Follow Us :              

Sekda Minta TPAKD Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat

  13 May 2024  |   08:30:00  |   dibaca : 60 
Kategori :
Bagikan :


Sekda Minta TPAKD Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat

13 May 2024 | 08:30:00 | dibaca : 60
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

SEMARANG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meminta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di daerahnya untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. 

“Tiga hal ini sangat penting, karena dalam rencana pembangunan jangka panjang 2025-2045, Provinsi Jateng ditunjuk sebagai penumpu pangan nasional," ucapnya usai membuka Rapat Koordinasi TPAKD di Kantor Sekretariat Daerah Jateng pada Senin, 13 Mei 2024.

Sekda berharap, TPAKD dapat memberikan akses perbankan yang mudah dan cepat bagi para petani, peternak, dan nelayan. Hal ini perlu dilakukan, sebab menurutnya ketiga sektor tersebut seringkali menghadapi sejumlah tantangan. 

Salah satu contohnya, rantai distribusi perdagangan hasil panen yang terlalu panjang, sehingga dapat membuat mereka tidak dapat menikmati hasilnya dengan maksimal.  

Sekda menambahkan, kurangnya akses perbankan juga membuat para petani, nelayan, dan peternak dapat terjerat pinjaman online ilegal dan rentenir. Oleh karena itu, pencegahan dan penyelesaian persoalan-persoalan yang ada membutuhkan dukungan dari TPAKD, pemerintah, dan stakeholder terkait. 

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jateng, Sumarjono menyatakan siap mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam upaya penguatan ekonomi pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di daerah.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemprov Jateng guna meningkatkan produktivitas ketiga sektor tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan pada sektor pertanian, antara lain dengan menyediakan sarana prasarana penunjang pertanian dan memberikan kemudahan akses perbankan bagi para petani. 

"Dengan adanya sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait melalui TPAKD, kita ingin adanya peningkatan ekonomi dan pengendalian inflasi," ucap Kepala OJK Jateng. 

Dalam kesempatan itu, Sekda didampingi Kepala OJK Jateng serta Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, Aman Santosa juga meluncurkan program bagi sektor pertanian dan insan perintis.


Bagikan :

SEMARANG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meminta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di daerahnya untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. 

“Tiga hal ini sangat penting, karena dalam rencana pembangunan jangka panjang 2025-2045, Provinsi Jateng ditunjuk sebagai penumpu pangan nasional," ucapnya usai membuka Rapat Koordinasi TPAKD di Kantor Sekretariat Daerah Jateng pada Senin, 13 Mei 2024.

Sekda berharap, TPAKD dapat memberikan akses perbankan yang mudah dan cepat bagi para petani, peternak, dan nelayan. Hal ini perlu dilakukan, sebab menurutnya ketiga sektor tersebut seringkali menghadapi sejumlah tantangan. 

Salah satu contohnya, rantai distribusi perdagangan hasil panen yang terlalu panjang, sehingga dapat membuat mereka tidak dapat menikmati hasilnya dengan maksimal.  

Sekda menambahkan, kurangnya akses perbankan juga membuat para petani, nelayan, dan peternak dapat terjerat pinjaman online ilegal dan rentenir. Oleh karena itu, pencegahan dan penyelesaian persoalan-persoalan yang ada membutuhkan dukungan dari TPAKD, pemerintah, dan stakeholder terkait. 

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jateng, Sumarjono menyatakan siap mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam upaya penguatan ekonomi pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di daerah.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemprov Jateng guna meningkatkan produktivitas ketiga sektor tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan pada sektor pertanian, antara lain dengan menyediakan sarana prasarana penunjang pertanian dan memberikan kemudahan akses perbankan bagi para petani. 

"Dengan adanya sinergi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait melalui TPAKD, kita ingin adanya peningkatan ekonomi dan pengendalian inflasi," ucap Kepala OJK Jateng. 

Dalam kesempatan itu, Sekda didampingi Kepala OJK Jateng serta Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, Aman Santosa juga meluncurkan program bagi sektor pertanian dan insan perintis.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu