Follow Us :              

Pelantikan Pejabat Fungsional, Ganjar Tekankan Kontribusi dan Inovasi

  19 November 2021  |   10:00:00  |   dibaca : 283 
Kategori :
Bagikan :


Pelantikan Pejabat Fungsional, Ganjar Tekankan Kontribusi dan Inovasi

19 November 2021 | 10:00:00 | dibaca : 283
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik 132 pejabat fungsional di 23 jenis jabatan, Jumat (19/11). Pelantikan dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, pejabat fungsional yang hadir hanya diwakili tiga orang, sementara lainnya mengikuti secara daring. Sejumlah pekerjaan rumah langsung diberikan kepada mereka sesuai fungsi  masing-masing. 

“Kita sampaikan kepada mereka agar fungsional merespon persoalan yang hari ini muncul akibat pandemi. Pasca pandemi ini kan luarbiasa,” ujarnya. 

Gubernur menghimbau pejabat fungsional harus mampu memberikan dukungan pada jalannya pemerintahan sesuai keahliannya atau profesional dengan memegang teguh empat pilar kebangsaan yakni NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945, terutama para guru. 

“Umpama dokter menangani pasien, pengawas tenaga kerja ngecek keamanan tenaga kerja dan upah buruh nih lagi ramai. Terus kemudian saya lihat guru, mereka mesti membentuk karakter anak-anak. Didiklah anak-anak kita  agar saling menyayangi. Terus (tanamkan) sikap toleran, nggak perlu mempersoalkan urusan yang sifatnya sara sehingga karakter anak terbentuk. Bagaimana kemudian dia baik, spiritualitasnya baik, emosionalnya baik, cerdasnya ada di situ,” jelasnya. 

Gubernur meminta pejabat fungsional agar berpikir inovatif dan berani memberi masukan. Bahkan dirinya mengaku akan senang bila bisa mendapat tembusan. 

“Jika ada pikiran inovatif berikanlah kepada pimpinan, kalau perlu tembuskan pada gubernur. sehingga ruang-ruang itu kita berikan kepada mereka agar mereka bisa melaksanakan fungsi yang profesional dan berintegritas,” tandasnya. 

Usai acara, sebelum meninggalkan ruangan, sejumlah wartawan telah menunggu guna menanyakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka pelaksanaan PPKM level 3 secara nasional. Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah mengatakan pihaknya belum melakukan persiapan karena menungu Surat Edaran terlebih dahulu. 

"Belum (PPKM Level 3), kita masih menunggu SE Mendagri. Kemarin para Pendeta dan Romo kontak saya, gimana ini pak. Saya jawab coba kita tunggu dulu," jelasnya.

Meski begitu, Ganjar meminta para Pendeta dan Romo untuk menggelar perayaan Natal dengan terbatas. Ibadah dan perayaan bisa dilaksanakan secara hybrid dan tidak bepergian tanpa tujuan primer. Ganjar juga meminta masyarakat untuk tidak cuti selama Nataru. Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Ganjar juga melarang mereka mudik. 

"Nggak ada cuti, liburnya dua hari itu saja. Bekerja saja, biar tidak ada mobilitas tinggi. ASN nggak boleh mudik," tegasnya. 

Terkait kemungkinan penyekatan arus lalulintas dan penutupan objek wisata, Gubernur menyakini akan ada aturan dari pusat terkait pelaksanaannya. 

"Tempat wisata juga sama, akan kita batasi. Kalau nanti diberlakukan PPKM level 3 kan otomatis ketentuan-ketentuan akan lebih ketat lagi," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik 132 pejabat fungsional di 23 jenis jabatan, Jumat (19/11). Pelantikan dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, pejabat fungsional yang hadir hanya diwakili tiga orang, sementara lainnya mengikuti secara daring. Sejumlah pekerjaan rumah langsung diberikan kepada mereka sesuai fungsi  masing-masing. 

“Kita sampaikan kepada mereka agar fungsional merespon persoalan yang hari ini muncul akibat pandemi. Pasca pandemi ini kan luarbiasa,” ujarnya. 

Gubernur menghimbau pejabat fungsional harus mampu memberikan dukungan pada jalannya pemerintahan sesuai keahliannya atau profesional dengan memegang teguh empat pilar kebangsaan yakni NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945, terutama para guru. 

“Umpama dokter menangani pasien, pengawas tenaga kerja ngecek keamanan tenaga kerja dan upah buruh nih lagi ramai. Terus kemudian saya lihat guru, mereka mesti membentuk karakter anak-anak. Didiklah anak-anak kita  agar saling menyayangi. Terus (tanamkan) sikap toleran, nggak perlu mempersoalkan urusan yang sifatnya sara sehingga karakter anak terbentuk. Bagaimana kemudian dia baik, spiritualitasnya baik, emosionalnya baik, cerdasnya ada di situ,” jelasnya. 

Gubernur meminta pejabat fungsional agar berpikir inovatif dan berani memberi masukan. Bahkan dirinya mengaku akan senang bila bisa mendapat tembusan. 

“Jika ada pikiran inovatif berikanlah kepada pimpinan, kalau perlu tembuskan pada gubernur. sehingga ruang-ruang itu kita berikan kepada mereka agar mereka bisa melaksanakan fungsi yang profesional dan berintegritas,” tandasnya. 

Usai acara, sebelum meninggalkan ruangan, sejumlah wartawan telah menunggu guna menanyakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka pelaksanaan PPKM level 3 secara nasional. Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah mengatakan pihaknya belum melakukan persiapan karena menungu Surat Edaran terlebih dahulu. 

"Belum (PPKM Level 3), kita masih menunggu SE Mendagri. Kemarin para Pendeta dan Romo kontak saya, gimana ini pak. Saya jawab coba kita tunggu dulu," jelasnya.

Meski begitu, Ganjar meminta para Pendeta dan Romo untuk menggelar perayaan Natal dengan terbatas. Ibadah dan perayaan bisa dilaksanakan secara hybrid dan tidak bepergian tanpa tujuan primer. Ganjar juga meminta masyarakat untuk tidak cuti selama Nataru. Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Ganjar juga melarang mereka mudik. 

"Nggak ada cuti, liburnya dua hari itu saja. Bekerja saja, biar tidak ada mobilitas tinggi. ASN nggak boleh mudik," tegasnya. 

Terkait kemungkinan penyekatan arus lalulintas dan penutupan objek wisata, Gubernur menyakini akan ada aturan dari pusat terkait pelaksanaannya. 

"Tempat wisata juga sama, akan kita batasi. Kalau nanti diberlakukan PPKM level 3 kan otomatis ketentuan-ketentuan akan lebih ketat lagi," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu