Follow Us :              

Terbuka untuk Masyarakat, Pembukaan MTQ Nasional Dimeriahkan Tarian Kolosal dan Pemecahan Rekor MURI

  11 September 2026  |   18:30:00  |   dibaca : 160 
Kategori :
Bagikan :

Terbuka untuk Masyarakat, Pembukaan MTQ Nasional Dimeriahkan Tarian Kolosal dan Pemecahan Rekor MURI

11 September 2026 | 18:30:00 | dibaca : 160
Kategori :
Bagikan :

Foto : Tim Humas (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Terbuka untuk Masyarakat, Pembukaan MTQ Nasional Dimeriahkan Tarian Kolosal dan Pemecahan Rekor MURI
Terbuka untuk Masyarakat, Pembukaan MTQ Nasional Dimeriahkan Tarian Kolosal dan Pemecahan Rekor MURI
Terbuka untuk Masyarakat, Pembukaan MTQ Nasional Dimeriahkan Tarian Kolosal dan Pemecahan Rekor MURI
Terbuka untuk Masyarakat, Pembukaan MTQ Nasional Dimeriahkan Tarian Kolosal dan Pemecahan Rekor MURI
Terbuka untuk Masyarakat, Pembukaan MTQ Nasional Dimeriahkan Tarian Kolosal dan Pemecahan Rekor MURI

Foto : Tim Humas (Humas Jateng)

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mempersilakan masyarakat untuk hadir dan menyaksikan acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Simpanglima, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu malam, 12 September 2026.

Sebab, perhelatan itu akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, mulai dari menyanyikan Mars MTQ yang melibatkan 25 ribu orang secara langsung, tarian kolosal, hingga penampilan penyanyi Opick. Acara itu juga akan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).  

Oleh karena itu, Wagub menyatakan, masyarakat umum juga dipersilakan hadir langsung di Kawasan Simpanglima, Kota Semarang untuk menyaksikan acara tersebut. 

“Masyarakat bisa menikmati (pembukaan MTQ), di situ ada tarian kolosal, lalu ada Mars MTQ yang memecahkan rekor MURI," ucapnya di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang pada Jumat, 11 September 2026. 

Ia menjelaskan, sebelumnya pembukaan MTQ dirancang dengan pengaturan secara protokoler. Namun, setelah dilakukan koordinasi, panitia membuka akses bagi masyarakat umum untuk ikut menyaksikan acara tersebut.

"Monggo (silakan) masyarakat, saya minta datang saja enggak masalah. Kita sudah menyiapkan tempat-tempatnya yang ada di Simpanglima, mereka bisa langsung menikmati acara pembukaan MTQ," ucap Wagub.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab, mengatakan selain peserta yang hadir secara langsung, aksi tersebut juga ditargetkan melibatkan sekitar 180 ribu orang secara daring melalui Zoom.

"Rekor MURI terkait lagu Mars MTQ yang insyaallah akan dihadirkan secara offline sebanyak 25.000 orang, adapun yang 180 ribu orang itu melalui Zoom dari masyarakat, sekolah, dan lain sebagainya," ucapnya. 

Ia mengungkapkan, bahwa Jawa Tengah sebagai tuan rumah sudah siap menyelenggarakan MTQ Nasional XXXI. Seluruh petugas, kafilah, dan lokasi perlombaan telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran acara.

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak masyarakat Jawa Tengah menjadi tuan rumah yang ramah dan memuliakan para tamu yang hadir dalam penyelenggaraan MTQ Nasional di Jateng.

Rencananya, pembukaan acara tersebut juga akan dihadiri 17 Gubernur dari berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, menurut Sekda, keramahan masyarakat menjadi bagian penting dari mencapai kesuksesan Jateng sebagai tuan rumah.

Ia mengatakan, ribuan orang dari berbagai daerah akan meramaikan acara ini. Maka dari itu, ajang ini menjadi kesempatan bagi Jawa Tengah untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperkenalkan keramahan masyarakat kepada para tamu.

Sekda secara khusus meminta panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertugas sebagai liaison officer (LO) memberikan pelayanan secara optimal kepada para kafilah.

"Saya selalu menekankan bahwa kita menjadi tuan rumah, tentu saja menjadi tuan rumah yang baik. Bagaimana kita memuliakan tamu," ujarnya.

Ia berharap, pelayanan yang diberikan dengan ketulusan dapat meninggalkan kesan mendalam bagi para kafilah dari provinsi lain selama berada di Jawa Tengah.

Kesan positif tersebut diharapkan membuat para tamu semakin mencintai Jateng dan menceritakan pengalaman mereka kepada keluarga maupun teman di daerah asal. Dengan begitu, mereka bisa kembali ke Jateng dengan mengajak saudara-saudara atau teman-temannya. 

Menurut Sekda, hal tersebut pada akhirnya dapat memberikan dampak lanjutan terhadap sektor pariwisata Jawa Tengah melalui peningkatan kunjungan wisatawan.


Bagikan :

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mempersilakan masyarakat untuk hadir dan menyaksikan acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Simpanglima, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu malam, 12 September 2026.

Sebab, perhelatan itu akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, mulai dari menyanyikan Mars MTQ yang melibatkan 25 ribu orang secara langsung, tarian kolosal, hingga penampilan penyanyi Opick. Acara itu juga akan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).  

Oleh karena itu, Wagub menyatakan, masyarakat umum juga dipersilakan hadir langsung di Kawasan Simpanglima, Kota Semarang untuk menyaksikan acara tersebut. 

“Masyarakat bisa menikmati (pembukaan MTQ), di situ ada tarian kolosal, lalu ada Mars MTQ yang memecahkan rekor MURI," ucapnya di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang pada Jumat, 11 September 2026. 

Ia menjelaskan, sebelumnya pembukaan MTQ dirancang dengan pengaturan secara protokoler. Namun, setelah dilakukan koordinasi, panitia membuka akses bagi masyarakat umum untuk ikut menyaksikan acara tersebut.

"Monggo (silakan) masyarakat, saya minta datang saja enggak masalah. Kita sudah menyiapkan tempat-tempatnya yang ada di Simpanglima, mereka bisa langsung menikmati acara pembukaan MTQ," ucap Wagub.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab, mengatakan selain peserta yang hadir secara langsung, aksi tersebut juga ditargetkan melibatkan sekitar 180 ribu orang secara daring melalui Zoom.

"Rekor MURI terkait lagu Mars MTQ yang insyaallah akan dihadirkan secara offline sebanyak 25.000 orang, adapun yang 180 ribu orang itu melalui Zoom dari masyarakat, sekolah, dan lain sebagainya," ucapnya. 

Ia mengungkapkan, bahwa Jawa Tengah sebagai tuan rumah sudah siap menyelenggarakan MTQ Nasional XXXI. Seluruh petugas, kafilah, dan lokasi perlombaan telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran acara.

Ditemui secara terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak masyarakat Jawa Tengah menjadi tuan rumah yang ramah dan memuliakan para tamu yang hadir dalam penyelenggaraan MTQ Nasional di Jateng.

Rencananya, pembukaan acara tersebut juga akan dihadiri 17 Gubernur dari berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, menurut Sekda, keramahan masyarakat menjadi bagian penting dari mencapai kesuksesan Jateng sebagai tuan rumah.

Ia mengatakan, ribuan orang dari berbagai daerah akan meramaikan acara ini. Maka dari itu, ajang ini menjadi kesempatan bagi Jawa Tengah untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperkenalkan keramahan masyarakat kepada para tamu.

Sekda secara khusus meminta panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertugas sebagai liaison officer (LO) memberikan pelayanan secara optimal kepada para kafilah.

"Saya selalu menekankan bahwa kita menjadi tuan rumah, tentu saja menjadi tuan rumah yang baik. Bagaimana kita memuliakan tamu," ujarnya.

Ia berharap, pelayanan yang diberikan dengan ketulusan dapat meninggalkan kesan mendalam bagi para kafilah dari provinsi lain selama berada di Jawa Tengah.

Kesan positif tersebut diharapkan membuat para tamu semakin mencintai Jateng dan menceritakan pengalaman mereka kepada keluarga maupun teman di daerah asal. Dengan begitu, mereka bisa kembali ke Jateng dengan mengajak saudara-saudara atau teman-temannya. 

Menurut Sekda, hal tersebut pada akhirnya dapat memberikan dampak lanjutan terhadap sektor pariwisata Jawa Tengah melalui peningkatan kunjungan wisatawan.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu