Foto : Mizan (Humas Jateng)
Foto : Mizan (Humas Jateng)
SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi masyarakat yang ingin ikut menyaksikan kemeriahan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI pada Sabtu malam, 12 September 2026.
Sejumlah videotron akan disiapkan untuk menayangkan rangkaian acara MTQ Nasional kepada warga di luar area utama, sehingga para warga bisa menonton bareng (nobar).
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. mengatakan, lokasi penempatan videotron akan segera diumumkan agar masyarakat mengetahui titik-titik yang dapat dikunjungi. Langkah ini bertujuan untuk merespons pertanyaan masyarakat yang ingin ikut menikmati pembukaan MTQ Nasional.
“Tadi ada masyarakat yang bertanya, ‘Pak, kami bisa ikut menikmati tidak?’ Saya bilang, bisa. Nanti kita umumkan titik-titik videotronnya supaya masyarakat bisa menikmati acara MTQ Nasional ini,” ucapnya saat menyaksikan gladi kotor tari kolosal pembukaan MTQ Nasional pada Kamis, 10 September 2026.
Wagub sudah meminta panitia dan jajaran Pemprov Jateng segera menyebarluaskan informasi mengenai lokasi videotron. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat mengikuti kemeriahan acara meskipun tidak berada di area utama pembukaan.
Menurutnya, keinginan masyarakat untuk menyaksikan acara tersebut menunjukkan besarnya antusiasme terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional. Masyarakat ingin melihat para qari, qariah, dan ahli Al-Qur’an dari berbagai daerah berkumpul di Jateng.
“Masyarakat ingin datang dan melihat kemeriahannya, bagaimana para ahli Al-Qur’an ini berkumpul. Videotronnya sudah kita siapkan, tinggal nanti informasinya kita unggah supaya masyarakat tahu,” ucap Wagub.
Selain videotron, sejumlah stan disiapkan untuk memeriahkan penyelenggaraan acara. Pemprov Jateng ingin kemeriahan MTQ Nasional tidak hanya dirasakan oleh peserta dan tamu undangan, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat secara lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Wagub meninjau langsung gladi kotor tari kolosal yang akan ditampilkan pada malam pembukaan. Pertunjukan itu melibatkan ratusan penari dari berbagai kelompok seni, termasuk kalangan perguruan tinggi di Jawa Tengah.
Beberapa aspek masih perlu difinalisasi, terutama pencahayaan, penggunaan drone, serta pengaturan pertunjukan agar dapat terlihat dengan lebih jelas oleh seluruh penonton.
Wagub juga memberikan motivasi kepada para penari dan pelatih agar terus menjaga semangat serta kesehatan. Harapannya, penampilan tari kolosal tersebut tidak hanya memeriahkan pembukaan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan persatuan.
“Semoga semuanya sehat dan bisa memberikan penampilan terbaik untuk Jawa Tengah. Semoga pertunjukan ini menyuarakan semangat kebersamaan untuk membangun negara ini bersama-sama,” katanya.
SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi masyarakat yang ingin ikut menyaksikan kemeriahan Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI pada Sabtu malam, 12 September 2026.
Sejumlah videotron akan disiapkan untuk menayangkan rangkaian acara MTQ Nasional kepada warga di luar area utama, sehingga para warga bisa menonton bareng (nobar).
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. mengatakan, lokasi penempatan videotron akan segera diumumkan agar masyarakat mengetahui titik-titik yang dapat dikunjungi. Langkah ini bertujuan untuk merespons pertanyaan masyarakat yang ingin ikut menikmati pembukaan MTQ Nasional.
“Tadi ada masyarakat yang bertanya, ‘Pak, kami bisa ikut menikmati tidak?’ Saya bilang, bisa. Nanti kita umumkan titik-titik videotronnya supaya masyarakat bisa menikmati acara MTQ Nasional ini,” ucapnya saat menyaksikan gladi kotor tari kolosal pembukaan MTQ Nasional pada Kamis, 10 September 2026.
Wagub sudah meminta panitia dan jajaran Pemprov Jateng segera menyebarluaskan informasi mengenai lokasi videotron. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat mengikuti kemeriahan acara meskipun tidak berada di area utama pembukaan.
Menurutnya, keinginan masyarakat untuk menyaksikan acara tersebut menunjukkan besarnya antusiasme terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional. Masyarakat ingin melihat para qari, qariah, dan ahli Al-Qur’an dari berbagai daerah berkumpul di Jateng.
“Masyarakat ingin datang dan melihat kemeriahannya, bagaimana para ahli Al-Qur’an ini berkumpul. Videotronnya sudah kita siapkan, tinggal nanti informasinya kita unggah supaya masyarakat tahu,” ucap Wagub.
Selain videotron, sejumlah stan disiapkan untuk memeriahkan penyelenggaraan acara. Pemprov Jateng ingin kemeriahan MTQ Nasional tidak hanya dirasakan oleh peserta dan tamu undangan, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat secara lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Wagub meninjau langsung gladi kotor tari kolosal yang akan ditampilkan pada malam pembukaan. Pertunjukan itu melibatkan ratusan penari dari berbagai kelompok seni, termasuk kalangan perguruan tinggi di Jawa Tengah.
Beberapa aspek masih perlu difinalisasi, terutama pencahayaan, penggunaan drone, serta pengaturan pertunjukan agar dapat terlihat dengan lebih jelas oleh seluruh penonton.
Wagub juga memberikan motivasi kepada para penari dan pelatih agar terus menjaga semangat serta kesehatan. Harapannya, penampilan tari kolosal tersebut tidak hanya memeriahkan pembukaan, tetapi juga mampu menyampaikan pesan persatuan.
“Semoga semuanya sehat dan bisa memberikan penampilan terbaik untuk Jawa Tengah. Semoga pertunjukan ini menyuarakan semangat kebersamaan untuk membangun negara ini bersama-sama,” katanya.
Berita Terbaru