Follow Us :              

Program Destara, BKOW Jateng Gelar Pelatihan Keterampilan Kelompok Usaha Perempuan

  27 October 2021  |   09:00:00  |   dibaca : 202 
Kategori :
Bagikan :


Program Destara, BKOW Jateng Gelar Pelatihan Keterampilan Kelompok Usaha Perempuan

27 October 2021 | 09:00:00 | dibaca : 202
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

JEPARA - Mendukung program pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah, Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah merealisasikan program Desa Sejahtera (Destara). Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program itu adalah menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi kelompok usaha perempuan. 

Saat membuka Rapat Koordinasi kedua Destara dan Pelatihan Ekonomi/ Ketrampilan Usaha Perempuan secara virtual di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang, Rabu (27/10/2021), Ketua Umum BKOW Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan, ada tiga pelatihan ketrampilan yang dilaksanakan. Ketrampilan tersebut adalah pengolahan ikan di Desa Ketro Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen, produksi sirup rambutan di Desa Bantarbolang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, dan produksi jamu kunyit higienis beserta pengemasannya di Desa Kebon Batur Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.

"Dengan pelatihan-pelatihan ini, tentunya akan menambah keterampilan perempuan dalam mengolah potensi dan sumber daya yang ada di masing-masing desa, sehingga bisa menjadi sumber penghasilan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga," tuturnya saat memberikan sambutan. 

Pihaknya memiliki target, setelah diberikan pelatihan, nantinya akan terbentuk kelompok usaha ekonomi produktif dengan aktor perempuan melalui produksi pengolahan komoditas, sesuai potensi desa-masing-masing.  Dengan begitu, harapannya akan terwujud desa sejahtera perempuan dan anak. 

"Monggo, bareng-bareng kita sukseskan pelatihan ini. Perhatikan baik-baik dan serap berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber. Saya berharap, setelah mengikuti pelatihan ini akan tumbuh kesadaran, pemahaman dan keterampilan dari para peserta," pintanya 

Berawal dari pelatihan ini, dia berharap hal ini akan membuka peluang yang lebih besar dalam menciptakan usaha mandiri di desa serta terciptanya lapangan usaha dan lapangan kerja baru. Pada ujungnya nanti, berimbas pada peningkatan kesejahteraan desa.


Bagikan :

JEPARA - Mendukung program pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah, Badan Kerja sama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah merealisasikan program Desa Sejahtera (Destara). Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program itu adalah menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi kelompok usaha perempuan. 

Saat membuka Rapat Koordinasi kedua Destara dan Pelatihan Ekonomi/ Ketrampilan Usaha Perempuan secara virtual di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang, Rabu (27/10/2021), Ketua Umum BKOW Jateng Nawal Arafah Yasin mengatakan, ada tiga pelatihan ketrampilan yang dilaksanakan. Ketrampilan tersebut adalah pengolahan ikan di Desa Ketro Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen, produksi sirup rambutan di Desa Bantarbolang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, dan produksi jamu kunyit higienis beserta pengemasannya di Desa Kebon Batur Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.

"Dengan pelatihan-pelatihan ini, tentunya akan menambah keterampilan perempuan dalam mengolah potensi dan sumber daya yang ada di masing-masing desa, sehingga bisa menjadi sumber penghasilan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga," tuturnya saat memberikan sambutan. 

Pihaknya memiliki target, setelah diberikan pelatihan, nantinya akan terbentuk kelompok usaha ekonomi produktif dengan aktor perempuan melalui produksi pengolahan komoditas, sesuai potensi desa-masing-masing.  Dengan begitu, harapannya akan terwujud desa sejahtera perempuan dan anak. 

"Monggo, bareng-bareng kita sukseskan pelatihan ini. Perhatikan baik-baik dan serap berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber. Saya berharap, setelah mengikuti pelatihan ini akan tumbuh kesadaran, pemahaman dan keterampilan dari para peserta," pintanya 

Berawal dari pelatihan ini, dia berharap hal ini akan membuka peluang yang lebih besar dalam menciptakan usaha mandiri di desa serta terciptanya lapangan usaha dan lapangan kerja baru. Pada ujungnya nanti, berimbas pada peningkatan kesejahteraan desa.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu