Follow Us :              

Viral Lomba Voli di Brebes, Ganjar : Sudah Dicek dan Dibubarkan

  29 September 2020  |   13:15:00  |   dibaca : 1003 
Kategori :
Bagikan :


Viral Lomba Voli di Brebes, Ganjar : Sudah Dicek dan Dibubarkan

29 September 2020 | 13:15:00 | dibaca : 1003
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Turnamen bola voli yang viral karena tidak mengindahkan protokol kesehatan di Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes pada Minggu (27/9/2020) dipastikan telah dibubarkan. Selain tak mengantongi izin, acara ini didatangi seribuan penonton yang tak mengindahkan protokol kesehatan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan peristiwa itu langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti. Dibantu jajaran TNI dan Polri.

“Itu langsung kita kontak. Sudah dikontak Bupatinya, sudah dibubarkan, bahkan polisi turun dan TNI ikut membantu itu dibubarkan,” ucap Ganjar di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2020).

Ganjar mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengecek sekolah yang menjadi tempat turnamen. Ternyata, sekolah tersebut hanya meminjamkan tempat dan bukan penyelenggara lomba.

“Saya udah minta bahwa kemarin dinas pendidikan saya minta untuk cek, ternyata bukan sekolahnya yang menyelenggarakan tapi hanya pinjam tempat,” katanya.

Ia menerangkan sempat terjadi penolakan dari massa saat akan dibubarkan. Namun, dengan pendekatan yang apik dari TNI Polri akhirnya lomba voli tersebut berhasil dibubarkan.

“Awalnya nggak mau, maka dipaksa. Nah cara seperti ini lah kemudian wibawa kita pemerintah akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Ganjar mengingatkan untuk menekankan pendekatan persuasif sehingga sekaligus mengedukasi masyarakat. 

“Sebenarnya kita juga bisa melakukan pendekatan, kita ngomong aja bahwa kerumunan itu masih berbahaya tolong jangan dilakukan, itu aja. Tapi tindakan cepat dari pemkab, kepolisian, menurut saya ini bagus,” tandasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Turnamen bola voli yang viral karena tidak mengindahkan protokol kesehatan di Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes pada Minggu (27/9/2020) dipastikan telah dibubarkan. Selain tak mengantongi izin, acara ini didatangi seribuan penonton yang tak mengindahkan protokol kesehatan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan peristiwa itu langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti. Dibantu jajaran TNI dan Polri.

“Itu langsung kita kontak. Sudah dikontak Bupatinya, sudah dibubarkan, bahkan polisi turun dan TNI ikut membantu itu dibubarkan,” ucap Ganjar di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2020).

Ganjar mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengecek sekolah yang menjadi tempat turnamen. Ternyata, sekolah tersebut hanya meminjamkan tempat dan bukan penyelenggara lomba.

“Saya udah minta bahwa kemarin dinas pendidikan saya minta untuk cek, ternyata bukan sekolahnya yang menyelenggarakan tapi hanya pinjam tempat,” katanya.

Ia menerangkan sempat terjadi penolakan dari massa saat akan dibubarkan. Namun, dengan pendekatan yang apik dari TNI Polri akhirnya lomba voli tersebut berhasil dibubarkan.

“Awalnya nggak mau, maka dipaksa. Nah cara seperti ini lah kemudian wibawa kita pemerintah akan jauh lebih baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Ganjar mengingatkan untuk menekankan pendekatan persuasif sehingga sekaligus mengedukasi masyarakat. 

“Sebenarnya kita juga bisa melakukan pendekatan, kita ngomong aja bahwa kerumunan itu masih berbahaya tolong jangan dilakukan, itu aja. Tapi tindakan cepat dari pemkab, kepolisian, menurut saya ini bagus,” tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu