Foto : Ebron (Humas Jateng)
Foto : Ebron (Humas Jateng)
SEMARANG - Gelaran seni budaya yang beragam dan orasi kebangsaan bertajuk Rampak Senandung Kebangsaan dengan tema "Bangga dengan Keberagaman dan Kebhinnekaan dalam Wadah NKRI" akan digelar Pemerintah Provinsi Jateng, Minggu 17 Maret 2019 di Kawasan Simpang Lima.
Saat membuka rapat koordinasi di Kantor Kesbangpol Jateng Jalan Ki Mangunsarkoro, Sekda Jateng Sri Puryono menyampaikan bahwa kegiatan itu akan dihadiri 100-an ribu orang. Karena masing-masing kabupaten kota akan mengirim 1.000 orang. Belum lagi organisasi masyarakat, kepemudaan, komunitas seni dan budaya, lintas agama, milenial, mahasiswa, siswa SMA/SMK, SMP, santri pondok pesantren, ulama, FKUB, budayawan, penyair, pengusaha dan atlet.
"Sesuai arahan Bapak Gubernur, kegiatan ini sebagai peneguhan kebangsaan dan rasa bangga sebagai bagian dari warga NKRI di dalam kebhinnekaan. Kegiatan ini nonpolitik," tuturnya, Rabu (6/2/2019).
Sri Puryono menjelaskan, menjelang Pemilu 2019 atau sebagian orang menyebut tahun politik, banyak celah yang dimanfaatkan untuk memecah persatuan kesatuan bangsa melalui ujaran kebencian, berita hoaks, palsu dan perang argumentasi saling menjelekkan satu sama lain.
Sehingga, sebagai komponen anak bangsa, Rampak Senandung Kebangsaan itu diharapkan mampu membangun kembali kesadaran diri warga meski beragam, tetap satu kesatuan NKRI yang berideologikan Pancasila.
"Kita akan undang Slank, Letto, Armada, Virzha, Nella Kharisma, Congrock, Rockstar Band, Gamelawan, Orkestra Bank Jateng dengan MC Cak Lontong, Desta serta Vincent," ujarnya.
Kegiatan itu, imbuh Sekda, akan diisi orasi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gus Muwafiq, Habib Luthfi, Romo Aloys Budi Purnomo, Wildan serta tokoh masyarakat, kepemudaan, pengusaha, budayawan, penyair dan pelukis.
"Panggung utama di Lapangan Simpang Lima, kemudian ada panggung pendukung di Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran dan Jalan Ahmad Yani. Doa bersama akan disampaikan tokoh-tokoh agama, kemudian ada pengibaran bendera merah putih berukuran besar dan pelepasan 100 ekor burung merpati," tandasnya.
(Syukron/Himawan/Humas Jateng)
Baca juga : Empat Ribu Penonton Terhipnotis 'Senandung Negeri di Atas Awan'
SEMARANG - Gelaran seni budaya yang beragam dan orasi kebangsaan bertajuk Rampak Senandung Kebangsaan dengan tema "Bangga dengan Keberagaman dan Kebhinnekaan dalam Wadah NKRI" akan digelar Pemerintah Provinsi Jateng, Minggu 17 Maret 2019 di Kawasan Simpang Lima.
Saat membuka rapat koordinasi di Kantor Kesbangpol Jateng Jalan Ki Mangunsarkoro, Sekda Jateng Sri Puryono menyampaikan bahwa kegiatan itu akan dihadiri 100-an ribu orang. Karena masing-masing kabupaten kota akan mengirim 1.000 orang. Belum lagi organisasi masyarakat, kepemudaan, komunitas seni dan budaya, lintas agama, milenial, mahasiswa, siswa SMA/SMK, SMP, santri pondok pesantren, ulama, FKUB, budayawan, penyair, pengusaha dan atlet.
"Sesuai arahan Bapak Gubernur, kegiatan ini sebagai peneguhan kebangsaan dan rasa bangga sebagai bagian dari warga NKRI di dalam kebhinnekaan. Kegiatan ini nonpolitik," tuturnya, Rabu (6/2/2019).
Sri Puryono menjelaskan, menjelang Pemilu 2019 atau sebagian orang menyebut tahun politik, banyak celah yang dimanfaatkan untuk memecah persatuan kesatuan bangsa melalui ujaran kebencian, berita hoaks, palsu dan perang argumentasi saling menjelekkan satu sama lain.
Sehingga, sebagai komponen anak bangsa, Rampak Senandung Kebangsaan itu diharapkan mampu membangun kembali kesadaran diri warga meski beragam, tetap satu kesatuan NKRI yang berideologikan Pancasila.
"Kita akan undang Slank, Letto, Armada, Virzha, Nella Kharisma, Congrock, Rockstar Band, Gamelawan, Orkestra Bank Jateng dengan MC Cak Lontong, Desta serta Vincent," ujarnya.
Kegiatan itu, imbuh Sekda, akan diisi orasi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gus Muwafiq, Habib Luthfi, Romo Aloys Budi Purnomo, Wildan serta tokoh masyarakat, kepemudaan, pengusaha, budayawan, penyair dan pelukis.
"Panggung utama di Lapangan Simpang Lima, kemudian ada panggung pendukung di Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran dan Jalan Ahmad Yani. Doa bersama akan disampaikan tokoh-tokoh agama, kemudian ada pengibaran bendera merah putih berukuran besar dan pelepasan 100 ekor burung merpati," tandasnya.
(Syukron/Himawan/Humas Jateng)
Baca juga : Empat Ribu Penonton Terhipnotis 'Senandung Negeri di Atas Awan'