Follow Us :              

Dieng Trail Run 2025, 1.700 Pelari Taklukan Rute Menantang Lintas Gunung

  10 August 2025  |   04:00:00  |   dibaca : 563 
Kategori :
Bagikan :


Dieng Trail Run 2025, 1.700 Pelari Taklukan Rute Menantang Lintas Gunung

10 August 2025 | 04:00:00 | dibaca : 563
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

WONOSOBO – Jawa Tengah kembali memamerkan keindahan alam dan pariwisatanya kepada dunia. Ajang Dieng Trail Run 2025 mendapatkan sorotan luar biasa dari masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Event sport tourism yang digelar di Dataran Tinggi Dieng pada Minggu, 10 Agustus 2025 ini, menarik minat ribuan pelari dari berbagai penjuru dunia.

Sebanyak 1.700-an pelari dari Indonesia dan puluhan negara lain, berlomba-lomba menaklukkan lintasan lari yang membentang di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara. Tak hanya lintasan yang menantang, para peseta pun disuguhi pemandangan alam dan udara segar di dataran tinggi tersebut. 

Beberapa peserta dari luar negeri, seperti Prancis, Korea Selatan, Kanada, dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya, berbaur bersama ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan peserta ini mengikuti Dieng Trail Run 2025 dalam berbagai kategori, yakni 100K, 60K, 25K, 12K, dan 6K. Rutenya, meliputi jalur lintas gunung, seperti Gunung Prau, Gunung Bismo, Gunung Pakuwojo, dan Gunung Kembang.

Para peserta pun harus bisa beradaptasi dengan dinginnya malam di Dieng yang mencapai 10°C, dan teriknya sinar matahari dengan udara yang tetap sejuk di siang harinya. Hal ini memberikan ciri khas tersendiri bagi gelaran Dieng Trail Run 2025, dibandingkan event serupa di daerah lain.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang turut berpartisipasi pada kategori lari 25K, menyampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan pariwisata di daerah. 

"Dieng sudah menjadi wisata yang dikenal dunia. (Event ini mampu) mendatangkan orang ke Dieng," ucapnya.

Dengan banyaknya kunjungan wisata ke Dieng, Sekda berharap, hal ini bisa memberikan dampak positif serta menggerakan ekonomi masyarakat Jateng, khususnya di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara.

Tak hanya itu, Dieng Trail Run 2025 memadukan olahraga dengan aksi sosial. Para panitia menggalang dana untuk membeli kaki palsu yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan itu, Sekda memberikan apresiasi kepada para panitia, peserta, dan pihak-pihak terkait, yang turut berdonasi serta menyukseskan gelaran Dieng Trail Run 2025. 

"(Terima kasih) untuk semua runners, yang mau berdonasi untuk sahabat kita," ucapnya.

Salah seorang peserta dari Kalimantan Timur, Lucky, yang mengikuti lari dalam kategori 100K, mengungkapkan bahwa ada banyak tantangan saat mengikuti race ini.

"Ada penyesuaian cuaca, kalau di Kalimantan Timur itu dominan panas," katanya. 

Sementara itu, Bunga, peserta asal Depok, mengaku bahwa ia membutuhkan persiapan yang matang dan penyesuaian diri sebelum event ini dimulai, karena menurutnya rute yang dilintasi cukup menantang. 

"Yang penting bisa mengikuti acara ini dengan enjoy," katanya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Dieng Trail Run 2025 menjadi bukti bahwa olahraga, pariwisata, dan kepedulian sosial mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, serta memperlihatkan keindahan Jawa Tengah kepada seluruh penjuru dunia.


Bagikan :

WONOSOBO – Jawa Tengah kembali memamerkan keindahan alam dan pariwisatanya kepada dunia. Ajang Dieng Trail Run 2025 mendapatkan sorotan luar biasa dari masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Event sport tourism yang digelar di Dataran Tinggi Dieng pada Minggu, 10 Agustus 2025 ini, menarik minat ribuan pelari dari berbagai penjuru dunia.

Sebanyak 1.700-an pelari dari Indonesia dan puluhan negara lain, berlomba-lomba menaklukkan lintasan lari yang membentang di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara. Tak hanya lintasan yang menantang, para peseta pun disuguhi pemandangan alam dan udara segar di dataran tinggi tersebut. 

Beberapa peserta dari luar negeri, seperti Prancis, Korea Selatan, Kanada, dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya, berbaur bersama ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan peserta ini mengikuti Dieng Trail Run 2025 dalam berbagai kategori, yakni 100K, 60K, 25K, 12K, dan 6K. Rutenya, meliputi jalur lintas gunung, seperti Gunung Prau, Gunung Bismo, Gunung Pakuwojo, dan Gunung Kembang.

Para peserta pun harus bisa beradaptasi dengan dinginnya malam di Dieng yang mencapai 10°C, dan teriknya sinar matahari dengan udara yang tetap sejuk di siang harinya. Hal ini memberikan ciri khas tersendiri bagi gelaran Dieng Trail Run 2025, dibandingkan event serupa di daerah lain.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang turut berpartisipasi pada kategori lari 25K, menyampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan pariwisata di daerah. 

"Dieng sudah menjadi wisata yang dikenal dunia. (Event ini mampu) mendatangkan orang ke Dieng," ucapnya.

Dengan banyaknya kunjungan wisata ke Dieng, Sekda berharap, hal ini bisa memberikan dampak positif serta menggerakan ekonomi masyarakat Jateng, khususnya di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara.

Tak hanya itu, Dieng Trail Run 2025 memadukan olahraga dengan aksi sosial. Para panitia menggalang dana untuk membeli kaki palsu yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan itu, Sekda memberikan apresiasi kepada para panitia, peserta, dan pihak-pihak terkait, yang turut berdonasi serta menyukseskan gelaran Dieng Trail Run 2025. 

"(Terima kasih) untuk semua runners, yang mau berdonasi untuk sahabat kita," ucapnya.

Salah seorang peserta dari Kalimantan Timur, Lucky, yang mengikuti lari dalam kategori 100K, mengungkapkan bahwa ada banyak tantangan saat mengikuti race ini.

"Ada penyesuaian cuaca, kalau di Kalimantan Timur itu dominan panas," katanya. 

Sementara itu, Bunga, peserta asal Depok, mengaku bahwa ia membutuhkan persiapan yang matang dan penyesuaian diri sebelum event ini dimulai, karena menurutnya rute yang dilintasi cukup menantang. 

"Yang penting bisa mengikuti acara ini dengan enjoy," katanya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Dieng Trail Run 2025 menjadi bukti bahwa olahraga, pariwisata, dan kepedulian sosial mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, serta memperlihatkan keindahan Jawa Tengah kepada seluruh penjuru dunia.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu