Follow Us :              

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat

  04 November 2026  |   09:30:00  |   dibaca : 39 
Kategori :
Bagikan :

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat

04 November 2026 | 09:30:00 | dibaca : 39
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat
Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dipercepat

Foto : Sigit (Humas Jateng)

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta pihak kontraktor mempercepat pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Infrastruktur yang menjadi akses utama menuju Makam Sunan Muria itu ditargetkan selesai, sebelum puncak kunjungan wisata religi dan liburan akhir tahun.

Permintaan tersebut disampaikan Wagub saat meninjau pembangunan talud di Desa Colo pada Rabu, 4 November 2026. Bahkan, ia langsung menghubungi kontraktor untuk memastikan adanya penambahan tenaga kerja agar pengerjaan talud bisa lebih cepat dilakukan.

Diketahui, longsor terjadi di ruas Kudus-Colo pada awal tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,4 miliar untuk pembangunan kembali infrastruktur tersebut.

Hingga awal November 2026, progres pengerjaan talud sepanjang 66 meter itu sudah mencapai 46,61%. Wagub meminta kontraktor untuk memaksimalkan pekerjaan tersebut, mengingat jalur itu tidak hanya menjadi akses warga, tetapi juga penopang aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Colo.

“Kita upayakan supaya akses menuju (lokasi) pariwisata bisa (digunakan dan pembangunan talud) berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengatakan, kawasan Makam Sunan Muria memiliki jumlah kunjungan yang tinggi di momen-momen tertentu, terutama pada bulan Rajab yang bertepatan dengan liburan pondok pesantren. Oleh karena itu, penyelesaian talud perlu dipercepat agar aktivitas wisata religi tidak terganggu.

Wagub menyebut, pekerjaan semula diharapkan selesai pada awal Desember. Namun, jika target tersebut belum memungkinkan, ia meminta kontraktor tetap memaksimalkan pengerjaan dan tidak menunda hingga batas akhir.

“Kalau batasnya tanggal 25 Desember, kita minta maksimal tanggal 15 harus sudah selesai pengerjaannya,” katanya.

Harapannya, percepatan pembangunan dapat membuat akses menuju kawasan wisata religi Sunan Muria kembali aman dan mendukung aktivitas masyarakat, terutama menjelang tingginya angka kunjungan wisatawan.

"Hari ini bulan November, tinggal satu bulan lagi biasanya masyarakat panen (wisatawan)," ucap Wagub.


Bagikan :

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta pihak kontraktor mempercepat pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Infrastruktur yang menjadi akses utama menuju Makam Sunan Muria itu ditargetkan selesai, sebelum puncak kunjungan wisata religi dan liburan akhir tahun.

Permintaan tersebut disampaikan Wagub saat meninjau pembangunan talud di Desa Colo pada Rabu, 4 November 2026. Bahkan, ia langsung menghubungi kontraktor untuk memastikan adanya penambahan tenaga kerja agar pengerjaan talud bisa lebih cepat dilakukan.

Diketahui, longsor terjadi di ruas Kudus-Colo pada awal tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,4 miliar untuk pembangunan kembali infrastruktur tersebut.

Hingga awal November 2026, progres pengerjaan talud sepanjang 66 meter itu sudah mencapai 46,61%. Wagub meminta kontraktor untuk memaksimalkan pekerjaan tersebut, mengingat jalur itu tidak hanya menjadi akses warga, tetapi juga penopang aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Colo.

“Kita upayakan supaya akses menuju (lokasi) pariwisata bisa (digunakan dan pembangunan talud) berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengatakan, kawasan Makam Sunan Muria memiliki jumlah kunjungan yang tinggi di momen-momen tertentu, terutama pada bulan Rajab yang bertepatan dengan liburan pondok pesantren. Oleh karena itu, penyelesaian talud perlu dipercepat agar aktivitas wisata religi tidak terganggu.

Wagub menyebut, pekerjaan semula diharapkan selesai pada awal Desember. Namun, jika target tersebut belum memungkinkan, ia meminta kontraktor tetap memaksimalkan pengerjaan dan tidak menunda hingga batas akhir.

“Kalau batasnya tanggal 25 Desember, kita minta maksimal tanggal 15 harus sudah selesai pengerjaannya,” katanya.

Harapannya, percepatan pembangunan dapat membuat akses menuju kawasan wisata religi Sunan Muria kembali aman dan mendukung aktivitas masyarakat, terutama menjelang tingginya angka kunjungan wisatawan.

"Hari ini bulan November, tinggal satu bulan lagi biasanya masyarakat panen (wisatawan)," ucap Wagub.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu