Follow Us :              

Taj Yasin Siap Wadahi Produk Menarik Karya Warga NU

  11 February 2022  |   14:00:00  |   dibaca : 1515 
Kategori :
Bagikan :


Taj Yasin Siap Wadahi Produk Menarik Karya Warga NU

11 February 2022 | 14:00:00 | dibaca : 1515
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

SEMARANG - Hadir pada penutupan Muskerwil II dan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke - 99, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dipameri puluhan produk hasil karya warga NU. Mulai dari produk pertanian hingga batik. Beragam produk itu ditampilkan di halaman perpustakaan Masjid Agung Jawa Tengah, Jumat (11/02/2022). 

Sejumlah barang yang dipamerkan membuatnya kepincut. Dia pun merogoh kocek untuk membeli sejumlah produk. Beberapa produk yang dibeli adalah beras organik, kopi, aromatherapy, peci troso dan kain ecoprint.

Taj Yasin menuturkan, dari expo UMKM yang ditampilkan dapat diketahui bahwa produk dari pengurus cabangnya saja, punya potensi membangun kemandirian ekonomi. Belum lagi jika organisasi badan otonom di bawah naungan NU, seperti Fatayat dan Muslimat NU ikut bergabung.

"Ini kalau tadi dijumlah itu rasa-rasanya akan 35 Kabupaten, belum Fatayat.  Itu kalau dimasukin ke satu toko oleh-oleh NU khas Jawa Tengah, itu sudah menjadi brand tersendiri," katanya.

Untuk mewujudkan produk-produk itu di satu wadah yang memunculkan branding produk pondok pesantren, tinggal dibutuhkan komunikasi. 

"Tinggal komunikasinya saja. Semoga ini bisa kita kumpulkan. Nanti ada wadahnya. (Misalnya) Toko oleh-oleh NU di Semarang," ujarnya.

Penasihat Paguyuban Nawa Kartika Ecoprint, Atina Chasanah merasa senang mendapatkan fasilitasi bazar di stand PCNU Kabupaten Purbalingga. Mengikuti kegiatan bazar yang diselenggarakan PW NU Jawa Tengah, menjadi kesempatan bagi paguyuban yang dibina Muslimat NU Purbalingga ini, untuk memasarkan produknya.

Rasa senangnya bertambah, karena selain mendapat kesempatan ikut bazar, kain ecoprint karya Paguyuban Nawa Kartika juga dipilih Wagub Taj Yasin untuk dibawa pulang. Padahal, produk lain yang tidak kalah menarik pun, jumlahnya tidak sedikit. 

"Kami maturnuwun sekali kepada Pak Wagub yang sudah nglarisi bazar kami. Mudah-mudahan berkenan dan bisa diagem di segala moment dengan tetap bisa sambil (membantu) memasarkan," kata Atina melalui whatsapp.

Atina menuturkan, selain memproduksi kain ecoprint yang limbahnya ramah lingkungan, paguyubannya terus berinovasi membuat produk-produk dari kain ecoprint. Seperti mukena, baju, dan sajadah. 

Untuk upaya pemasarannya, selain menggunakan media sosial, pihaknya juga menyelenggarakan "Ngeco Bareng" setiap dua pekan sekali. Lokasi ngeco bareng ada di tempat-tempat wisata, seperti Sanggaluri dan Goa Lawa.

"Kami kelompok-kelompok mengeco bareng sambil memasarkan kepada wisatawan yang datang ke tempat wisata tersebut. Di samping itu, mengenalkan dan juga sering-sering berbagi ilmu," beber Atina

Atina menambahkan, agar kualitas produk semakin baik dan pemasarannya semakin luas, paguyubannya berharap ada pendampingan yang kontinyu dari dinas terkait.


Bagikan :

SEMARANG - Hadir pada penutupan Muskerwil II dan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke - 99, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dipameri puluhan produk hasil karya warga NU. Mulai dari produk pertanian hingga batik. Beragam produk itu ditampilkan di halaman perpustakaan Masjid Agung Jawa Tengah, Jumat (11/02/2022). 

Sejumlah barang yang dipamerkan membuatnya kepincut. Dia pun merogoh kocek untuk membeli sejumlah produk. Beberapa produk yang dibeli adalah beras organik, kopi, aromatherapy, peci troso dan kain ecoprint.

Taj Yasin menuturkan, dari expo UMKM yang ditampilkan dapat diketahui bahwa produk dari pengurus cabangnya saja, punya potensi membangun kemandirian ekonomi. Belum lagi jika organisasi badan otonom di bawah naungan NU, seperti Fatayat dan Muslimat NU ikut bergabung.

"Ini kalau tadi dijumlah itu rasa-rasanya akan 35 Kabupaten, belum Fatayat.  Itu kalau dimasukin ke satu toko oleh-oleh NU khas Jawa Tengah, itu sudah menjadi brand tersendiri," katanya.

Untuk mewujudkan produk-produk itu di satu wadah yang memunculkan branding produk pondok pesantren, tinggal dibutuhkan komunikasi. 

"Tinggal komunikasinya saja. Semoga ini bisa kita kumpulkan. Nanti ada wadahnya. (Misalnya) Toko oleh-oleh NU di Semarang," ujarnya.

Penasihat Paguyuban Nawa Kartika Ecoprint, Atina Chasanah merasa senang mendapatkan fasilitasi bazar di stand PCNU Kabupaten Purbalingga. Mengikuti kegiatan bazar yang diselenggarakan PW NU Jawa Tengah, menjadi kesempatan bagi paguyuban yang dibina Muslimat NU Purbalingga ini, untuk memasarkan produknya.

Rasa senangnya bertambah, karena selain mendapat kesempatan ikut bazar, kain ecoprint karya Paguyuban Nawa Kartika juga dipilih Wagub Taj Yasin untuk dibawa pulang. Padahal, produk lain yang tidak kalah menarik pun, jumlahnya tidak sedikit. 

"Kami maturnuwun sekali kepada Pak Wagub yang sudah nglarisi bazar kami. Mudah-mudahan berkenan dan bisa diagem di segala moment dengan tetap bisa sambil (membantu) memasarkan," kata Atina melalui whatsapp.

Atina menuturkan, selain memproduksi kain ecoprint yang limbahnya ramah lingkungan, paguyubannya terus berinovasi membuat produk-produk dari kain ecoprint. Seperti mukena, baju, dan sajadah. 

Untuk upaya pemasarannya, selain menggunakan media sosial, pihaknya juga menyelenggarakan "Ngeco Bareng" setiap dua pekan sekali. Lokasi ngeco bareng ada di tempat-tempat wisata, seperti Sanggaluri dan Goa Lawa.

"Kami kelompok-kelompok mengeco bareng sambil memasarkan kepada wisatawan yang datang ke tempat wisata tersebut. Di samping itu, mengenalkan dan juga sering-sering berbagi ilmu," beber Atina

Atina menambahkan, agar kualitas produk semakin baik dan pemasarannya semakin luas, paguyubannya berharap ada pendampingan yang kontinyu dari dinas terkait.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu