Follow Us :              

Usai Dampingi Presiden, Ganjar Berikan Dua Bantuan RTLH di Brebes

  13 April 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 402 
Kategori :
Bagikan :


Usai Dampingi Presiden, Ganjar Berikan Dua Bantuan RTLH di Brebes

13 April 2022 | 10:00:00 | dibaca : 402
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

BREBES - Usai mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan serangkaian acara di Kabupaten Brebes, Gubernur Ganjar Pranowo melanjutkan kegiatannya di kabupaten tersebut. Ia mengunjungi desa Pagejugan dan Desa Tanjung untuk menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Rumah Saeri (71) di Desa Pagejugan, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Ganjar. Saeni, anak Saeri yang mendampingi ibunya hari itu, tampak sangat gembira ketika melihat Ganjar berjalan menuju rumah ibunya. Dia berdiri menyambut Ganjar sambil mendampingi Saeri yang kesulitah melihat akibat katarak. 

Mereka berdua bukan main senangnya menerima bantuan yang diberikan langsung oleh Ganjar. Dana Pentasharufan dari Badan Amil Zakat Nasional sebesar Rp 20 juta tersebut merupakan bantuan untuk program RTLH. “Maturnuwun ya Pak Gubernur, rumah saya diperbaiki,” kata Saeri. 

Rumah Saeri masuk program RTLH karena kondisi rumah yang ditinggalinya cukup memprihatinkan. Selain masih berdinding kayu, kondisinya juga tampak sudah keropos. Lantai rumahnya juga masih tanah. Ganjar juga takjub dengan kemandirian Saeri yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. 

“Anak saya sepuluh sekarang tinggal enam. Yang ini (Saeni) tinggal di sebelah,” ucap Saeri. 

Yawis ngko didandani, pan ditingkat sisan (ya nanti direnovasi, mau ditingkat sekalian) Bu?,” seloroh Ganjar membuat Saeri tertawa. 

Selain Saeri, Ganjar juga mendatangi kediaman Raiyah di Desa Tanjung. Raiyah tinggal di sana bersama tiga anaknya yang telah berkeluarga. Para menantunya, kata Raiyah, bekerja sebagai buruh. Seperti Saeri, Raiyah juga mendapat bantuan renovasi RTLH senilai Rp20 juta. 

Kulo maturnuwun Pak pun dibantu (terima kasih sudah dibantu),” ucap Raiyah lirih. 

Ganjar mengatakan, baginya bulan Ramadan ini menjadi momentum yang tepat untuk menggalakkan program RTLH. “('APBD) tidak banyak sih, kalau kita (ingin) bisa lebih membantu mereka yang rumahnya tidak layak huni, ada (kerja sama dengan) Baznas, dengan CSR. Termasuk teman-teman yang sudah masuk program reguler dari dinas kita itu semua jalan,” kata Ganjar 

Baznas yang ditunjuknya untuk mengelola zakat para ASN di Pemprov Jawa Tengah pada tahun 2021 berhasil pengumpulan zakat ASN Pemprov Jawa Tengah mencapai Rp57 miliar. Dana  selain untuk program pengentasan kemiskinan, juga digunakan untuk rehab pondok pesantren, masjid, dan madrasah, serta beasiswa. 

Guna melakukan percepatan program ini, Ganjar mengajak masyarakat untuk turut terlibat. Sehingga nantinya, dalam sehari bisa lebih dari dua rumah yang dibedah. Artinya, selama Ramadan total renovasi RTLH bisa mencapai 60 rumah lebih. 

“Jadi kontribusi gotongroyong seperti ini kita dorong. Nah mudah-mudahan selama bulan Ramadan ini banyak orang yang mau ikhlas untuk membantu,” tandas Ganjar. 

Sejak awal tahun Pemprov Jawa Tengah telah memberikan bantuan renovai RTLH sebanyak 6.650 unit. Jumlah ini akan terus bertambah seiring percepatan pelaksanaam program ini yang bukan hanya yang bersifat reguler, namun juga tambahan dari hasil kerja sama dengan berbagai pihak.


Bagikan :

BREBES - Usai mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan serangkaian acara di Kabupaten Brebes, Gubernur Ganjar Pranowo melanjutkan kegiatannya di kabupaten tersebut. Ia mengunjungi desa Pagejugan dan Desa Tanjung untuk menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Rumah Saeri (71) di Desa Pagejugan, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Ganjar. Saeni, anak Saeri yang mendampingi ibunya hari itu, tampak sangat gembira ketika melihat Ganjar berjalan menuju rumah ibunya. Dia berdiri menyambut Ganjar sambil mendampingi Saeri yang kesulitah melihat akibat katarak. 

Mereka berdua bukan main senangnya menerima bantuan yang diberikan langsung oleh Ganjar. Dana Pentasharufan dari Badan Amil Zakat Nasional sebesar Rp 20 juta tersebut merupakan bantuan untuk program RTLH. “Maturnuwun ya Pak Gubernur, rumah saya diperbaiki,” kata Saeri. 

Rumah Saeri masuk program RTLH karena kondisi rumah yang ditinggalinya cukup memprihatinkan. Selain masih berdinding kayu, kondisinya juga tampak sudah keropos. Lantai rumahnya juga masih tanah. Ganjar juga takjub dengan kemandirian Saeri yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. 

“Anak saya sepuluh sekarang tinggal enam. Yang ini (Saeni) tinggal di sebelah,” ucap Saeri. 

Yawis ngko didandani, pan ditingkat sisan (ya nanti direnovasi, mau ditingkat sekalian) Bu?,” seloroh Ganjar membuat Saeri tertawa. 

Selain Saeri, Ganjar juga mendatangi kediaman Raiyah di Desa Tanjung. Raiyah tinggal di sana bersama tiga anaknya yang telah berkeluarga. Para menantunya, kata Raiyah, bekerja sebagai buruh. Seperti Saeri, Raiyah juga mendapat bantuan renovasi RTLH senilai Rp20 juta. 

Kulo maturnuwun Pak pun dibantu (terima kasih sudah dibantu),” ucap Raiyah lirih. 

Ganjar mengatakan, baginya bulan Ramadan ini menjadi momentum yang tepat untuk menggalakkan program RTLH. “('APBD) tidak banyak sih, kalau kita (ingin) bisa lebih membantu mereka yang rumahnya tidak layak huni, ada (kerja sama dengan) Baznas, dengan CSR. Termasuk teman-teman yang sudah masuk program reguler dari dinas kita itu semua jalan,” kata Ganjar 

Baznas yang ditunjuknya untuk mengelola zakat para ASN di Pemprov Jawa Tengah pada tahun 2021 berhasil pengumpulan zakat ASN Pemprov Jawa Tengah mencapai Rp57 miliar. Dana  selain untuk program pengentasan kemiskinan, juga digunakan untuk rehab pondok pesantren, masjid, dan madrasah, serta beasiswa. 

Guna melakukan percepatan program ini, Ganjar mengajak masyarakat untuk turut terlibat. Sehingga nantinya, dalam sehari bisa lebih dari dua rumah yang dibedah. Artinya, selama Ramadan total renovasi RTLH bisa mencapai 60 rumah lebih. 

“Jadi kontribusi gotongroyong seperti ini kita dorong. Nah mudah-mudahan selama bulan Ramadan ini banyak orang yang mau ikhlas untuk membantu,” tandas Ganjar. 

Sejak awal tahun Pemprov Jawa Tengah telah memberikan bantuan renovai RTLH sebanyak 6.650 unit. Jumlah ini akan terus bertambah seiring percepatan pelaksanaam program ini yang bukan hanya yang bersifat reguler, namun juga tambahan dari hasil kerja sama dengan berbagai pihak.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu