Follow Us :              

BPR BKK Jateng Diminta Garap Segmen Petani dan Nelayan

  23 February 2024  |   15:00:00  |   dibaca : 102 
Kategori :
Bagikan :


BPR BKK Jateng Diminta Garap Segmen Petani dan Nelayan

23 February 2024 | 15:00:00 | dibaca : 102
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

SLEMAN - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Badan Kredit Kecamatan (BKK) Jawa Tengah diminta untuk memperluas jangkauan nasabah di berbagai sektor.

“Ke depan, saya ingin BPR BKK juga masuk segmentasi nelayan dan petani, karena kalau segmen seperti di pasar-pasar, sudah banyak yang menggarap," ucap Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat membuka Forum Group Discussion (FGD) PT BPR  BKK Jateng di Hotel Amaranta Prambanan, Sleman pada Jumat, 23 Februari 2024.

Menurutnya, segmentasi yang bersifat umum sudah banyak digarap oleh bank, sehingga persaingannya dinilai cukup tinggi. Oleh sebab itu, dengan menyasar pada sektor yang lebih spesifik, harapannya tingkat persaingan menjadi lebih rendah. 

Meskipun demikian, upaya peningkatan kualitas pelayanan yang prima, mudah, cepat, murah, dan inovatif juga terus dilakukan. Hal itu diwujudkan, salah satu caranya dengan mendatangi para nasabah secara langsung.

“Keunggulan BPR BKK Jateng, memang terbiasa menjemput bola ke masyarakat yang membutuhkan," kata Sekda. 

Keberadaan BPR BKK yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, bahkan memiliki jaringan nasabah yang cukup luas hingga ke tingkat bawah. Sekda menilai, hal ini membuat BPR BKK mempunyai peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Maka dari itu, Sekda berharap, adanya BPR BKK dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kredit, maupun layanan perbankan lainnya.

"Kami mohon, dari teman-teman pemerintah kabupaten dan kota, memberikan dukungan kepada BPR BKK Jateng ini,” ucapnya.


Bagikan :

SLEMAN - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Badan Kredit Kecamatan (BKK) Jawa Tengah diminta untuk memperluas jangkauan nasabah di berbagai sektor.

“Ke depan, saya ingin BPR BKK juga masuk segmentasi nelayan dan petani, karena kalau segmen seperti di pasar-pasar, sudah banyak yang menggarap," ucap Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat membuka Forum Group Discussion (FGD) PT BPR  BKK Jateng di Hotel Amaranta Prambanan, Sleman pada Jumat, 23 Februari 2024.

Menurutnya, segmentasi yang bersifat umum sudah banyak digarap oleh bank, sehingga persaingannya dinilai cukup tinggi. Oleh sebab itu, dengan menyasar pada sektor yang lebih spesifik, harapannya tingkat persaingan menjadi lebih rendah. 

Meskipun demikian, upaya peningkatan kualitas pelayanan yang prima, mudah, cepat, murah, dan inovatif juga terus dilakukan. Hal itu diwujudkan, salah satu caranya dengan mendatangi para nasabah secara langsung.

“Keunggulan BPR BKK Jateng, memang terbiasa menjemput bola ke masyarakat yang membutuhkan," kata Sekda. 

Keberadaan BPR BKK yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, bahkan memiliki jaringan nasabah yang cukup luas hingga ke tingkat bawah. Sekda menilai, hal ini membuat BPR BKK mempunyai peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Maka dari itu, Sekda berharap, adanya BPR BKK dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kredit, maupun layanan perbankan lainnya.

"Kami mohon, dari teman-teman pemerintah kabupaten dan kota, memberikan dukungan kepada BPR BKK Jateng ini,” ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu