Follow Us :              

Ribuan Pelari Bakal Ramaikan Friendship Run Borobudur Marathon 2025, Gubernur Minta Libatkan Banyak UMKM

  12 September 2025  |   10:00:00  |   dibaca : 487 
Kategori :
Bagikan :


Ribuan Pelari Bakal Ramaikan Friendship Run Borobudur Marathon 2025, Gubernur Minta Libatkan Banyak UMKM

12 September 2025 | 10:00:00 | dibaca : 487
Kategori :
Bagikan :

Foto : Gholib (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Gholib (Humas Jateng)

SEMARANG – Ribuan pelari bakal meramaikan event Friendship Run Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 yang akan digelar di Kota Surakarta dan Purwokerto, Kabupaten Banyumas. 

Rencananya, Friendship Run di Surakarta akan dilaksanakan pada tanggal 14 September 2025, sedangkan event yang digelar di Purwokerto akan dilaksanakan pada 28 September 2025. Event lari ini merupakan pre-event Borobudur Marathon 2025. 

"Friendship Run Solo tinggal jalan di Taman Sriwedari, nanti akan bareng-bareng dengan car free day. Ini kota pertama untuk menyapa masyarakat. (Event di) Solo ada 1.000 pelari yang akan gabung," ucap Direktur Bisnis Kompas, Lukminto Wibowo, usai bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Kota Semarang pada Jumat, 12 September 2025.

Lukminto menyampaikan, Friendship Run Bank Jateng Borobudur Marathon tidak hanya sekadar event lari. Ada misi penting yang dibawa dalam gelaran tersebut, di antaranya mengabarkan event-event turunan, di luar event utama Borobudur Marathon 2025. 

Salah satunya adalah kick off program Pasar Harmoni dan Jateng Berdikari. Kegiatan ini merupakan permintaan khusus dari Gubernur yang ingin melibatkan lebih banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah.

Tak hanya itu, juga digelar event turunan lain, yaitu The Tour Solo pada 13 September 2025. Event ini melibatkan komunitas lari yang ada di Solo dan kota-kota lainnya. 

Diketahui, akan ada sebanyak 9 event turunan dalam gelaran Bank Jateng Borobudur Marathon 2025, di antaranya Pawone Bank Jateng yang melibatkan UMKM dari berbagai wilayah Jateng, serta Youth Talent yang menjadi ajang pencarian bakat-bakat muda pelari dari Jateng, bahkan seluruh Indonesia.

Lukminto menyatakan, pihaknya mempertimbangkan semua dampak dari setiap event yang digelar, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun budaya. 

Dalam kesempatan itu, ia membeberkan, Borobudur Marathon 2025 akan digelar pada 16 November 2025. Event olahraga internasional yang rutin digelar setiap tahunnya ini selalu disambut antusiasme para pelari dari Indonesia, bahkan negara-negara lain. 

Sejak diluncurkan pada 23 Mei 2025 lalu, setidaknya hampir 50.000 pelari sudah mendaftar dalam Borobudur Marathon 2025. Padahal, daya tampung/kuota pesertanya hanya sebanyak 10.000 pelari. 

Pada pertemuan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan bahwa ia memberikan dukungan penuh terhadap gelaran Borobudur Marathon 2025, maupun 9 event turunannya. 

Ia mengatakan, ajang bergengsi ini sudah menjadi ikon olahraga di Jateng, Indonesia, maupun dunia. Maka dari itu, Gubernur berkomitmen untuk memperbanyak event-event serupa, bahkan yang bertaraf internasional untuk disandingkan dengan Borobudur Marathon.

"Kami mendukung penuh. Saya titip agar UMKM yang dilibatkan lebih banyak lagi. Di Solo besok juga ajak lebih banyak UMKM, di sana jagonya UMKM, biar nendang," katanya.


Bagikan :

SEMARANG – Ribuan pelari bakal meramaikan event Friendship Run Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 yang akan digelar di Kota Surakarta dan Purwokerto, Kabupaten Banyumas. 

Rencananya, Friendship Run di Surakarta akan dilaksanakan pada tanggal 14 September 2025, sedangkan event yang digelar di Purwokerto akan dilaksanakan pada 28 September 2025. Event lari ini merupakan pre-event Borobudur Marathon 2025. 

"Friendship Run Solo tinggal jalan di Taman Sriwedari, nanti akan bareng-bareng dengan car free day. Ini kota pertama untuk menyapa masyarakat. (Event di) Solo ada 1.000 pelari yang akan gabung," ucap Direktur Bisnis Kompas, Lukminto Wibowo, usai bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Kota Semarang pada Jumat, 12 September 2025.

Lukminto menyampaikan, Friendship Run Bank Jateng Borobudur Marathon tidak hanya sekadar event lari. Ada misi penting yang dibawa dalam gelaran tersebut, di antaranya mengabarkan event-event turunan, di luar event utama Borobudur Marathon 2025. 

Salah satunya adalah kick off program Pasar Harmoni dan Jateng Berdikari. Kegiatan ini merupakan permintaan khusus dari Gubernur yang ingin melibatkan lebih banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah.

Tak hanya itu, juga digelar event turunan lain, yaitu The Tour Solo pada 13 September 2025. Event ini melibatkan komunitas lari yang ada di Solo dan kota-kota lainnya. 

Diketahui, akan ada sebanyak 9 event turunan dalam gelaran Bank Jateng Borobudur Marathon 2025, di antaranya Pawone Bank Jateng yang melibatkan UMKM dari berbagai wilayah Jateng, serta Youth Talent yang menjadi ajang pencarian bakat-bakat muda pelari dari Jateng, bahkan seluruh Indonesia.

Lukminto menyatakan, pihaknya mempertimbangkan semua dampak dari setiap event yang digelar, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun budaya. 

Dalam kesempatan itu, ia membeberkan, Borobudur Marathon 2025 akan digelar pada 16 November 2025. Event olahraga internasional yang rutin digelar setiap tahunnya ini selalu disambut antusiasme para pelari dari Indonesia, bahkan negara-negara lain. 

Sejak diluncurkan pada 23 Mei 2025 lalu, setidaknya hampir 50.000 pelari sudah mendaftar dalam Borobudur Marathon 2025. Padahal, daya tampung/kuota pesertanya hanya sebanyak 10.000 pelari. 

Pada pertemuan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan bahwa ia memberikan dukungan penuh terhadap gelaran Borobudur Marathon 2025, maupun 9 event turunannya. 

Ia mengatakan, ajang bergengsi ini sudah menjadi ikon olahraga di Jateng, Indonesia, maupun dunia. Maka dari itu, Gubernur berkomitmen untuk memperbanyak event-event serupa, bahkan yang bertaraf internasional untuk disandingkan dengan Borobudur Marathon.

"Kami mendukung penuh. Saya titip agar UMKM yang dilibatkan lebih banyak lagi. Di Solo besok juga ajak lebih banyak UMKM, di sana jagonya UMKM, biar nendang," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu