Follow Us :              

Rayakan Iduladha di Huntara Tegal, Gubernur Pastikan Lahan Huntap Mulai Disiapkan

  27 May 2026  |   07:30:00  |   dibaca : 32 
Kategori :
Bagikan :


Rayakan Iduladha di Huntara Tegal, Gubernur Pastikan Lahan Huntap Mulai Disiapkan

27 May 2026 | 07:30:00 | dibaca : 32
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Adit (Humas Jateng)

KAB TEGAL – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., membersamai warga penghuni hunian sementara (huntara) di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal dalam momentum Iduladha 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Selain menyerahkan sapi kurban, dalam kunjungan itu Gubernur juga memastikan para warga penghuni huntara mendapatkan fasilitas yang layak, hingga mereka nantinya mendapatkan hunian tetap (huntap). 

Tak hanya itu, ia juga sempat membagikan alat tulis dan mainan kepada anak-anak di lokasi huntara, serta melayani warga yang meminta foto bersama.

"Kami lakukan pengecekan huntara untuk memastikan bahwa tidak ada komplain dari masyarakat,” ucap Gubernur.  

Sebagai informasi, huntara tersebut diisi oleh warga terdampak bencana tanah gerak Desa Padasari pada Februari 2026. Bencana itu menyebabkan kerusakan pada 900 unit rumah warga. Hingga kini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan pemerintah pusat telah melakukan berbagai upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi huntara berupa rumah modular.

Huntara didirikan di atas lahan bengkok Desa Capar seluas 47 ribu meter persegi. Pada tahap I, sudah selesai dibangun sebanyak 456 unit huntara yang dilengkapi fasilitas listrik, air bersih, masjid, fasilitas olahraga/lapangan, balai warga, pos kesehatan, taman bermain anak, tempat pembuangan sampah, toilet umum, serta toilet dan dapur tiap modul.

"Nanti kekurangannya akan ditambah, Bupati Tegal sudah menyiapkan lahan. Artinya ini negara hadir dalam (upaya penanganan) bencana alam. Terima kasih kepada Bupati Tegal dan pemerintah pusat yang telah memitigasi bencana di wilayah kita ini," ucap Gubernur.

Saat bertemu para warga, ia juga menyinggung terkait hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak. Saat ini, prosesnya masih dalam tahap penyiapan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal.

"Huntap nanti setelah huntara, lagi disiapkan lahannya. Kalau sudah huntap itu kan hak milik rumah dan tanah jadi punya warga," jelasnya.

Seorang penghuni huntara, Wasitoh, sempat terkejut saat Gubernur tiba-tiba berdiri di depan pintu rumah blok H5.1 yang ia tinggali. Kemudian, keduanya berbincang terkait kondisi dan fasilitas tempat tinggal sementara itu.

Selain untuk tempat tinggal, Wasitoh juga berjualan di lokasi tersebut. Ia berterima kasih, karena sudah diberikan tempat tinggal sementara yang layak dengan fasilitas lengkap.

"Bersyukur sekali. Terima kasih kepada pemerintah, bersyukur sudah diberikan semua fasilitas ini. Senang juga bisa bertemu Pak Gubernur," ujarnya.

Wasitoh berharap, ke depan fasilitas yang diberikan pemerintah bisa semakin baik, terutama terkait hunian tetap yang akan ia tinggali bersama suaminya.


Bagikan :

KAB TEGAL – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., membersamai warga penghuni hunian sementara (huntara) di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal dalam momentum Iduladha 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Selain menyerahkan sapi kurban, dalam kunjungan itu Gubernur juga memastikan para warga penghuni huntara mendapatkan fasilitas yang layak, hingga mereka nantinya mendapatkan hunian tetap (huntap). 

Tak hanya itu, ia juga sempat membagikan alat tulis dan mainan kepada anak-anak di lokasi huntara, serta melayani warga yang meminta foto bersama.

"Kami lakukan pengecekan huntara untuk memastikan bahwa tidak ada komplain dari masyarakat,” ucap Gubernur.  

Sebagai informasi, huntara tersebut diisi oleh warga terdampak bencana tanah gerak Desa Padasari pada Februari 2026. Bencana itu menyebabkan kerusakan pada 900 unit rumah warga. Hingga kini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan pemerintah pusat telah melakukan berbagai upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi huntara berupa rumah modular.

Huntara didirikan di atas lahan bengkok Desa Capar seluas 47 ribu meter persegi. Pada tahap I, sudah selesai dibangun sebanyak 456 unit huntara yang dilengkapi fasilitas listrik, air bersih, masjid, fasilitas olahraga/lapangan, balai warga, pos kesehatan, taman bermain anak, tempat pembuangan sampah, toilet umum, serta toilet dan dapur tiap modul.

"Nanti kekurangannya akan ditambah, Bupati Tegal sudah menyiapkan lahan. Artinya ini negara hadir dalam (upaya penanganan) bencana alam. Terima kasih kepada Bupati Tegal dan pemerintah pusat yang telah memitigasi bencana di wilayah kita ini," ucap Gubernur.

Saat bertemu para warga, ia juga menyinggung terkait hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak. Saat ini, prosesnya masih dalam tahap penyiapan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal.

"Huntap nanti setelah huntara, lagi disiapkan lahannya. Kalau sudah huntap itu kan hak milik rumah dan tanah jadi punya warga," jelasnya.

Seorang penghuni huntara, Wasitoh, sempat terkejut saat Gubernur tiba-tiba berdiri di depan pintu rumah blok H5.1 yang ia tinggali. Kemudian, keduanya berbincang terkait kondisi dan fasilitas tempat tinggal sementara itu.

Selain untuk tempat tinggal, Wasitoh juga berjualan di lokasi tersebut. Ia berterima kasih, karena sudah diberikan tempat tinggal sementara yang layak dengan fasilitas lengkap.

"Bersyukur sekali. Terima kasih kepada pemerintah, bersyukur sudah diberikan semua fasilitas ini. Senang juga bisa bertemu Pak Gubernur," ujarnya.

Wasitoh berharap, ke depan fasilitas yang diberikan pemerintah bisa semakin baik, terutama terkait hunian tetap yang akan ia tinggali bersama suaminya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu