Follow Us :              

Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur: Membangun Jawa Tengah Harus dengan Kebersamaan

  22 August 2026  |   20:00:00  |   dibaca : 240 
Kategori :
Bagikan :

Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur: Membangun Jawa Tengah Harus dengan Kebersamaan

22 August 2026 | 20:00:00 | dibaca : 240
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur: Membangun Jawa Tengah Harus dengan Kebersamaan
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur: Membangun Jawa Tengah Harus dengan Kebersamaan
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur: Membangun Jawa Tengah Harus dengan Kebersamaan
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur: Membangun Jawa Tengah Harus dengan Kebersamaan
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur: Membangun Jawa Tengah Harus dengan Kebersamaan

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., kembali menyerukan pentingnya mempererat tali kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri gelaran Harmony of Java 2026 dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. 

Gubernur menegaskan, keberhasilan membangun Jawa Tengah tidak bisa bertumpu pada pemerintah semata, tetapi butuh semangat gotong royong dari berbagai pihak.

 "Membangun Provinsi Jawa Tengah ini harus mempunyai asas kebersamaan. Provinsi Jawa Tengah maju bukan berarti dari gubernur, bupati, atau wali kota, melainkan dari seluruh komponen masyarakat yang bahu-membahu jadi satu,” ucapnya. 

Maka dari itu, "Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji" menjadi tema yang diangkat dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Hal ini menggambarkan semangat persatuan untuk bergerak bersama dalam membangun daerah. 

"Pesan saya, di ulang tahun yang ke-81 ini, mari kita rekatkan persatuan dan kesatuan. Kita singkirkan ego sektoral," jelasnya yang hadir bersama Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno.

Menandai Hari Jadi ke-81, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah semester I-2026 mencapai 5,80%. Kemudian, angka kemiskinan turun dari 9,48% menjadi 9,21%, artinya sekitar 3,37 juta masyarakat sudah tuntas dari kemiskinan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Jateng kembali berdoa untuk saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah bencana alam, di antaranya di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Aceh, dan berbagai daerah lainnya. Doa tersebut sebagai bentuk empati dan kepedulian sesama bangsa Indonesia.

"Malam hari ini kita doakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Semoga dikuatkan, semoga ditabahkan, dan segera _recovery_ (pulih)," katanya seraya memimpin doa bersama.

Malam Puncak Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, Harmony of Java dimeriahkan oleh KLa Project, Pertelon Koplo, dan Good Morning Everyone (GME), juga ada Saleho yang tampil lebih dulu pada Sabtu sore, 22 Agustus 2026.

"Terima kasih sudah mengundang kami tampil di sini. Mari bersama-sama kita merayakan Indonesia. Semoga kita semua sejahtera dan semangat penuh cinta. Semoga saudara kita di NTT segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujar Katon Bagaskara di tengah-tengah penampilan KLa Project.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., kembali menyerukan pentingnya mempererat tali kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri gelaran Harmony of Java 2026 dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. 

Gubernur menegaskan, keberhasilan membangun Jawa Tengah tidak bisa bertumpu pada pemerintah semata, tetapi butuh semangat gotong royong dari berbagai pihak.

 "Membangun Provinsi Jawa Tengah ini harus mempunyai asas kebersamaan. Provinsi Jawa Tengah maju bukan berarti dari gubernur, bupati, atau wali kota, melainkan dari seluruh komponen masyarakat yang bahu-membahu jadi satu,” ucapnya. 

Maka dari itu, "Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji" menjadi tema yang diangkat dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Hal ini menggambarkan semangat persatuan untuk bergerak bersama dalam membangun daerah. 

"Pesan saya, di ulang tahun yang ke-81 ini, mari kita rekatkan persatuan dan kesatuan. Kita singkirkan ego sektoral," jelasnya yang hadir bersama Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno.

Menandai Hari Jadi ke-81, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah semester I-2026 mencapai 5,80%. Kemudian, angka kemiskinan turun dari 9,48% menjadi 9,21%, artinya sekitar 3,37 juta masyarakat sudah tuntas dari kemiskinan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Jateng kembali berdoa untuk saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah bencana alam, di antaranya di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Aceh, dan berbagai daerah lainnya. Doa tersebut sebagai bentuk empati dan kepedulian sesama bangsa Indonesia.

"Malam hari ini kita doakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Semoga dikuatkan, semoga ditabahkan, dan segera _recovery_ (pulih)," katanya seraya memimpin doa bersama.

Malam Puncak Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, Harmony of Java dimeriahkan oleh KLa Project, Pertelon Koplo, dan Good Morning Everyone (GME), juga ada Saleho yang tampil lebih dulu pada Sabtu sore, 22 Agustus 2026.

"Terima kasih sudah mengundang kami tampil di sini. Mari bersama-sama kita merayakan Indonesia. Semoga kita semua sejahtera dan semangat penuh cinta. Semoga saudara kita di NTT segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujar Katon Bagaskara di tengah-tengah penampilan KLa Project.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu