Follow Us :              

Potensi Sapi Perah Terbuka Lebar, Gubernur Dorong Pendampingan Peternak di Jateng

  23 September 2026  |   09:00:00  |   dibaca : 73 
Kategori :
Bagikan :

Potensi Sapi Perah Terbuka Lebar, Gubernur Dorong Pendampingan Peternak di Jateng

23 September 2026 | 09:00:00 | dibaca : 73
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Potensi Sapi Perah Terbuka Lebar, Gubernur Dorong Pendampingan Peternak di Jateng
Potensi Sapi Perah Terbuka Lebar, Gubernur Dorong Pendampingan Peternak di Jateng
Potensi Sapi Perah Terbuka Lebar, Gubernur Dorong Pendampingan Peternak di Jateng
Potensi Sapi Perah Terbuka Lebar, Gubernur Dorong Pendampingan Peternak di Jateng
Potensi Sapi Perah Terbuka Lebar, Gubernur Dorong Pendampingan Peternak di Jateng

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta dinas terkait untuk terus melakukan pendampingan kepada peternak sapi perah di wilayahnya agar produktivitasnya tetap terjaga. 

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi PT Nestlé Indonesia di kantornya pada Rabu, 23 September 2026. Dalam audiensi tersebut, PT Nestlé Indonesia melaporkan hasil pembinaan yang dilakukan terhadap para peternak di Kabupaten Batang. 

Direktur Corporate Affair PT Nestlé Indonesia, Fajar Dewantara, mengatakan, perusahaannya tidak hanya menyerap susu sapi yang dihasilkan oleh para peternak, tetapi juga melakukan pembinaan untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Berkat pembinaan itu, produksi susu dari peternak sapi perah binaan perusahaannya meningkat dari sekitar 70 liter menjadi 3 ton per hari. 

Ia mengungkapkan, pengembangan sapi perah di Batang mulai dilakukan sejak tahun 2022, dengan mengadopsi pengalaman pendampingan peternak yang dilakukan Nestlé di Jawa Timur. Para peternak mendapatkan pelatihan serta pendampingan terkait pengelolaan usaha sapi perah.

Menurutnya, peluang pengembangan sapi perah masih terbuka. Kapasitas produksi PT Nestlé mencapai sekitar 130 ton per hari, sehingga kebutuhan bahan baku susu masih cukup besar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares, menyampaikan, sejumlah daerah di Jateng berpotensi menjadi lokasi pengembangan sentra sapi perah, salah satunya Kabupaten Batang.

Tercatat, pada tahun 2025 populasi sapi perah di Batang sebanyak 306 ekor dengan produksi susu 221 ton. Secara keseluruhan, populasi sapi perah di Jateng pada 2025 mencapai 77.566 ekor dengan produksi 75.366 ton.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta dinas terkait untuk terus melakukan pendampingan kepada peternak sapi perah di wilayahnya agar produktivitasnya tetap terjaga. 

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi PT Nestlé Indonesia di kantornya pada Rabu, 23 September 2026. Dalam audiensi tersebut, PT Nestlé Indonesia melaporkan hasil pembinaan yang dilakukan terhadap para peternak di Kabupaten Batang. 

Direktur Corporate Affair PT Nestlé Indonesia, Fajar Dewantara, mengatakan, perusahaannya tidak hanya menyerap susu sapi yang dihasilkan oleh para peternak, tetapi juga melakukan pembinaan untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Berkat pembinaan itu, produksi susu dari peternak sapi perah binaan perusahaannya meningkat dari sekitar 70 liter menjadi 3 ton per hari. 

Ia mengungkapkan, pengembangan sapi perah di Batang mulai dilakukan sejak tahun 2022, dengan mengadopsi pengalaman pendampingan peternak yang dilakukan Nestlé di Jawa Timur. Para peternak mendapatkan pelatihan serta pendampingan terkait pengelolaan usaha sapi perah.

Menurutnya, peluang pengembangan sapi perah masih terbuka. Kapasitas produksi PT Nestlé mencapai sekitar 130 ton per hari, sehingga kebutuhan bahan baku susu masih cukup besar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares, menyampaikan, sejumlah daerah di Jateng berpotensi menjadi lokasi pengembangan sentra sapi perah, salah satunya Kabupaten Batang.

Tercatat, pada tahun 2025 populasi sapi perah di Batang sebanyak 306 ekor dengan produksi susu 221 ton. Secara keseluruhan, populasi sapi perah di Jateng pada 2025 mencapai 77.566 ekor dengan produksi 75.366 ton.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu