Follow Us :              

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Gubernur Siapkan Anggaran dan Segera Rehabilitasi Tanggul

  23 June 2026  |   12:00:00  |   dibaca : 239 
Kategori :
Bagikan :

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Gubernur Siapkan Anggaran dan Segera Rehabilitasi Tanggul

23 June 2026 | 12:00:00 | dibaca : 239
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Gubernur Siapkan Anggaran dan Segera Rehabilitasi Tanggul
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Gubernur Siapkan Anggaran dan Segera Rehabilitasi Tanggul
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Gubernur Siapkan Anggaran dan Segera Rehabilitasi Tanggul
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Gubernur Siapkan Anggaran dan Segera Rehabilitasi Tanggul
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Gubernur Siapkan Anggaran dan Segera Rehabilitasi Tanggul

Foto : Fajar (Humas Jateng)

PATI — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bergerak cepat menangani rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Saat meninjau lokasi terdampak pada Selasa, 23 Juni 2026, ia memastikan langkah darurat segera dilakukan untuk melindungi permukiman warga dari genangan air laut.

"Kami sudah melakukan pengecekan, sudah kita rapatkan dan finalkan. Hari ini sudah kita ambil keputusan, bahwa yang paling utama dalam waktu dekat adalah membuat tanggul," ucapnya di lokasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyiapkan anggaran senilai Rp400 juta untuk merehabilitasi tanggul sepanjang kurang lebih 450 m di Desa Tunggulsari. Rehabilitasi ini dilakukan untuk mengantisipasi agar air rob tidak masuk ke permukiman warga.

Selain penanganan fisik, Pemprov Jateng juga menyalurkan berbagai bantuan untuk masyarakat terdampak, meliputi bantuan logistik, bahan pangan, obat-obatan, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan dasar lainnya, dengan total nilai mencapai Rp316 juta.

"Kepala desa tolong pastikan bantuan ini tepat sasaran. Segera bagikan kepada masyarakat," ucap Gubernur saat memberikan arahan dalam rapat terbatas.

Ia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BPBD Provinsi Jateng untuk terus melakukan pendampingan. Saat ini, Dinas Kesehatan sudah menerjunkan tim untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. Dinas pendidikan diminta untuk mendata sekolah dan siswa yang terdampak untuk diberikan bantuan.

Sementara itu, penanganan jangka menengah dan jangka panjang akan dilakukan secara menyeluruh oleh Pemprov Jateng, Pemerintah Kabupaten Pati, dan instansi terkait lainnya. Tak hanya itu, Pemprov juga akan meminta dukungan dari pemerintah pusat dalam mengembangkan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove serta mengkaji pembangunan tanggul permanen dan breakwater (pemecah gelombang/ombak).

"Nanti kita rapatkan kembali untuk mengambil langkah yang lebih komprehensif," ucap Gubernur.

Dalam kunjungan itu, Gubernur disambut dengan pelukan dan tangis haru dari warga sekitar. Seorang warga bernama Sugiono tiba-tiba menghampiri dan memeluknya, sembari menyampaikan harapan dan terima kasih karena ia telah datang untuk memastikan kondisi warga Tunggulsari. 

Sugiono berharap, tanggul yang jebol segera diperbaiki agar air rob tidak menggenangi rumah warga.

"Semoga dengan kunjungan Pak Gubernur dan bantuannya, bermanfaat bagi warga kami. Bantuannya ada sembako, kasur, macam-macam kebutuhan rumah tangga. Semua sudah terlaksana, tinggal bagi," ujarnya.

Warga lainnya, Jumiah, juga menyampaikan hal yang sama. Ia merupakan pemilik rumah yang sempat dicek kondisinya oleh Gubernur. Saat bertemu, ia menceritakan kondisi rumahnya yang sempat terendam air setinggi sekitar 50 cm.

"Kemarin airnya lumayan tinggi. Terima kasih Pak Gubernur sudah mau berkunjung dan menengok kami," ujarnya.


Bagikan :

PATI — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., bergerak cepat menangani rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Saat meninjau lokasi terdampak pada Selasa, 23 Juni 2026, ia memastikan langkah darurat segera dilakukan untuk melindungi permukiman warga dari genangan air laut.

"Kami sudah melakukan pengecekan, sudah kita rapatkan dan finalkan. Hari ini sudah kita ambil keputusan, bahwa yang paling utama dalam waktu dekat adalah membuat tanggul," ucapnya di lokasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyiapkan anggaran senilai Rp400 juta untuk merehabilitasi tanggul sepanjang kurang lebih 450 m di Desa Tunggulsari. Rehabilitasi ini dilakukan untuk mengantisipasi agar air rob tidak masuk ke permukiman warga.

Selain penanganan fisik, Pemprov Jateng juga menyalurkan berbagai bantuan untuk masyarakat terdampak, meliputi bantuan logistik, bahan pangan, obat-obatan, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan dasar lainnya, dengan total nilai mencapai Rp316 juta.

"Kepala desa tolong pastikan bantuan ini tepat sasaran. Segera bagikan kepada masyarakat," ucap Gubernur saat memberikan arahan dalam rapat terbatas.

Ia juga menginstruksikan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan BPBD Provinsi Jateng untuk terus melakukan pendampingan. Saat ini, Dinas Kesehatan sudah menerjunkan tim untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat. Dinas pendidikan diminta untuk mendata sekolah dan siswa yang terdampak untuk diberikan bantuan.

Sementara itu, penanganan jangka menengah dan jangka panjang akan dilakukan secara menyeluruh oleh Pemprov Jateng, Pemerintah Kabupaten Pati, dan instansi terkait lainnya. Tak hanya itu, Pemprov juga akan meminta dukungan dari pemerintah pusat dalam mengembangkan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove serta mengkaji pembangunan tanggul permanen dan breakwater (pemecah gelombang/ombak).

"Nanti kita rapatkan kembali untuk mengambil langkah yang lebih komprehensif," ucap Gubernur.

Dalam kunjungan itu, Gubernur disambut dengan pelukan dan tangis haru dari warga sekitar. Seorang warga bernama Sugiono tiba-tiba menghampiri dan memeluknya, sembari menyampaikan harapan dan terima kasih karena ia telah datang untuk memastikan kondisi warga Tunggulsari. 

Sugiono berharap, tanggul yang jebol segera diperbaiki agar air rob tidak menggenangi rumah warga.

"Semoga dengan kunjungan Pak Gubernur dan bantuannya, bermanfaat bagi warga kami. Bantuannya ada sembako, kasur, macam-macam kebutuhan rumah tangga. Semua sudah terlaksana, tinggal bagi," ujarnya.

Warga lainnya, Jumiah, juga menyampaikan hal yang sama. Ia merupakan pemilik rumah yang sempat dicek kondisinya oleh Gubernur. Saat bertemu, ia menceritakan kondisi rumahnya yang sempat terendam air setinggi sekitar 50 cm.

"Kemarin airnya lumayan tinggi. Terima kasih Pak Gubernur sudah mau berkunjung dan menengok kami," ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu