Follow Us :              

Sampaikan Ungkapan Duka Masyarakat Jateng, Ganjar Melayat ke Rumah Ridwan Kamil

  12 June 2022  |   20:00:00  |   dibaca : 391 
Kategori :
Bagikan :


Sampaikan Ungkapan Duka Masyarakat Jateng, Ganjar Melayat ke Rumah Ridwan Kamil

12 June 2022 | 20:00:00 | dibaca : 391
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

BANDUNG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh, melayat ke rumah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/6) malam. Atas nama pribadi dan masyarakat Jateng, ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Emmeril Khan Mumtadz, putera Ridwan Kamil. 

Ganjar bersama istri tiba di rumah duka, Ruang Kenegaraan Gedung Pakuan Kota Bandung sekira pukul 21.32 WIB. Mengenakan baju putih, Ganjar langsung masuk ke gedung Pakuan dan menemui keluarga. 

Cukup lama Ganjar berada di gedung itu. Dalam tayangan video di luar gedung, nampak Ganjar bersama Ridwan Kamil menyalatkan jenazah Eril dan ikut mendoakan. Ridwan Kamil sendiri yang menjadi imam dalam salat jenazah itu. 

"Saya atas nama pribadi dan masyarakat Jawa Tengah turut berduka. Innalillahiwainnailaihirajiun. Mudah-mudahan, dosa almarhum diampuni dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. Saya sampaikan pada beliau Kang Emil dan istri, banyak warga Jawa Tengah mendoakan ananda tercinta," ungkap Ganjar usai keluar dari Gedung Pakuan. 

Seperti diketahui, Eril mengalami musibah saat berenang di sungai Aare Swiss pada Kamis (26/5). Sempat hilang dan dicari selama 14 hari, Eril ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Bendungan Engehalde, Bern pada Rabu (8/6). Jenazahnya Eril diterbangkan ke Indonesia dan pada hari ini minggu (12/6), disemayamkan di Gedung Pakuan. 

Ganjar mengatakan sempat berbincang panjang dengan Ridwan Kamil. Pada perbincangan itu ia menangkap kesedihan mendalam tapi sekaligus keikhlasan. Ganjar mendengar betapa perasaan keluarga Ridwan saat ini, lebih tenang setelah dua minggu teraduk-aduk akibat ketidakpastian keberadaan Eril. 

"Dan beliau sampaikan betapa bahagianya mendapatkan kabar itu. Meskipun beliau menyatakan berbahagia, tapi saya lihat raut muka kesedihan yang sangat menusuk," jelasnya. 

Jenazah Eril akan dimakamkan pada Senin (13/6) di pemakaman milik keluarga di Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. Makam Eril akan ditempatkan di samping masjid yang dirancang khusus Ridwan Kamil dan diberinama Masjid Al-Mumtadz. 

Ganjar juga mendapat cerita dari Ridwan Kamil betapa kondisi jenazah Eril tetap utuh, bahkan mengeluarkan aroma wangi serta kepala menengok ke kanan. 

"Insyaallah itu menunjukkan proses kebaikan selama ananda di dunia yang banyak membantu orang. Kang Emil menyampaikan, "Mas Ganjar kita itu baru tahu ya, sesuatu yang selama ini tidak pernah diceritakan tiba-tiba muncul". Diceritakan bahwa orang-orang di sekitarnya ternyata sering ditolong. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya," pungkas Ganjar.


Bagikan :

BANDUNG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh, melayat ke rumah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Jawa Barat, Minggu (12/6) malam. Atas nama pribadi dan masyarakat Jateng, ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Emmeril Khan Mumtadz, putera Ridwan Kamil. 

Ganjar bersama istri tiba di rumah duka, Ruang Kenegaraan Gedung Pakuan Kota Bandung sekira pukul 21.32 WIB. Mengenakan baju putih, Ganjar langsung masuk ke gedung Pakuan dan menemui keluarga. 

Cukup lama Ganjar berada di gedung itu. Dalam tayangan video di luar gedung, nampak Ganjar bersama Ridwan Kamil menyalatkan jenazah Eril dan ikut mendoakan. Ridwan Kamil sendiri yang menjadi imam dalam salat jenazah itu. 

"Saya atas nama pribadi dan masyarakat Jawa Tengah turut berduka. Innalillahiwainnailaihirajiun. Mudah-mudahan, dosa almarhum diampuni dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. Saya sampaikan pada beliau Kang Emil dan istri, banyak warga Jawa Tengah mendoakan ananda tercinta," ungkap Ganjar usai keluar dari Gedung Pakuan. 

Seperti diketahui, Eril mengalami musibah saat berenang di sungai Aare Swiss pada Kamis (26/5). Sempat hilang dan dicari selama 14 hari, Eril ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Bendungan Engehalde, Bern pada Rabu (8/6). Jenazahnya Eril diterbangkan ke Indonesia dan pada hari ini minggu (12/6), disemayamkan di Gedung Pakuan. 

Ganjar mengatakan sempat berbincang panjang dengan Ridwan Kamil. Pada perbincangan itu ia menangkap kesedihan mendalam tapi sekaligus keikhlasan. Ganjar mendengar betapa perasaan keluarga Ridwan saat ini, lebih tenang setelah dua minggu teraduk-aduk akibat ketidakpastian keberadaan Eril. 

"Dan beliau sampaikan betapa bahagianya mendapatkan kabar itu. Meskipun beliau menyatakan berbahagia, tapi saya lihat raut muka kesedihan yang sangat menusuk," jelasnya. 

Jenazah Eril akan dimakamkan pada Senin (13/6) di pemakaman milik keluarga di Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. Makam Eril akan ditempatkan di samping masjid yang dirancang khusus Ridwan Kamil dan diberinama Masjid Al-Mumtadz. 

Ganjar juga mendapat cerita dari Ridwan Kamil betapa kondisi jenazah Eril tetap utuh, bahkan mengeluarkan aroma wangi serta kepala menengok ke kanan. 

"Insyaallah itu menunjukkan proses kebaikan selama ananda di dunia yang banyak membantu orang. Kang Emil menyampaikan, "Mas Ganjar kita itu baru tahu ya, sesuatu yang selama ini tidak pernah diceritakan tiba-tiba muncul". Diceritakan bahwa orang-orang di sekitarnya ternyata sering ditolong. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya," pungkas Ganjar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu