Follow Us :              

Pesta Rakyat Acara Hari Jadi ke-80 Jawa Tengah, Gubernur Tegaskan Semangat Kolaborasi Harus Terus Dijaga

  24 August 2025  |   18:30:00  |   dibaca : 792 
Kategori :
Bagikan :


Pesta Rakyat Acara Hari Jadi ke-80 Jawa Tengah, Gubernur Tegaskan Semangat Kolaborasi Harus Terus Dijaga

24 August 2025 | 18:30:00 | dibaca : 792
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG – Puncak peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah ditutup dengan semarak Pesta Rakyat bertajuk Warisan Rasa di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu 24 Agustus 2025 malam.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., didampingi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, menyampaikan sambutan penutup sekaligus menegaskan arah pembangunan Jateng ke depan.

“Closing Ceremony Peringatan Hari Jadi ke-80 Jateng hari ini selesai. Ini menjadi pengingat dan penyemangat, bahwa Jawa Tengah harus maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Gubernur.

Ia menekankan, kekuatan Jateng ada pada kekompakan masyarakat yang tetap guyub rukun dalam suka dan duka. Menurutnya, semangat kolaborasi harus terus dijaga agar Jateng memiliki daya dobrak dan daya saing.

“Sebagai pejabat tidak boleh ada ego sektoral. Prinsipnya adalah melayani masyarakat. Kita bergembira bersama rakyat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya kebersamaan dalam mewujudkan Jateng yang lebih maju.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng, Bupati dan Wali Kota se-Jateng atau yang mewakili. Bahkan, Bupati Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan bersama istrinya juga turut hadir dalam acara tersebut. 

Sebagai informasi, rangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-80 Jateng yang sudah berlangsung sejak 18 Agustus 2025, dimulai dengan acara Fun Run 8K, Jateng Berselawat, Opening Ceremony di Kawasan Kkonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Parade Seni, Pameran Hari Jadi, hingga pelayanan publik terpadu yang disedikan bagi masyarakat di berbagai daerah.

Pesta Rakyat ‘Warisan Budaya’ yang digelar di Semarang pada hari Minggu, 24 Agustus 2025, menjadi penutup rangkaian perayaan tersebut. Ribuan warga dari berbagai daerah datang tumpah ruah memadati pusat Kota Lumpia itu.

Suasana semakin meriah ketika band papan atas Indonesia, Setia Band dan Gigi, tampil energik membawakan lagu-lagu andalan mereka. Sorak-sorai dan tepuk tangan para penonton menggema di setiap penampilan. Banyak yang turut bernyanyi, menyalakan lampu ponsel, bahkan menari bersama di tengah kerumunan. 

Acara penutupan ini disambut antusiasme para warga. Berbagai harapan dan keinginan disampaikan masyarakat Jawa Tengah dalam acara tersebut.

Salah seorang warga Demak, Yuni, mengaku senang dengan adanya berbagai hiburan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Jateng. Ia berharap Jateng semakin maju dan ekonominya semakin kuat.  

“Kalau ekonomi rakyat kuat, masyarakat juga bisa lebih sejahtera,” ujarnya.


Bagikan :

SEMARANG – Puncak peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah ditutup dengan semarak Pesta Rakyat bertajuk Warisan Rasa di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu 24 Agustus 2025 malam.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., didampingi Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno, menyampaikan sambutan penutup sekaligus menegaskan arah pembangunan Jateng ke depan.

“Closing Ceremony Peringatan Hari Jadi ke-80 Jateng hari ini selesai. Ini menjadi pengingat dan penyemangat, bahwa Jawa Tengah harus maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Gubernur.

Ia menekankan, kekuatan Jateng ada pada kekompakan masyarakat yang tetap guyub rukun dalam suka dan duka. Menurutnya, semangat kolaborasi harus terus dijaga agar Jateng memiliki daya dobrak dan daya saing.

“Sebagai pejabat tidak boleh ada ego sektoral. Prinsipnya adalah melayani masyarakat. Kita bergembira bersama rakyat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai pengingat pentingnya kebersamaan dalam mewujudkan Jateng yang lebih maju.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng, Bupati dan Wali Kota se-Jateng atau yang mewakili. Bahkan, Bupati Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan bersama istrinya juga turut hadir dalam acara tersebut. 

Sebagai informasi, rangkaian acara peringatan Hari Jadi ke-80 Jateng yang sudah berlangsung sejak 18 Agustus 2025, dimulai dengan acara Fun Run 8K, Jateng Berselawat, Opening Ceremony di Kawasan Kkonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Parade Seni, Pameran Hari Jadi, hingga pelayanan publik terpadu yang disedikan bagi masyarakat di berbagai daerah.

Pesta Rakyat ‘Warisan Budaya’ yang digelar di Semarang pada hari Minggu, 24 Agustus 2025, menjadi penutup rangkaian perayaan tersebut. Ribuan warga dari berbagai daerah datang tumpah ruah memadati pusat Kota Lumpia itu.

Suasana semakin meriah ketika band papan atas Indonesia, Setia Band dan Gigi, tampil energik membawakan lagu-lagu andalan mereka. Sorak-sorai dan tepuk tangan para penonton menggema di setiap penampilan. Banyak yang turut bernyanyi, menyalakan lampu ponsel, bahkan menari bersama di tengah kerumunan. 

Acara penutupan ini disambut antusiasme para warga. Berbagai harapan dan keinginan disampaikan masyarakat Jawa Tengah dalam acara tersebut.

Salah seorang warga Demak, Yuni, mengaku senang dengan adanya berbagai hiburan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Jateng. Ia berharap Jateng semakin maju dan ekonominya semakin kuat.  

“Kalau ekonomi rakyat kuat, masyarakat juga bisa lebih sejahtera,” ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu