Follow Us :              

Pj Gubernur Dorong Organisasi Keagamaan Bekali Pemuda Jateng dengan Pendidikan Agama

  03 May 2024  |   16:00:00  |   dibaca : 137 
Kategori :
Bagikan :


Pj Gubernur Dorong Organisasi Keagamaan Bekali Pemuda Jateng dengan Pendidikan Agama

03 May 2024 | 16:00:00 | dibaca : 137
Kategori :
Bagikan :

Foto : (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : (Humas Jateng)

SEMARANG – Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., mendorong organisasi keagamaan untuk memberikan bekal pendidikan agama bagi para pemuda di Jateng, guna menyongsong Generasi Emas tahun 2045. 

“Ketokohan pemimpin agama, akan lebih mudah menginternalisasi nilai-nilai agama kepada generasi muda, yang akan mengantarkan mereka menjadi generasi emas,” ucapnya saat menghadiri acara Halalbihalal dan Halaqah Ulama di Hotel Pandanaran, Kota Semarang pada Jumat, 3 Mei 2024.

Halaqah bertema “Peran Pendidikan Keagamaan dalam Menyiapkan Generasi Tangguh Indonesia Emas Tahun 2045” itu, bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang akan menghadapi bonus demografi dalam beberapa tahun ke depan. Maka dari itu, guna mewujudkan hal tersebut, kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan dan dipersiapkan sejak dini. 

“Kita harus mempersiapkan generasi muda kita. Mereka yang akan mengawaki negara Indonesia di tahun emas,” kata Pj Gubernur. 

Dalam acara yang dihadiri oleh para ulama Jateng itu, Pj Gubernur berpesan bahwa tugas mempersiapkan generasi emas menjadi tanggung jawab semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Kesempatan ini akan bisa kita raih, jika mempunyai sumber daya manusia (SDM) atau generasi yang berkualitas,dan ini menjadi tantangan kita,” ucapnya.

Upaya membentuk generasi emas memiliki tantangan tersendiri, sebab mereka tidak hanya sekadar sehat jasmani dan rohani, tetapi juga memiliki kemampuan dan akhlak yang baik. 

Oleh karena itu, Pj Gubernur menegaskan bahwa pendidikan agama merupakan dasar dalam membentuk karakter dan moral. Harapannya dengan adanya pendidikan yang berkualitas, generasi muda memiliki karakter yang tangguh, sehingga mereka siap menghadapi perubahan zaman beserta segala permasalahannya.

“Hal ini tentunya sesuai dengan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Di sinilah letak pentingnya pendidikan agama, untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas,” pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG – Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., mendorong organisasi keagamaan untuk memberikan bekal pendidikan agama bagi para pemuda di Jateng, guna menyongsong Generasi Emas tahun 2045. 

“Ketokohan pemimpin agama, akan lebih mudah menginternalisasi nilai-nilai agama kepada generasi muda, yang akan mengantarkan mereka menjadi generasi emas,” ucapnya saat menghadiri acara Halalbihalal dan Halaqah Ulama di Hotel Pandanaran, Kota Semarang pada Jumat, 3 Mei 2024.

Halaqah bertema “Peran Pendidikan Keagamaan dalam Menyiapkan Generasi Tangguh Indonesia Emas Tahun 2045” itu, bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang akan menghadapi bonus demografi dalam beberapa tahun ke depan. Maka dari itu, guna mewujudkan hal tersebut, kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan dan dipersiapkan sejak dini. 

“Kita harus mempersiapkan generasi muda kita. Mereka yang akan mengawaki negara Indonesia di tahun emas,” kata Pj Gubernur. 

Dalam acara yang dihadiri oleh para ulama Jateng itu, Pj Gubernur berpesan bahwa tugas mempersiapkan generasi emas menjadi tanggung jawab semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Kesempatan ini akan bisa kita raih, jika mempunyai sumber daya manusia (SDM) atau generasi yang berkualitas,dan ini menjadi tantangan kita,” ucapnya.

Upaya membentuk generasi emas memiliki tantangan tersendiri, sebab mereka tidak hanya sekadar sehat jasmani dan rohani, tetapi juga memiliki kemampuan dan akhlak yang baik. 

Oleh karena itu, Pj Gubernur menegaskan bahwa pendidikan agama merupakan dasar dalam membentuk karakter dan moral. Harapannya dengan adanya pendidikan yang berkualitas, generasi muda memiliki karakter yang tangguh, sehingga mereka siap menghadapi perubahan zaman beserta segala permasalahannya.

“Hal ini tentunya sesuai dengan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Di sinilah letak pentingnya pendidikan agama, untuk mempersiapkan generasi yang berkualitas,” pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu