Follow Us :              

Pesan Gubernur kepada ASN Jateng, Pertahankan Budaya Integritas dan Mindset Melayani Masyarakat

  05 September 2023  |   10:00:00  |   dibaca : 784 
Kategori :
Bagikan :


Pesan Gubernur kepada ASN Jateng, Pertahankan Budaya Integritas dan Mindset Melayani Masyarakat

05 September 2023 | 10:00:00 | dibaca : 784
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG – Ribuan warga dari berbagai kalangan hadir untuk bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen pada hari terakhir masa jabatannya di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Selasa (5/9/2023).

Dalam kesempatan tersebut, diputar video singkat perjalanan dan capaian kerja yang dilakukan Gubernur dan Wagub dalam dua periode. Mulai periode pertama bersama Wagub, Heru Sudjatmoko serta periode kedua bersama Wagub, Taj Yasin.

Pemutaran video itu pun membuat para tamu undangan yang hadir tak mampu membendung air mata. Gubernur menyampaikan, berbagai pencapaian menjadi ringan diraih atas dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat serta ASN di lingkup Pemprov Jawa Tengah yang menyukseskan reformasi birokrasi.

“Saya harus beri hormat atas segala sikap bapak, ibu, teman-teman semuanya, karena berbagai program yang kita lakukan selama ini menghadirkan kebahagiaan, kenyamanan, dan kepuasan bagi masyarakat,” ucap Gubernur.

Gubernur kembali mengingatkan perihal Integritas dan mindset (pola pikir) aparatur sipil negara (ASN) dalam melayani masyarakat. Hal ini menjadi warisan terpenting selama keberlangsungan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Kesuksesan berbagai program, seperti penurunan angka kemiskinan hingga satu juta jiwa, penurunan angka kematian ibu dan bayi, pembangunan infrastruktur jalan yang mencapai 90 persen, sampai dengan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga tak mampu. Semua itu dapat dilaksanakan atas dukungan berbagai pihak.

Besar harapan Gubernur agar integritas yang telah dibangun selama ini bisa terus dijaga. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik.

“Perubahan mindset yang kurang lebih dibangun selama sepuluh tahun jangan sampai hancur, sehingga melayani masyarakat dan tidak korupsi itu tindakan penting untuk sebuah birokrasi,” tegasnya.

Gubernur menyebut, perubahan mindset birokrasi dalam melayani dan berintegritas merupakan hal yang terus diupayakan bersama Pemprov Jateng. Gubernur berpesan, upaya tersebut harus terus dijaga dan dipertahankan.

“Merubah mindset. Satu melayani, dua menjaga integritas. Itu dua yang paling penting menurut saya. Kalau soal indeks dengan seluruh politik anggaran, itu semua orang boleh berdebat, tetapi dua itu menurut saya yang paling terlihat dan terasa,” tandasnya.

Di akhir sambutan, Gubernur didampingi Wagub memberikan salam hormat dengan menundukkan badan ke arah masyarakat. Hal tersebut disambut gemuruh tepuk tangan tamu undangan.

Ribuan masyarakat yang hadir berasal dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jawa Tengah, pejabat eselon 2-4, Instansi vertikal, kepala sekolah dan guru, direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi wanita, organisasi masyarakat, organisasi usaha, kepala desa, budayawan, difabel, camat hingga nelayan.

Pada kesempatan itu, Nessa Ghozal, pembawa acara itu mengatakan, dirinya belajar banyak dari kepemimpinan Gubernur. Sosoknya yang memahami dan menyentuh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali, sangat menginspirasi.

“Saya sendiri menyaksikan bagaimana Pak Ganjar memimpin Jawa Tengah, membawa UMKM pada maju. Apalagi waktu pandemi lewat Lapak Ganjarnya,” ucap Nessa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa dari Brebes yang merasakan Gubernur memberikan berbagai program yang sangat membantu masyarakat.


Bagikan :

SEMARANG – Ribuan warga dari berbagai kalangan hadir untuk bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen pada hari terakhir masa jabatannya di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Selasa (5/9/2023).

Dalam kesempatan tersebut, diputar video singkat perjalanan dan capaian kerja yang dilakukan Gubernur dan Wagub dalam dua periode. Mulai periode pertama bersama Wagub, Heru Sudjatmoko serta periode kedua bersama Wagub, Taj Yasin.

Pemutaran video itu pun membuat para tamu undangan yang hadir tak mampu membendung air mata. Gubernur menyampaikan, berbagai pencapaian menjadi ringan diraih atas dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat serta ASN di lingkup Pemprov Jawa Tengah yang menyukseskan reformasi birokrasi.

“Saya harus beri hormat atas segala sikap bapak, ibu, teman-teman semuanya, karena berbagai program yang kita lakukan selama ini menghadirkan kebahagiaan, kenyamanan, dan kepuasan bagi masyarakat,” ucap Gubernur.

Gubernur kembali mengingatkan perihal Integritas dan mindset (pola pikir) aparatur sipil negara (ASN) dalam melayani masyarakat. Hal ini menjadi warisan terpenting selama keberlangsungan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Kesuksesan berbagai program, seperti penurunan angka kemiskinan hingga satu juta jiwa, penurunan angka kematian ibu dan bayi, pembangunan infrastruktur jalan yang mencapai 90 persen, sampai dengan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga tak mampu. Semua itu dapat dilaksanakan atas dukungan berbagai pihak.

Besar harapan Gubernur agar integritas yang telah dibangun selama ini bisa terus dijaga. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik.

“Perubahan mindset yang kurang lebih dibangun selama sepuluh tahun jangan sampai hancur, sehingga melayani masyarakat dan tidak korupsi itu tindakan penting untuk sebuah birokrasi,” tegasnya.

Gubernur menyebut, perubahan mindset birokrasi dalam melayani dan berintegritas merupakan hal yang terus diupayakan bersama Pemprov Jateng. Gubernur berpesan, upaya tersebut harus terus dijaga dan dipertahankan.

“Merubah mindset. Satu melayani, dua menjaga integritas. Itu dua yang paling penting menurut saya. Kalau soal indeks dengan seluruh politik anggaran, itu semua orang boleh berdebat, tetapi dua itu menurut saya yang paling terlihat dan terasa,” tandasnya.

Di akhir sambutan, Gubernur didampingi Wagub memberikan salam hormat dengan menundukkan badan ke arah masyarakat. Hal tersebut disambut gemuruh tepuk tangan tamu undangan.

Ribuan masyarakat yang hadir berasal dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jawa Tengah, pejabat eselon 2-4, Instansi vertikal, kepala sekolah dan guru, direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi wanita, organisasi masyarakat, organisasi usaha, kepala desa, budayawan, difabel, camat hingga nelayan.

Pada kesempatan itu, Nessa Ghozal, pembawa acara itu mengatakan, dirinya belajar banyak dari kepemimpinan Gubernur. Sosoknya yang memahami dan menyentuh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali, sangat menginspirasi.

“Saya sendiri menyaksikan bagaimana Pak Ganjar memimpin Jawa Tengah, membawa UMKM pada maju. Apalagi waktu pandemi lewat Lapak Ganjarnya,” ucap Nessa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa dari Brebes yang merasakan Gubernur memberikan berbagai program yang sangat membantu masyarakat.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu