Follow Us :              

Hari Ketujuh, Sembako dan Telur Ayam Juga Dibagikan Gratis

  06 April 2020  |   11:00:00  |   dibaca : 962 
Kategori :
Bagikan :


Hari Ketujuh, Sembako dan Telur Ayam Juga Dibagikan Gratis

06 April 2020 | 11:00:00 | dibaca : 962
Kategori :
Bagikan :

Foto : Irfani (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Irfani (Humas Jateng)

SEMARANG - Sebanyak 1.500 paket makan siang dan bahan pangan pokok bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ludes diserbu warga, Senin (6/4/2020). Tak sampai hitungan jam atau sekitar 25 menit, nasi kotak dan sembako gratis yang disediakan untuk warga yang membutuhkan di Jalan Pahlawan Semarang habis seketika.

Aksi sosial yang digelar Pemerintah Provinsi Jateng bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, dan sejumlah donatur tersebut telah mencuri hati masyarakat, terutama warga tidak mampu dan membutuhkan uluran tangan. Sehingga hampir setiap menjelang siang atau sekitar pukul 10.00, ratusan warga dan pengendara yang melintas sudah mengantri di depan Kantor Gubernur. 

Memasuki hari ketujuh pembagian makan siang gratis, warga dari berbagai daerah dan profesi yang melintas di Jalan Pahlawan juga dapat membawa pulang paket sembako. Selain 1.500 nasi kotak, juga disediakan 100 paket sembako berisi 1,5 kilogram beras dan dua bungkus mi instan, serta 300 bungkus telur ayam.

"Alhamdulillah hari ini dapat dua dus makan siang, beras 1,5 kilogram dan mi instan dua bungkus. Makanan gratis ini dapat menolong saya dan anak saya sehingga tidak kelaparan," ujar salah satu warga, Watini (45) usai menerima nasi kotak dan sembako gratis. 

Warga asal Klaten yang sehari-hari memulung di Kota Semarang itu sangat bersyukur mendapat makanan gratis. Apalagi pendapatannya sebagai pemulung tidak mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Sehingga ibu satu anak itu rela berjalan kaki dari tempat tinggalnya di daerah Berok Semarang menuju halaman Kantor Gubernur demi mendapatkan makan siang gratis.

"Saya menunggu sejak pukul 10.00, kemudian kurang lebih jam 10.40 baru dimulai pembagian dan jam 11.00 sudah habis. Tadi tetangga saya juga ke sini tapi sudah tidak kebagian karena kalah cepat dengan warga lain," imbuhnya.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Dodo (50) mengapresiasi aksi sosial yang digelar di tengah merebaknya wabah virus Corona itu. Meskipun berupa nasi kotak namun dapat membantu warga tidak miskin yang semakin sulit mencari nafkah. Warga Mranggen, Kabupaten Demak yang bekerja sebagai buruh bangunan itu mengaku sangat terbantu adanya makan siang gratis.

"Saya berharap aksi sosial ini terus dilakukan dan diikuti oleh instansi lainnya, termasuk juga pemerintah kabupaten dan kota. Sehingga tidak hanya provinsi yang bagi-bagi, karena warga di desa-desa juga banyak yang sulit mencari makan," harapnya.

Aksi sosial dengan sumber dana dari APBD dan sumbangan PNS di lingkungan Pemprov Jateng,serta donatur tersebut akan terus dilakukan selama dua pekan. Hal itu untuk membantu meringankan beban warga karena Dampak Covid-19.


Bagikan :

SEMARANG - Sebanyak 1.500 paket makan siang dan bahan pangan pokok bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ludes diserbu warga, Senin (6/4/2020). Tak sampai hitungan jam atau sekitar 25 menit, nasi kotak dan sembako gratis yang disediakan untuk warga yang membutuhkan di Jalan Pahlawan Semarang habis seketika.

Aksi sosial yang digelar Pemerintah Provinsi Jateng bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, dan sejumlah donatur tersebut telah mencuri hati masyarakat, terutama warga tidak mampu dan membutuhkan uluran tangan. Sehingga hampir setiap menjelang siang atau sekitar pukul 10.00, ratusan warga dan pengendara yang melintas sudah mengantri di depan Kantor Gubernur. 

Memasuki hari ketujuh pembagian makan siang gratis, warga dari berbagai daerah dan profesi yang melintas di Jalan Pahlawan juga dapat membawa pulang paket sembako. Selain 1.500 nasi kotak, juga disediakan 100 paket sembako berisi 1,5 kilogram beras dan dua bungkus mi instan, serta 300 bungkus telur ayam.

"Alhamdulillah hari ini dapat dua dus makan siang, beras 1,5 kilogram dan mi instan dua bungkus. Makanan gratis ini dapat menolong saya dan anak saya sehingga tidak kelaparan," ujar salah satu warga, Watini (45) usai menerima nasi kotak dan sembako gratis. 

Warga asal Klaten yang sehari-hari memulung di Kota Semarang itu sangat bersyukur mendapat makanan gratis. Apalagi pendapatannya sebagai pemulung tidak mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Sehingga ibu satu anak itu rela berjalan kaki dari tempat tinggalnya di daerah Berok Semarang menuju halaman Kantor Gubernur demi mendapatkan makan siang gratis.

"Saya menunggu sejak pukul 10.00, kemudian kurang lebih jam 10.40 baru dimulai pembagian dan jam 11.00 sudah habis. Tadi tetangga saya juga ke sini tapi sudah tidak kebagian karena kalah cepat dengan warga lain," imbuhnya.

Salah seorang pengendara sepeda motor, Dodo (50) mengapresiasi aksi sosial yang digelar di tengah merebaknya wabah virus Corona itu. Meskipun berupa nasi kotak namun dapat membantu warga tidak miskin yang semakin sulit mencari nafkah. Warga Mranggen, Kabupaten Demak yang bekerja sebagai buruh bangunan itu mengaku sangat terbantu adanya makan siang gratis.

"Saya berharap aksi sosial ini terus dilakukan dan diikuti oleh instansi lainnya, termasuk juga pemerintah kabupaten dan kota. Sehingga tidak hanya provinsi yang bagi-bagi, karena warga di desa-desa juga banyak yang sulit mencari makan," harapnya.

Aksi sosial dengan sumber dana dari APBD dan sumbangan PNS di lingkungan Pemprov Jateng,serta donatur tersebut akan terus dilakukan selama dua pekan. Hal itu untuk membantu meringankan beban warga karena Dampak Covid-19.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu