Follow Us :              

Bersama-sama Tangani Persoalan Masyarakat, Gubernur Minta Kepala Dinas Tanggalkan Ego Sektoral

  22 September 2026  |   08:00:00  |   dibaca : 109 
Kategori :
Bagikan :

Bersama-sama Tangani Persoalan Masyarakat, Gubernur Minta Kepala Dinas Tanggalkan Ego Sektoral

22 September 2026 | 08:00:00 | dibaca : 109
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Bersama-sama Tangani Persoalan Masyarakat, Gubernur Minta Kepala Dinas Tanggalkan Ego Sektoral
Bersama-sama Tangani Persoalan Masyarakat, Gubernur Minta Kepala Dinas Tanggalkan Ego Sektoral
Bersama-sama Tangani Persoalan Masyarakat, Gubernur Minta Kepala Dinas Tanggalkan Ego Sektoral
Bersama-sama Tangani Persoalan Masyarakat, Gubernur Minta Kepala Dinas Tanggalkan Ego Sektoral
Bersama-sama Tangani Persoalan Masyarakat, Gubernur Minta Kepala Dinas Tanggalkan Ego Sektoral

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antardinas. Sebab, penanganan persoalan masyarakat menuntut kerja sama lintas sektor yang solid. 

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di kantornya pada Selasa, 22 September 2026.

Gubernur mencontohkan penanganan banjir dan rob yang membutuhkan keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), bukan hanya dinas yang membidangi kebencanaan.

“Semua dinas harus jalan. Nggak peduli dinas apa, semuanya ikut di dalam. Seluruh dinas harus berupaya untuk melakukan penanganan bersama-sama,” ujarnya.

Gubernur juga meminta setiap perangkat daerah lebih aktif mengomunikasikan kinerjanya kepada masyarakat. Ia mengatakan, program maupun penyelesaian masalah yang dilakukan dinas dapat disampaikan melalui media sosial, media massa, maupun kanal lainnya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta perangkat daerah tidak selalu menempatkan dirinya sebagai figur utama dalam publikasi pemerintah.

Gubernur menyampaikan, para kepala dinas harus segera beradaptasi, merangkul jajaran di tempat tugas baru, serta mampu mencegah terjadinya friksi di internal organisasi.

Ia juga berpesan agar kepala dinas berani mengambil tanggung jawab ketika muncul persoalan di masyarakat.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi antardinas. Sebab, penanganan persoalan masyarakat menuntut kerja sama lintas sektor yang solid. 

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di kantornya pada Selasa, 22 September 2026.

Gubernur mencontohkan penanganan banjir dan rob yang membutuhkan keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), bukan hanya dinas yang membidangi kebencanaan.

“Semua dinas harus jalan. Nggak peduli dinas apa, semuanya ikut di dalam. Seluruh dinas harus berupaya untuk melakukan penanganan bersama-sama,” ujarnya.

Gubernur juga meminta setiap perangkat daerah lebih aktif mengomunikasikan kinerjanya kepada masyarakat. Ia mengatakan, program maupun penyelesaian masalah yang dilakukan dinas dapat disampaikan melalui media sosial, media massa, maupun kanal lainnya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta perangkat daerah tidak selalu menempatkan dirinya sebagai figur utama dalam publikasi pemerintah.

Gubernur menyampaikan, para kepala dinas harus segera beradaptasi, merangkul jajaran di tempat tugas baru, serta mampu mencegah terjadinya friksi di internal organisasi.

Ia juga berpesan agar kepala dinas berani mengambil tanggung jawab ketika muncul persoalan di masyarakat.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu