Follow Us :              

Dongkrak Daya Tarik Pariwisata Daerah, Pemprov Jateng Kembali Gelar Sindoro Sumbing Triathlon dan Duathlon 2024

  23 June 2024  |   06:00:00  |   dibaca : 151 
Kategori :
Bagikan :


Dongkrak Daya Tarik Pariwisata Daerah, Pemprov Jateng Kembali Gelar Sindoro Sumbing Triathlon dan Duathlon 2024

23 June 2024 | 06:00:00 | dibaca : 151
Kategori :
Bagikan :

Foto : (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : (Humas Jateng)

WONOSOBO - Ratusan atlet dari dalam dan luar negeri turut serta meramaikan gelaran Specta Jateng Sindoro Sumbing Triathlon dan Duathlon Challenge 2024 di Desa Bedakah, Kabupaten Wonosobo pada 21-23 Juni 2024.

Event itu dikuti 250 atlet yang terbagi dalam dua kategori perlombaan, yaitu 75 atlet berlaga di ajang triatlon dan 175 atlet berkompetisi di ajang duathlon.

Sebagai informasi, triatlon merupakan ajang perlombaan yang terdiri dari tiga jenis olahraga, yakni renang, balap sepeda, dan lari secara berurutan dalam satu waktu. Adapun duathlon merupakan kolaborasi dua jenis olahraga yaitu balap sepeda dan lari. Kedua kegiatan itu mengombinasikan antara bidang olahraga dan rekreasi.

Pelaksanaan triatlon dimulai dengan olahraga renang sejauh 300 m yang berlokasi di Telaga Bedakah, kemudian para atlet bersepeda sejauh 20 km, dan dilanjutkan dengan lari sepanjang 5 km melewati perkebunan teh di antara Gunung Sindoro dan Sumbing. Para peserta memulai dan menyelesaikan pertandingan di Komplek Wisata Telaga Bedakah, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo pada hari Sabtu, 22 Juni 2024.

Sementara itu, duathlon dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Juni 2024 di Lapangan Desa Pagerejo dengan menempuh jarak lari pertama sejauh 5 km, bersepeda sejauh 20 km, dan lari trial sejauh 2,5 km di perkebunan teh.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menambahkan, Specta Triathlon dan Duathlon 2024 ini merupakan event tahunan yang sudah digelar kelima kalinya oleh Pemprov Jateng.

Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi generasi muda di Indonesia agar bisa berprestasi di bidang olahraga. Selain itu, event ini juga menjadi ajang promosi sport tourism (wisata olahraga) di Jateng.

Maka dari itu, harapannya melalui kegiatan ini olahraga dan pariwisata bisa menjadi satu kesatuan yang utuh dan saling mendukung, agar wisata olahraga di Jateng semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

"Wonosobo ini potensinya sangat besar. Jadi harapannya, sport tourism ini selain bisa mencetak prestasi, juga bisa untuk mengenalkan pariwisata di Wonosobo, sehingga bisa meningkatkan ekonomi di Wonosobo," ucap Asisten Ekbang Jateng.

Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Suci Baskoro Wati mengatakan, dari 75 peserta triatlon, 8 peserta di antaranya berasal dari Aljazair, Australia, UK, Rusia, Belarus, dan Brazil, sedangkan sisanya berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Gelaran event triatlon kali ini sangat menarik dan unik, karena digelar di wilayah pegunungan dengan medan turun-naik, dan cuaca yang cukup dingin. Ini tentu sangat menantang bagi para atlet," katanya.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengapresiasi Pemprov Jateng dan Disporapar yang menggelar Sindoro Sumbing Triathlon dan Duathlon Challenge 2024 di Kabupaten Wonosobo, karena kegiatan ini mampu meningkatkan perekonomian daerah.

"Ajang ini istimewa dan menarik, sebab telah memberi dampak ekonomi dan wisata bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Afif berharap dengan penyelenggaraan kegiatan olahraga triatlon dan duathlon di Wonosobo, hal ini akan mengispirasi para pelajar dan pemuda di daerah untuk mengembangkan ketertarikan pada bidang olahraga.

Guna memeriahkan acara ini, Pemprov Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Federasi Triathlon Indonesia menyajikan konsep sportainment (hiburan olahraga), dengan adanya penerbangan 2000 lampion, pelaksanaan zumba party, dan penampilan dari grup musik nasional.


Bagikan :

WONOSOBO - Ratusan atlet dari dalam dan luar negeri turut serta meramaikan gelaran Specta Jateng Sindoro Sumbing Triathlon dan Duathlon Challenge 2024 di Desa Bedakah, Kabupaten Wonosobo pada 21-23 Juni 2024.

Event itu dikuti 250 atlet yang terbagi dalam dua kategori perlombaan, yaitu 75 atlet berlaga di ajang triatlon dan 175 atlet berkompetisi di ajang duathlon.

Sebagai informasi, triatlon merupakan ajang perlombaan yang terdiri dari tiga jenis olahraga, yakni renang, balap sepeda, dan lari secara berurutan dalam satu waktu. Adapun duathlon merupakan kolaborasi dua jenis olahraga yaitu balap sepeda dan lari. Kedua kegiatan itu mengombinasikan antara bidang olahraga dan rekreasi.

Pelaksanaan triatlon dimulai dengan olahraga renang sejauh 300 m yang berlokasi di Telaga Bedakah, kemudian para atlet bersepeda sejauh 20 km, dan dilanjutkan dengan lari sepanjang 5 km melewati perkebunan teh di antara Gunung Sindoro dan Sumbing. Para peserta memulai dan menyelesaikan pertandingan di Komplek Wisata Telaga Bedakah, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo pada hari Sabtu, 22 Juni 2024.

Sementara itu, duathlon dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Juni 2024 di Lapangan Desa Pagerejo dengan menempuh jarak lari pertama sejauh 5 km, bersepeda sejauh 20 km, dan lari trial sejauh 2,5 km di perkebunan teh.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menambahkan, Specta Triathlon dan Duathlon 2024 ini merupakan event tahunan yang sudah digelar kelima kalinya oleh Pemprov Jateng.

Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk mewadahi generasi muda di Indonesia agar bisa berprestasi di bidang olahraga. Selain itu, event ini juga menjadi ajang promosi sport tourism (wisata olahraga) di Jateng.

Maka dari itu, harapannya melalui kegiatan ini olahraga dan pariwisata bisa menjadi satu kesatuan yang utuh dan saling mendukung, agar wisata olahraga di Jateng semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara.

"Wonosobo ini potensinya sangat besar. Jadi harapannya, sport tourism ini selain bisa mencetak prestasi, juga bisa untuk mengenalkan pariwisata di Wonosobo, sehingga bisa meningkatkan ekonomi di Wonosobo," ucap Asisten Ekbang Jateng.

Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Suci Baskoro Wati mengatakan, dari 75 peserta triatlon, 8 peserta di antaranya berasal dari Aljazair, Australia, UK, Rusia, Belarus, dan Brazil, sedangkan sisanya berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Gelaran event triatlon kali ini sangat menarik dan unik, karena digelar di wilayah pegunungan dengan medan turun-naik, dan cuaca yang cukup dingin. Ini tentu sangat menantang bagi para atlet," katanya.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengapresiasi Pemprov Jateng dan Disporapar yang menggelar Sindoro Sumbing Triathlon dan Duathlon Challenge 2024 di Kabupaten Wonosobo, karena kegiatan ini mampu meningkatkan perekonomian daerah.

"Ajang ini istimewa dan menarik, sebab telah memberi dampak ekonomi dan wisata bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Afif berharap dengan penyelenggaraan kegiatan olahraga triatlon dan duathlon di Wonosobo, hal ini akan mengispirasi para pelajar dan pemuda di daerah untuk mengembangkan ketertarikan pada bidang olahraga.

Guna memeriahkan acara ini, Pemprov Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Federasi Triathlon Indonesia menyajikan konsep sportainment (hiburan olahraga), dengan adanya penerbangan 2000 lampion, pelaksanaan zumba party, dan penampilan dari grup musik nasional.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu