Follow Us :              

Channel Youtube Ganjar Pranowo Diretas

  25 April 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 140 
Kategori :
Bagikan :


Channel Youtube Ganjar Pranowo Diretas

25 April 2022 | 09:00:00 | dibaca : 140
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

SEMARANG - Channel Youtube Ganjar Pranowo diretas oleh seseorang. Peretasan tersebut membuat channel yang telah memiliki 1,26 juta subscriber itu kini hilang. 

Peretasan tersebut diposting Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sendiri di akun instagramnya. "Akun Youtube Channel Ganjar Pranowo telah diretas pihak lain. Saat ini akun sedang coba dipulihkan dengan bantuan pihak Youtube. Mohon berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan Youtube Ganjar Pranowo." 

Di akun @ganjar_pranowo tersebut juga disertai penjelasan bahwa akun diretas dan tidak bisa diakses sejak Senin, 25 April 2022 dini hari. 

"Bahkan nama akun sempat berubah atau direname menjadi akun lain. Saat ini akun tidak bisa diakses sama sekali," tulis Ganjar. 

Dari pengumpulan data yang dilakukan tim Channel Ganjar Pranowo, diketahui akun tersebut diretas pada Senin, 25 April 2022 pukul 04.10 WIB. 

Namun kapan pastinya mulai diretas tidak diketahui. Karena tim justru mengetahui dari laporan puluhan netizen yang mengirim DM instagram. 

Setelah dicek, ternyata benar. Channel youtube Ganjar Pranowo tiba-tiba sudah berganti nama menjadi Binance Live. Pihak yang meretas itu mengganti nickname, display picture dan banner youtube. 

Semua konten dari youtube Ganjar Pranowo di private dan mereka melakukan live streaming untuk penayangan konten Binance. 

Ketika sedang coba dipulihkan, mendadak muncul tulisan sign out dan disuruh login kembali. Berikutnya, muncul keterangan bahwa channel Youtube sudah hilang, atau tidak tertaut dengan email semula. 

Ganjar menambahkan, sampai saat ini tidak ada pesan dari pihak manapun yang mengaku bertanggung jawab terhadap peretasan tersebut. 

"Saya belum tahu siapa yang melancarkan serangan ini. Entah kerjaan orang iseng  atau ada maksud-maksud tertentu. Mohon doa agar channel Ganjar Pranowo segera bisa dipulihkan," katanya.


Bagikan :

SEMARANG - Channel Youtube Ganjar Pranowo diretas oleh seseorang. Peretasan tersebut membuat channel yang telah memiliki 1,26 juta subscriber itu kini hilang. 

Peretasan tersebut diposting Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sendiri di akun instagramnya. "Akun Youtube Channel Ganjar Pranowo telah diretas pihak lain. Saat ini akun sedang coba dipulihkan dengan bantuan pihak Youtube. Mohon berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan Youtube Ganjar Pranowo." 

Di akun @ganjar_pranowo tersebut juga disertai penjelasan bahwa akun diretas dan tidak bisa diakses sejak Senin, 25 April 2022 dini hari. 

"Bahkan nama akun sempat berubah atau direname menjadi akun lain. Saat ini akun tidak bisa diakses sama sekali," tulis Ganjar. 

Dari pengumpulan data yang dilakukan tim Channel Ganjar Pranowo, diketahui akun tersebut diretas pada Senin, 25 April 2022 pukul 04.10 WIB. 

Namun kapan pastinya mulai diretas tidak diketahui. Karena tim justru mengetahui dari laporan puluhan netizen yang mengirim DM instagram. 

Setelah dicek, ternyata benar. Channel youtube Ganjar Pranowo tiba-tiba sudah berganti nama menjadi Binance Live. Pihak yang meretas itu mengganti nickname, display picture dan banner youtube. 

Semua konten dari youtube Ganjar Pranowo di private dan mereka melakukan live streaming untuk penayangan konten Binance. 

Ketika sedang coba dipulihkan, mendadak muncul tulisan sign out dan disuruh login kembali. Berikutnya, muncul keterangan bahwa channel Youtube sudah hilang, atau tidak tertaut dengan email semula. 

Ganjar menambahkan, sampai saat ini tidak ada pesan dari pihak manapun yang mengaku bertanggung jawab terhadap peretasan tersebut. 

"Saya belum tahu siapa yang melancarkan serangan ini. Entah kerjaan orang iseng  atau ada maksud-maksud tertentu. Mohon doa agar channel Ganjar Pranowo segera bisa dipulihkan," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu