Follow Us :              

MTQ Nasional XXXI di Jateng Buka Peluang Kolaborasi UMKM Antardaerah

  12 September 2026  |   13:00:00  |   dibaca : 182 
Kategori :
Bagikan :

MTQ Nasional XXXI di Jateng Buka Peluang Kolaborasi UMKM Antardaerah

12 September 2026 | 13:00:00 | dibaca : 182
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
MTQ Nasional XXXI di Jateng Buka Peluang Kolaborasi UMKM Antardaerah
MTQ Nasional XXXI di Jateng Buka Peluang Kolaborasi UMKM Antardaerah
MTQ Nasional XXXI di Jateng Buka Peluang Kolaborasi UMKM Antardaerah
MTQ Nasional XXXI di Jateng Buka Peluang Kolaborasi UMKM Antardaerah
MTQ Nasional XXXI di Jateng Buka Peluang Kolaborasi UMKM Antardaerah

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG – Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah tidak sekadar ajang perlombaan atau syiar keagamaan, tetapi juga wadah kolaborasi ekonomi antardaerah untuk memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu terlihat dengan adanya Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Plaza Simpanglima, Kota Semarang pada 12-19 September 2026. Pameran itu menampilkan 150 stan yang menyuguhkan berbagai produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. 

Pembukaan acara itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen pada Sabtu, 12 September 2026. 

Wagub yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah mengatakan, kehadiran perwakilan dari provinsi lain di Indonesia menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang pemasaran ke berbagai wilayah Indonesia.

"Karena kita negara yang besar, kita harus saling mengenal potensi-potensi kita. Jawa Tengah dengan provinsi yang lain memiliki potensi masing-masing, sehingga kita ingin maju bersama," katanya.

Menurutnya, momentum berkumpulnya masyarakat dari Sabang sampai Merauke di Jawa Tengah dapat dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi ekonomi antardaerah.

Wagub berharap, produk kriya dan berbagai produk unggulan UMKM Jawa Tengah tidak hanya dipasarkan di daerah sendiri, tetapi juga dapat menjadi oleh-oleh dan produk yang dipasarkan di provinsi lain.

"Siapa tahu oleh-oleh khas kriya dari Jawa Tengah bisa dipasarkan di provinsi yang lain. Begitu juga sebaliknya. Ini yang ingin kita angkat bersama-sama," ujarnya.

Harapannya, momentum tersebut memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Tengah. Terlebih, ribuan orang dari berbagai daerah diperkirakan hadir di Kota Semarang selama pelaksanaan MTQ.

Ia menyebut, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya telah membantu Pemprov Jateng menghitung potensi perputaran ekonomi selama rangkaian kegiatan tersebut. "Informasi dari BPS, perputaran uang diperkirakan antara Rp500 miliar sampai Rp1,2 triliun," katanya.

Wagub menilai, potensi tersebut menjadi peluang positif untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, ia juga sempat mengunjungi stan dari Baznas yang menyediakan jasa cukur rambut gratis. Wagub langsung meminta kepada tukang cukur untuk mencukurkan rambutnya.   

Tukang cukur dari Baznas, Abdul Basir, mengaku senang memiliki pengalaman mencukur orang nomor dua di Pemprov Jateng tersebut. 

"Sangat bahagia sekali," kata Basir yang mendapatkan keahlian cukur rambut dengan pelatihan dari Baznas Jateng itu.


Bagikan :

SEMARANG – Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah tidak sekadar ajang perlombaan atau syiar keagamaan, tetapi juga wadah kolaborasi ekonomi antardaerah untuk memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu terlihat dengan adanya Pameran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Plaza Simpanglima, Kota Semarang pada 12-19 September 2026. Pameran itu menampilkan 150 stan yang menyuguhkan berbagai produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. 

Pembukaan acara itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen pada Sabtu, 12 September 2026. 

Wagub yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah mengatakan, kehadiran perwakilan dari provinsi lain di Indonesia menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang pemasaran ke berbagai wilayah Indonesia.

"Karena kita negara yang besar, kita harus saling mengenal potensi-potensi kita. Jawa Tengah dengan provinsi yang lain memiliki potensi masing-masing, sehingga kita ingin maju bersama," katanya.

Menurutnya, momentum berkumpulnya masyarakat dari Sabang sampai Merauke di Jawa Tengah dapat dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi ekonomi antardaerah.

Wagub berharap, produk kriya dan berbagai produk unggulan UMKM Jawa Tengah tidak hanya dipasarkan di daerah sendiri, tetapi juga dapat menjadi oleh-oleh dan produk yang dipasarkan di provinsi lain.

"Siapa tahu oleh-oleh khas kriya dari Jawa Tengah bisa dipasarkan di provinsi yang lain. Begitu juga sebaliknya. Ini yang ingin kita angkat bersama-sama," ujarnya.

Harapannya, momentum tersebut memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Tengah. Terlebih, ribuan orang dari berbagai daerah diperkirakan hadir di Kota Semarang selama pelaksanaan MTQ.

Ia menyebut, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya telah membantu Pemprov Jateng menghitung potensi perputaran ekonomi selama rangkaian kegiatan tersebut. "Informasi dari BPS, perputaran uang diperkirakan antara Rp500 miliar sampai Rp1,2 triliun," katanya.

Wagub menilai, potensi tersebut menjadi peluang positif untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, ia juga sempat mengunjungi stan dari Baznas yang menyediakan jasa cukur rambut gratis. Wagub langsung meminta kepada tukang cukur untuk mencukurkan rambutnya.   

Tukang cukur dari Baznas, Abdul Basir, mengaku senang memiliki pengalaman mencukur orang nomor dua di Pemprov Jateng tersebut. 

"Sangat bahagia sekali," kata Basir yang mendapatkan keahlian cukur rambut dengan pelatihan dari Baznas Jateng itu.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu