Follow Us :              

Perkuat Ekonomi Masyarakat, Wagub Dorong Organisasi Santri Kembangkan Potensi Daerah

  23 March 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 119 
Kategori :
Bagikan :


Perkuat Ekonomi Masyarakat, Wagub Dorong Organisasi Santri Kembangkan Potensi Daerah

23 March 2022 | 11:00:00 | dibaca : 119
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

KAB SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong berbagai organisasi santri untuk memperkuat ekonomi masyarakat dengan pengembangan potensi daerah. Termasuk pengembangan UMKM, pariwisata, perkebunan, dan pertanian.

"Para santri sudah banyak berkontribusi untuk meningkatkan ekonomi. Dari pondok pesantren juga ada yang mengembangkan wisata kuliner dan pariwisata kebun durian di daerah Tuntang Kabupaten Semarang," kata Wagub di Pendopo Kabupaten Semarang, Rabu (23/3/2022). 

Selain mengembangkan sektor pariwisata alam, Wagub menilai wisata kuliner berbasis pesantren juga mampu mendongkrak perekonomian daerah. Seperti di Banjarnegara, para santri bersama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama-sama mengembangkan pertanian dan mengolah komoditas carica dan kentang menjadi aneka makanan ringan yang dipasarkan di gerai-gerai pusat oleh-oleh. 

"Ada yang bekerjasama dengan pengusaha-pengusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan seperti membuka tempat-tempat kuliner. Juga bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Lahannya yang nganggur kerjasamakan dengan para santri untuk dibikin pusat wisata kuliner, termasuk stan yang menjual aneka oleh-oleh," terangnya. 

Tidak hanya sektor pariwisata dan kuliner, santri Jawa Tengah juga ulet dalam memajukan sektor pertanian dan perkebunan. Di antaranya perkebunan buah anggur dan durian milik santri seluas sekitar dua hektare di Kabupaten Semarang. Para wisatawan yang berkunjung tidak hanya menikmati sejuknya area perkebunan, namun juga berwisata kuliner durian dan menu khas lain yang dijajakan warga sekitar. 

"Ada ketua organisasi santri di Kabupaten Semarang yang mengembangkan perkebunan buah-buahan. Artinya ini sinkron dengan nawacita Pak Bupati yang ingin mengangkat pertanian di Kabupaten Semarang," katanya. 

Menurutnya, keterlibatan santri dalam mengembangkan pariwisata daerah, UMKM, pertanian, dan perkebunan, berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, terutama masyarakat kategori miskin supaya ada pendapatan ekonomi. 

Senada dengan Taj Yasin, Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, Kabupaten Semarang memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk percepatan peningkatan ekonomi masyarakat. Terutama potensi di sektor pertanian, pariwisata, dan jasa. 

"Kami ada pengembangan destinasi wisata untuk percepatan ekonomi, juga revitalisasi Benteng Willem di Ambarawa semoga cepat terwujud, sehingga semakin meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.


Bagikan :

KAB SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong berbagai organisasi santri untuk memperkuat ekonomi masyarakat dengan pengembangan potensi daerah. Termasuk pengembangan UMKM, pariwisata, perkebunan, dan pertanian.

"Para santri sudah banyak berkontribusi untuk meningkatkan ekonomi. Dari pondok pesantren juga ada yang mengembangkan wisata kuliner dan pariwisata kebun durian di daerah Tuntang Kabupaten Semarang," kata Wagub di Pendopo Kabupaten Semarang, Rabu (23/3/2022). 

Selain mengembangkan sektor pariwisata alam, Wagub menilai wisata kuliner berbasis pesantren juga mampu mendongkrak perekonomian daerah. Seperti di Banjarnegara, para santri bersama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bersama-sama mengembangkan pertanian dan mengolah komoditas carica dan kentang menjadi aneka makanan ringan yang dipasarkan di gerai-gerai pusat oleh-oleh. 

"Ada yang bekerjasama dengan pengusaha-pengusaha untuk menciptakan lapangan pekerjaan seperti membuka tempat-tempat kuliner. Juga bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Lahannya yang nganggur kerjasamakan dengan para santri untuk dibikin pusat wisata kuliner, termasuk stan yang menjual aneka oleh-oleh," terangnya. 

Tidak hanya sektor pariwisata dan kuliner, santri Jawa Tengah juga ulet dalam memajukan sektor pertanian dan perkebunan. Di antaranya perkebunan buah anggur dan durian milik santri seluas sekitar dua hektare di Kabupaten Semarang. Para wisatawan yang berkunjung tidak hanya menikmati sejuknya area perkebunan, namun juga berwisata kuliner durian dan menu khas lain yang dijajakan warga sekitar. 

"Ada ketua organisasi santri di Kabupaten Semarang yang mengembangkan perkebunan buah-buahan. Artinya ini sinkron dengan nawacita Pak Bupati yang ingin mengangkat pertanian di Kabupaten Semarang," katanya. 

Menurutnya, keterlibatan santri dalam mengembangkan pariwisata daerah, UMKM, pertanian, dan perkebunan, berdampak pada terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, terutama masyarakat kategori miskin supaya ada pendapatan ekonomi. 

Senada dengan Taj Yasin, Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, Kabupaten Semarang memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk percepatan peningkatan ekonomi masyarakat. Terutama potensi di sektor pertanian, pariwisata, dan jasa. 

"Kami ada pengembangan destinasi wisata untuk percepatan ekonomi, juga revitalisasi Benteng Willem di Ambarawa semoga cepat terwujud, sehingga semakin meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu