Follow Us :              

Cek Lokasi Bencana, Gubernur Upayakan Percepatan Penanganan Banjir di Solo Raya

  15 April 2026  |   12:30:00  |   dibaca : 177 
Kategori :
Bagikan :


Cek Lokasi Bencana, Gubernur Upayakan Percepatan Penanganan Banjir di Solo Raya

15 April 2026 | 12:30:00 | dibaca : 177
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

KARANGANYAR – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban banjir di daerah Solo Raya. Hal ini sebagai bentuk respons tanggap darurat terhadap masyarakat terdampak bencana.

Selain mengirim bantuan, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., juga meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada Rabu, 15 April 2016. 

Tinjauan dilakukan untuk memastikan bahwa penanganan banjir di wilayah Solo Raya sudah dilakukan. Saat mengunjungi lokasi banjir di Karanganyar, Gubernur didampingi oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dan Wakil Bupati Karanganyar, Ade Eliana, berjalan kaki menyusuri pematang untuk sampai ke permukiman warga.  

Dalam kesempatan itu, Gubernur berdialog dengan warga sekitar serta melakukan koordinasi dengan Bupati Karanganyar terkait penanganan jangka pendek bencana banjir.

“Tetap semangat nggih. Ini saya sama Pak Bupati dan Wakil Bupati. Kita tinjau bareng-bareng. Semoga genangan airnya segera surut,” ucapnya saat berbincang dengan warga. 

Ia juga menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanganan jangka panjang di sepanjang daerah aliran sungai Bengawan Solo. Saat ini, langkah sementara yang diupayakan adalah pemasangan parapet.

"Kalau bicara kewenangan, ini adalah wewenang BBWS, tetapi saya sudah koordinasi dengan Bupati. Kita bisa mengajukan untuk parapet sepanjang 200 meter. Untuk air sudah mulai surut," jelasnya.

Sejalan dengan itu, Gubernur juga menegaskan bahwa dinas-dinas terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah diterjunkan ke lokasi, mulai dari Dinas Sosial, BPBD, hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

"Dinas kita sudah berjalan. (Kebutuhan masyarakat terdampak) masih terus didata," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menyampaikan, bantuan yang disalurkan ke Karanganyar bertujuan untuk menunjang kebutuhan para korban selama masa penanganan bencana. Hal itu dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari Gubernur.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir, agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” ujarnya. 

Bantuan yang disalurkan, meliputi makanan siap saji sebanyak 100 paket senilai Rp7.603.500; lauk pauk siap saji 100 paket senilai Rp3.979.300; tenda keluarga 3 unit senilai Rp18.301.680; kasur 30 lembar senilai Rp12.121.200; tenda gulung 30 lembar senilai Rp7.009.650; selimut 50 lembar senilai Rp4.884.950; family kit 40 paket senilai Rp16.632.240; serta kids wear 24 paket senilai Rp11.304.000. Total nilai bantuan yang diberikan mencapai Rp81.836.520.

“Kami pastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat terdampak. Semua kebutuhan darurat tercukupi,” ucap Ka Dinsos Jateng.

Ia menyampaikan, Pemprov Jateng memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap menambah bantuan apabila diperlukan, seiring dengan dilakukannya upaya pemulihan bagi warga terdampak banjir.

“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, dengan kondisi di lokasi bencana,” tandasnya.


Bagikan :

KARANGANYAR – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban banjir di daerah Solo Raya. Hal ini sebagai bentuk respons tanggap darurat terhadap masyarakat terdampak bencana.

Selain mengirim bantuan, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., juga meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada Rabu, 15 April 2016. 

Tinjauan dilakukan untuk memastikan bahwa penanganan banjir di wilayah Solo Raya sudah dilakukan. Saat mengunjungi lokasi banjir di Karanganyar, Gubernur didampingi oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dan Wakil Bupati Karanganyar, Ade Eliana, berjalan kaki menyusuri pematang untuk sampai ke permukiman warga.  

Dalam kesempatan itu, Gubernur berdialog dengan warga sekitar serta melakukan koordinasi dengan Bupati Karanganyar terkait penanganan jangka pendek bencana banjir.

“Tetap semangat nggih. Ini saya sama Pak Bupati dan Wakil Bupati. Kita tinjau bareng-bareng. Semoga genangan airnya segera surut,” ucapnya saat berbincang dengan warga. 

Ia juga menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanganan jangka panjang di sepanjang daerah aliran sungai Bengawan Solo. Saat ini, langkah sementara yang diupayakan adalah pemasangan parapet.

"Kalau bicara kewenangan, ini adalah wewenang BBWS, tetapi saya sudah koordinasi dengan Bupati. Kita bisa mengajukan untuk parapet sepanjang 200 meter. Untuk air sudah mulai surut," jelasnya.

Sejalan dengan itu, Gubernur juga menegaskan bahwa dinas-dinas terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah diterjunkan ke lokasi, mulai dari Dinas Sosial, BPBD, hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

"Dinas kita sudah berjalan. (Kebutuhan masyarakat terdampak) masih terus didata," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menyampaikan, bantuan yang disalurkan ke Karanganyar bertujuan untuk menunjang kebutuhan para korban selama masa penanganan bencana. Hal itu dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari Gubernur.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir, agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” ujarnya. 

Bantuan yang disalurkan, meliputi makanan siap saji sebanyak 100 paket senilai Rp7.603.500; lauk pauk siap saji 100 paket senilai Rp3.979.300; tenda keluarga 3 unit senilai Rp18.301.680; kasur 30 lembar senilai Rp12.121.200; tenda gulung 30 lembar senilai Rp7.009.650; selimut 50 lembar senilai Rp4.884.950; family kit 40 paket senilai Rp16.632.240; serta kids wear 24 paket senilai Rp11.304.000. Total nilai bantuan yang diberikan mencapai Rp81.836.520.

“Kami pastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat terdampak. Semua kebutuhan darurat tercukupi,” ucap Ka Dinsos Jateng.

Ia menyampaikan, Pemprov Jateng memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap menambah bantuan apabila diperlukan, seiring dengan dilakukannya upaya pemulihan bagi warga terdampak banjir.

“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, dengan kondisi di lokasi bencana,” tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu