Follow Us :              

Wagub Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Pertanian Produktif

  02 December 2025  |   13:00:00  |   dibaca : 342 
Kategori :
Bagikan :


Wagub Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Pertanian Produktif

02 December 2025 | 13:00:00 | dibaca : 342
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin meminta dilakukan pendataan lahan-lahan tidur di wilayahnya, supaya dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif. 

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan, mengingat Jawa Tengah selama ini menjadi salah satu penumpu pangan nasional. 

"Di Jawa Tengah masih ada lahan-lahan sawah yang sudah beberapa tahun tidak bisa dikembangkan atau tidak bisa digarap," kata Wagub saat menghadiri kegiatan Indonesia Punya Kamu  di Kampus Universitas Diponegoro, Semarang  Selasa, 2 Desember 2025.

Wagub menegaskan, perlu dilakukan normalisasi kembali lahan-lahan tidur agar dapat kembali berfungsi. Ia mengatakan, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi, agar pasokan air bagi lahan pertanian bisa lebih optimal.  
 
Dalam kesempatan itu, Wagub juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian. Ia menilai, peran petani muda sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di Jawa Tengah.

Sementara itu,  Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono mengungkapkan, bahwa di Indonesia masih terdapat sekitar 6 juta hektar lahan rawa, yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi lahan melalui program cetak sawah.

"Namun (proses) cetak sawah (juga) perlu waktu. Karena di rawa, airnya bersifat asam. Jadi harus dinetralisir dulu," katanya.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin meminta dilakukan pendataan lahan-lahan tidur di wilayahnya, supaya dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian produktif. 

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan, mengingat Jawa Tengah selama ini menjadi salah satu penumpu pangan nasional. 

"Di Jawa Tengah masih ada lahan-lahan sawah yang sudah beberapa tahun tidak bisa dikembangkan atau tidak bisa digarap," kata Wagub saat menghadiri kegiatan Indonesia Punya Kamu  di Kampus Universitas Diponegoro, Semarang  Selasa, 2 Desember 2025.

Wagub menegaskan, perlu dilakukan normalisasi kembali lahan-lahan tidur agar dapat kembali berfungsi. Ia mengatakan, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi, agar pasokan air bagi lahan pertanian bisa lebih optimal.  
 
Dalam kesempatan itu, Wagub juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian. Ia menilai, peran petani muda sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di Jawa Tengah.

Sementara itu,  Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono mengungkapkan, bahwa di Indonesia masih terdapat sekitar 6 juta hektar lahan rawa, yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi lahan melalui program cetak sawah.

"Namun (proses) cetak sawah (juga) perlu waktu. Karena di rawa, airnya bersifat asam. Jadi harus dinetralisir dulu," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu