Follow Us :              

Ganjar Minta Segera Wujudkan Kolaborasi Para Seniman Muda Ternate dengan Jawa Tengah

  15 October 2021  |   19:00:00  |   dibaca : 139 
Kategori :
Bagikan :


Ganjar Minta Segera Wujudkan Kolaborasi Para Seniman Muda Ternate dengan Jawa Tengah

15 October 2021 | 19:00:00 | dibaca : 139
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Adi (Humas Jateng)

TERNATE - Pemuda dari berbagai komunitas di kota Ternate mengundang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minum kopi dan berbincang bersama. Tidak hanya membahas peluang usaha bagi anak muda, momen itu juga dimanfaatkan mereka untuk unjuk kebolehan. 

Ganjar Pranowo tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIT, Jumat (15/10) malam. Dengan mengenakan kaos bertulis 'Jateng Love's Everybody'  Ganjar langsung mengambil posisi di tengah-tengah para pemuda yang duduk melingkar. 

"Halo, assalamualaikum. Ini siapa saja? Tolong dong empunya acara mengenalkan," pinta Ganjar. 

Anehnya tidak ada satupun yang merespon. Tanpa menunggu lama, Ganjar langsung berinisiatif menunjuk satu persatu pemuda  yang ada di sampingnya. Akhirnya bergantian mereka memperkenalkan diri. 

"Saya Sanza Soleman, Pak. Penyanyi. Dulu Bapak pernah pakai lagu yang saya cover untuk di medsos Bapak," kata Sanza. 

Mendengar penjelasan Sanza, Ganjar minta remaja puteri ini menyanyikan lagunya, Kasih Slow. Karena sudah sangat popular, jadilah puluhan pemuda yang hadir di situ ikut menyanyi bersama. Jadilah mereka seperti paduan suara. 

Semakin malam, kursi-kursi di Rotasi Coffee semakin penuh orang. 

Bukan hanya Sanza, perkenalan-perkenalan selanjutnya justru dimanfaatkan para pemuda Ternate unjuk kebolehan masing-masing. Ada yang stand up comedy, menyanyi sampai membaca puisi. 

"Mereka ini sering ngumpul di Jaringan Kota Ternate. Setiap minggu kita buka 14 kelas untuk meningkatkan kreativitas ," jelas Zaldry Adrian, Koordinator Jaringan Kota Ternate. 

Selain menunjukkan beragam kemampuan dalam seni pertunjukan, ada pula yang diantara mereka yang menekuni dalam pembuatan film maupun beragam kegiatan promosi wisata dan kuliner Ternate di media sosial. 

Ketiadaan host atau MC serta pembawaan Ganjar yang santai tanpa formalitas apapun di acara itu, membuat suasana menjadi cair sekat.  Mereka bebas bercanda dan saling melontarkan ejekan menggoda satu sama lain. 

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Sudah saatnya acara dibubarkan. 

"Sudah dulu ya. Ternyata sudah jam 11 lebih. Tapi intinya kalian keren. Kalau tadi ada yang tanya kapan ini kolaborasi Ternate dan Jateng? Tidak usah lama-lama kita langsung 'gas' minggu depan," tegas Ganjar. 

Tatapi meskipun acara sudah ditutup, nyatanya mereka tidak langsung bubar. Layaknya masuk sesi baru, setelah acara ditutup giliran Ganjar disibukkan dengan para admin akun media sosial untuk ngevlog, memberi greeting, atau menyapa follower yang mengikuti live streaming. Acara benar-benar berakhir setelah semua yang hadir kebagian sesi foto bersama Ganjar.


Bagikan :

TERNATE - Pemuda dari berbagai komunitas di kota Ternate mengundang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo minum kopi dan berbincang bersama. Tidak hanya membahas peluang usaha bagi anak muda, momen itu juga dimanfaatkan mereka untuk unjuk kebolehan. 

Ganjar Pranowo tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIT, Jumat (15/10) malam. Dengan mengenakan kaos bertulis 'Jateng Love's Everybody'  Ganjar langsung mengambil posisi di tengah-tengah para pemuda yang duduk melingkar. 

"Halo, assalamualaikum. Ini siapa saja? Tolong dong empunya acara mengenalkan," pinta Ganjar. 

Anehnya tidak ada satupun yang merespon. Tanpa menunggu lama, Ganjar langsung berinisiatif menunjuk satu persatu pemuda  yang ada di sampingnya. Akhirnya bergantian mereka memperkenalkan diri. 

"Saya Sanza Soleman, Pak. Penyanyi. Dulu Bapak pernah pakai lagu yang saya cover untuk di medsos Bapak," kata Sanza. 

Mendengar penjelasan Sanza, Ganjar minta remaja puteri ini menyanyikan lagunya, Kasih Slow. Karena sudah sangat popular, jadilah puluhan pemuda yang hadir di situ ikut menyanyi bersama. Jadilah mereka seperti paduan suara. 

Semakin malam, kursi-kursi di Rotasi Coffee semakin penuh orang. 

Bukan hanya Sanza, perkenalan-perkenalan selanjutnya justru dimanfaatkan para pemuda Ternate unjuk kebolehan masing-masing. Ada yang stand up comedy, menyanyi sampai membaca puisi. 

"Mereka ini sering ngumpul di Jaringan Kota Ternate. Setiap minggu kita buka 14 kelas untuk meningkatkan kreativitas ," jelas Zaldry Adrian, Koordinator Jaringan Kota Ternate. 

Selain menunjukkan beragam kemampuan dalam seni pertunjukan, ada pula yang diantara mereka yang menekuni dalam pembuatan film maupun beragam kegiatan promosi wisata dan kuliner Ternate di media sosial. 

Ketiadaan host atau MC serta pembawaan Ganjar yang santai tanpa formalitas apapun di acara itu, membuat suasana menjadi cair sekat.  Mereka bebas bercanda dan saling melontarkan ejekan menggoda satu sama lain. 

Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Sudah saatnya acara dibubarkan. 

"Sudah dulu ya. Ternyata sudah jam 11 lebih. Tapi intinya kalian keren. Kalau tadi ada yang tanya kapan ini kolaborasi Ternate dan Jateng? Tidak usah lama-lama kita langsung 'gas' minggu depan," tegas Ganjar. 

Tatapi meskipun acara sudah ditutup, nyatanya mereka tidak langsung bubar. Layaknya masuk sesi baru, setelah acara ditutup giliran Ganjar disibukkan dengan para admin akun media sosial untuk ngevlog, memberi greeting, atau menyapa follower yang mengikuti live streaming. Acara benar-benar berakhir setelah semua yang hadir kebagian sesi foto bersama Ganjar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu