Follow Us :              

Dua Tahun Rumahnya Tidak Bisa Ditinggali, Jamin Gembira Diberi Ganjar Bantuan RTHL

  17 June 2021  |   11:00:00  |   dibaca : 698 
Kategori :
Bagikan :


Dua Tahun Rumahnya Tidak Bisa Ditinggali, Jamin Gembira Diberi Ganjar Bantuan RTHL

17 June 2021 | 11:00:00 | dibaca : 698
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

GROBOGAN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambangi rumah warga di Dusun Duwari, Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Kamis (17/6/2021). Rumah tersebut kondisinya memprihatinkan dan tidak bisa ditinggali karena rusak dan terendam banjir. Jamin, pemilik rumah joglo tersebut tidak mampu melakukan perbaikan karena penghasilannya tidak mecukupi. Sebagai buruh tani pendapatannya tidak menentu, terlebih di saat pandemi. 

“Lha ini kok diisi air Pak rumahnya?,” kata Ganjar saat menengok bagian dalam rumah yang terendam banjir. 

“Banjir Pak, sudah sempat saya tinggikan terus hujan lagi banjir lagi,” ujar Jamin yang kini tinggal menumpang di rumah anaknya. 

Jamin mengisahkan, kondisi rumahnya mulai tidak bisa ditinggalinya sejak dua tahun lalu karena terendam banjir. 

“Nabung Pak, setiap habis kerja dapat uang itu terus dicicil. Tapi karena pandemi terus, pendapatannya juga ikut nggak pasti, akhirnya (rencana renovasi) berhenti. Baru sempat ninggiin pondasi,” ujarnya kepada Ganjar 

Ganjar merespon cepat kondisi ini. Ia berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, untuk membantu Jamin melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun, Ia meminta agar pengerjaannya dilakukan secara gotong royong dengan menggerakkan warga Dusun Duwari. 

"Ini nanti biar dibantu sama dinas saya, wargane isih kompak ora? Wis dibangun nggo kerik desa gugur gunung, (warga desanya masih kompak kan? Biar nanti pengerjaannya gotong-royong warga)," ujar Ganjar yang membuat Jamin gembira bukan kepalang. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar kembali mengingatkan warga untuk selalu disiplin protokol kesehatan, terutama disiplin mengenakan masker saat berada di luar rumah. 

Poto-poto entuk ning ojo cedak-cedak (foto boleh tapi jangan berdekatan), maskere dinggo wong durung sikatan (maskernya dipake kan belum sikat gigi),” seloroh Ganjar sembari pamit meninggalkan lokasi.


Bagikan :

GROBOGAN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambangi rumah warga di Dusun Duwari, Desa Pengkol, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Kamis (17/6/2021). Rumah tersebut kondisinya memprihatinkan dan tidak bisa ditinggali karena rusak dan terendam banjir. Jamin, pemilik rumah joglo tersebut tidak mampu melakukan perbaikan karena penghasilannya tidak mecukupi. Sebagai buruh tani pendapatannya tidak menentu, terlebih di saat pandemi. 

“Lha ini kok diisi air Pak rumahnya?,” kata Ganjar saat menengok bagian dalam rumah yang terendam banjir. 

“Banjir Pak, sudah sempat saya tinggikan terus hujan lagi banjir lagi,” ujar Jamin yang kini tinggal menumpang di rumah anaknya. 

Jamin mengisahkan, kondisi rumahnya mulai tidak bisa ditinggalinya sejak dua tahun lalu karena terendam banjir. 

“Nabung Pak, setiap habis kerja dapat uang itu terus dicicil. Tapi karena pandemi terus, pendapatannya juga ikut nggak pasti, akhirnya (rencana renovasi) berhenti. Baru sempat ninggiin pondasi,” ujarnya kepada Ganjar 

Ganjar merespon cepat kondisi ini. Ia berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, untuk membantu Jamin melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun, Ia meminta agar pengerjaannya dilakukan secara gotong royong dengan menggerakkan warga Dusun Duwari. 

"Ini nanti biar dibantu sama dinas saya, wargane isih kompak ora? Wis dibangun nggo kerik desa gugur gunung, (warga desanya masih kompak kan? Biar nanti pengerjaannya gotong-royong warga)," ujar Ganjar yang membuat Jamin gembira bukan kepalang. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar kembali mengingatkan warga untuk selalu disiplin protokol kesehatan, terutama disiplin mengenakan masker saat berada di luar rumah. 

Poto-poto entuk ning ojo cedak-cedak (foto boleh tapi jangan berdekatan), maskere dinggo wong durung sikatan (maskernya dipake kan belum sikat gigi),” seloroh Ganjar sembari pamit meninggalkan lokasi.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu