Follow Us :              

Pemprov Jateng Terus Lakukan Upaya Penanganan dan Perbaikan Dampak Banjir

  26 March 2024  |   11:00:00  |   dibaca : 275 
Kategori :
Bagikan :


Pemprov Jateng Terus Lakukan Upaya Penanganan dan Perbaikan Dampak Banjir

26 March 2024 | 11:00:00 | dibaca : 275
Kategori :
Bagikan :

Foto : Ebron (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Ebron (Humas Jateng)

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai pendataan dan mempersiapkan perbaikan rumah yang rusak akibat banjir di daerahnya. 

Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M.,  mengatakan, perbaikan tanggul dan penanganan banjir di Kabupaten Demak  juga terus dipercepat. 

"Kita dalam hal penanganan (dampak banjir) sudah berjalan dengan baik, khususnya tanggul yang jebol, sudah ditutup beberapa waktu lalu. Ini tinggal penyedotan (genangan) air menggunakan pompa. Kemarin, ada 22 pompa yang sudah kita siapkan," ucapnya di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa, 26 Maret 2024.

Saat ini, Pemprov Jateng telah mempersiapkan beberapa hal, di antaranya bantuan pembersihan dan perbaikan rumah atau infrastuktur bagi warga yang terdampak. Upaya-upaya tersebut akan dilakukan, setelah banjir benar-benar surut dan warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Dalam hal perbaikan, kami sudah koordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), kita memang sudah mulai pendataan, mana (rumah) yang rusak akan kita perbaiki. Jadi ada (yang) rusak berat, sedang, dan ringan. Ini sedang kami lakukan pendataan," kata Pj Gubernur.

Terkait penanganan tanggul pascabanjir, Pemprov Jateng juga terus berkoordinasi dengan BNPB serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Koordinasi ini nantinya akan melibatkan sejumlah instansi, seperti TNI/Polri dan pihak-pihak lain.

"Kami akan rapat, (tanggul) ini akan kami bahas. Jangan sampai, di tahun-tahun yang akan datang terjadi lagi (tanggul jebol). Tentunya harus ada penguatan dari tanggul-tanggul yang ada," jelas Pj Gubernur.

Selain itu, koordinasi juga akan terus dilakukan untuk membahas upaya normalisasi sungai dan tanggul di beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS).

"Kita rapatkan dulu. Kira-kira mana yang memang perlu segera diperbaiki. Yang pasti, kan di Demak dan Grobogan. Grobogan itu parah juga, ada beberapa tanggul yang jebol," kata Pj Gubernur.

Hingga kini, penanganan pascabencana yang sudah mulai dilakukan adalah upaya perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak akibat banjir.

"Baik dari PUPR maupun dari Pemprov (Jateng), sudah mulai memperbaiki jalan yang selama ini tergenang air, dan mengalami kerusakan," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai pendataan dan mempersiapkan perbaikan rumah yang rusak akibat banjir di daerahnya. 

Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M.,  mengatakan, perbaikan tanggul dan penanganan banjir di Kabupaten Demak  juga terus dipercepat. 

"Kita dalam hal penanganan (dampak banjir) sudah berjalan dengan baik, khususnya tanggul yang jebol, sudah ditutup beberapa waktu lalu. Ini tinggal penyedotan (genangan) air menggunakan pompa. Kemarin, ada 22 pompa yang sudah kita siapkan," ucapnya di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa, 26 Maret 2024.

Saat ini, Pemprov Jateng telah mempersiapkan beberapa hal, di antaranya bantuan pembersihan dan perbaikan rumah atau infrastuktur bagi warga yang terdampak. Upaya-upaya tersebut akan dilakukan, setelah banjir benar-benar surut dan warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Dalam hal perbaikan, kami sudah koordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), kita memang sudah mulai pendataan, mana (rumah) yang rusak akan kita perbaiki. Jadi ada (yang) rusak berat, sedang, dan ringan. Ini sedang kami lakukan pendataan," kata Pj Gubernur.

Terkait penanganan tanggul pascabanjir, Pemprov Jateng juga terus berkoordinasi dengan BNPB serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Koordinasi ini nantinya akan melibatkan sejumlah instansi, seperti TNI/Polri dan pihak-pihak lain.

"Kami akan rapat, (tanggul) ini akan kami bahas. Jangan sampai, di tahun-tahun yang akan datang terjadi lagi (tanggul jebol). Tentunya harus ada penguatan dari tanggul-tanggul yang ada," jelas Pj Gubernur.

Selain itu, koordinasi juga akan terus dilakukan untuk membahas upaya normalisasi sungai dan tanggul di beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS).

"Kita rapatkan dulu. Kira-kira mana yang memang perlu segera diperbaiki. Yang pasti, kan di Demak dan Grobogan. Grobogan itu parah juga, ada beberapa tanggul yang jebol," kata Pj Gubernur.

Hingga kini, penanganan pascabencana yang sudah mulai dilakukan adalah upaya perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak akibat banjir.

"Baik dari PUPR maupun dari Pemprov (Jateng), sudah mulai memperbaiki jalan yang selama ini tergenang air, dan mengalami kerusakan," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu