Follow Us :              

Gubernur Ajak Pengusaha Tionghoa Tumbuhkan Ekonomi Baru di Jateng 

  18 October 2025  |   18:15:00  |   dibaca : 922 
Kategori :
Bagikan :

Gubernur Ajak Pengusaha Tionghoa Tumbuhkan Ekonomi Baru di Jateng 

18 October 2025 | 18:15:00 | dibaca : 922
Kategori :
Bagikan :

Foto : Gholib (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Gubernur Ajak Pengusaha Tionghoa Tumbuhkan Ekonomi Baru di Jateng 
Gubernur Ajak Pengusaha Tionghoa Tumbuhkan Ekonomi Baru di Jateng 
Gubernur Ajak Pengusaha Tionghoa Tumbuhkan Ekonomi Baru di Jateng 
Gubernur Ajak Pengusaha Tionghoa Tumbuhkan Ekonomi Baru di Jateng 
Gubernur Ajak Pengusaha Tionghoa Tumbuhkan Ekonomi Baru di Jateng 

Foto : Gholib (Humas Jateng)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta para pengusaha Tionghoa yang tergabung dalam Persatuan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jateng, untuk berperan aktif menumbuhkan perekonomian baru di provinsi ini. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Perpit Jawa Tengah Periode 2025-2030 di PO Hotel Semarang, pada Sabtu, 18 Oktober 2025 malam. Turut hadir dalam acara tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng, serta stakeholder terkait.

"Saya yakin dan percaya, dengan adanya pengurus baru ini, nanti mampu menumbuhkembangkan ekonomi baru, tidak hanya di Kota Semarang, tetapi juga seluruh Provinsi Jawa Tengah," ucap Gubernur dalam sambutannya.

Menurutnya, saat ini Jawa Tengah menjadi episentrum pembangunan nasional, sekaligus menjadi magnet investasi bagi para investor. 

Berdasarkan data, realisasi investasi di Jateng hingga kuartal III tahun 2025 sudah mencapai Rp57 triliun. Sebanyak 65% investasi didominasi oleh penanaman modal asing (PMA), sedangkan sisanya berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN).

"Perpit hari ini harus ikut mewarnai pembangunan di Jawa Tengah. Perpit harus menjawab tantangan untuk mengalahkan investasi dari luar negeri," tegasnya.

Ia mengungkapkan, Jateng memiliki daya tarik tersendiri bagi para investor, di antaranya tenaga kerja yang kompetitif, jaminan keamanan dan ketertiban dalam berinvestasi, tidak adanya praktik premanisme, kemudahan perizinan, serta keunggulan lainnya. 

Tak hanya itu, Gubernur juga mendorong industri padat karya di provinsi ini terus dikembangkan guna menyerap lebih banyak tenaga kerja.   

Tokoh Perpit Jawa Tengah, Iwan Santoso, menyampaikan bahwa Perpit memiliki visi dan misi untuk memperkuat kerja sama antara dunia usaha dengan pemerintah. Organisasi ini juga berperan sebagai jembatan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dengan Tionghoa.

"Kami harap dengan kepemimpinan yang baru akan dapat bekerja sama lebih baik dan maksimal, kemudian mampu memberikan kontribusi pada perekonomian di Jawa Tengah dan Indonesia," ujarnya. 

Sementara itu, saat audiensi beberapa hari sebelumnya, Ketua Perpit Jawa Tengah 2025-2030, Siek Siang Yung yang akrab disapa Ayung, mengapresiasi langkah Gubernur yang telah memberikan kemudahan dalam perizinan dan investasi di Jawa Tengah. Ia berharap, hal ini terus berlanjut sehingga iklim investasi di Jateng bisa semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

"Jawa Tengah memiliki iklim usaha yang bagus. Perizinan bagus (dan) mudah. Ini bentuk dukungan Gubernur kepada para pengusaha. Kami berharap bisa lebih bagus lagi," ucapnya.


Bagikan :

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta para pengusaha Tionghoa yang tergabung dalam Persatuan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) Jateng, untuk berperan aktif menumbuhkan perekonomian baru di provinsi ini. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Perpit Jawa Tengah Periode 2025-2030 di PO Hotel Semarang, pada Sabtu, 18 Oktober 2025 malam. Turut hadir dalam acara tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng, serta stakeholder terkait.

"Saya yakin dan percaya, dengan adanya pengurus baru ini, nanti mampu menumbuhkembangkan ekonomi baru, tidak hanya di Kota Semarang, tetapi juga seluruh Provinsi Jawa Tengah," ucap Gubernur dalam sambutannya.

Menurutnya, saat ini Jawa Tengah menjadi episentrum pembangunan nasional, sekaligus menjadi magnet investasi bagi para investor. 

Berdasarkan data, realisasi investasi di Jateng hingga kuartal III tahun 2025 sudah mencapai Rp57 triliun. Sebanyak 65% investasi didominasi oleh penanaman modal asing (PMA), sedangkan sisanya berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN).

"Perpit hari ini harus ikut mewarnai pembangunan di Jawa Tengah. Perpit harus menjawab tantangan untuk mengalahkan investasi dari luar negeri," tegasnya.

Ia mengungkapkan, Jateng memiliki daya tarik tersendiri bagi para investor, di antaranya tenaga kerja yang kompetitif, jaminan keamanan dan ketertiban dalam berinvestasi, tidak adanya praktik premanisme, kemudahan perizinan, serta keunggulan lainnya. 

Tak hanya itu, Gubernur juga mendorong industri padat karya di provinsi ini terus dikembangkan guna menyerap lebih banyak tenaga kerja.   

Tokoh Perpit Jawa Tengah, Iwan Santoso, menyampaikan bahwa Perpit memiliki visi dan misi untuk memperkuat kerja sama antara dunia usaha dengan pemerintah. Organisasi ini juga berperan sebagai jembatan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dengan Tionghoa.

"Kami harap dengan kepemimpinan yang baru akan dapat bekerja sama lebih baik dan maksimal, kemudian mampu memberikan kontribusi pada perekonomian di Jawa Tengah dan Indonesia," ujarnya. 

Sementara itu, saat audiensi beberapa hari sebelumnya, Ketua Perpit Jawa Tengah 2025-2030, Siek Siang Yung yang akrab disapa Ayung, mengapresiasi langkah Gubernur yang telah memberikan kemudahan dalam perizinan dan investasi di Jawa Tengah. Ia berharap, hal ini terus berlanjut sehingga iklim investasi di Jateng bisa semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

"Jawa Tengah memiliki iklim usaha yang bagus. Perizinan bagus (dan) mudah. Ini bentuk dukungan Gubernur kepada para pengusaha. Kami berharap bisa lebih bagus lagi," ucapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu