarana yang memadai," ujar Sekda di sela peresmian Sekretariat Baznas Jateng, Rabu (12/4/2023).

Sekda didampingi Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji dan Ketua Baznas RI KH Noor Achmad, menjelaskan, amanah yang diemban Baznas tidak ringan. Selain mengumpulkan zakat dari masyarakat, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), personel Baznas juga mempunyai tasaruf yaitu menyalurkan zakat sesuai syariat secara tepat.

"Jangan sampai nyambut gawene abot (kerja berat) tapi sarana prasarananya tidak memenuhi. Maka dengan adanya sarana prasarana seperti ini bisa menunjang kinerja pengelolaan zakat di Jateng," harapnya. 

Menurut Sekda, pengelolaan zakat harus terus ditingkatkan guna mendukung berbagai program Baznas agar dapat berjalan lancar. Termasuk program-program untuk membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di berbagai daerah. Apalagi kemiskinan juga masuk sasaran delapan Asnaf atau golongan penerima zakat. 

"Program yang paling aktual di kondisi sekarang adalah masalah kemiskinan ekstrem.  karena untuk mengatasi problem-problem kemiskinan butuh proses yang cepat dan Baznas ini yang lebih fleksibel dan bisa memberikan respon cepat," jelasnya.

Apabila penanganan melalui APBD maka penganggaran harus dilakukan pada satu tahun sebelumnya. Karena jika dilaksanakan pada tahun berjalan maka tidak dapat melakukan akselerasi. Sehingga adanya kolaborasi dengan stakeholder termasuk bersama Baznas maka persoalan-persoalan yang membutuhkan penanganan cepat dapat teratasi.

Dalam kesempatan itu, Sekda bersama pengurus Baznas Jateng dan kabupaten/kota se-Jateng, berkeliling ruangan Sekretariat Bazna Jateng yang baru. Kantor tersebut terdiri dari beberapa ruangan. Antara lain ruang rapat, ruang tamu, ruang ketua, musala, dan fasilitas lainnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu