Follow Us :              

GMF Dibuka, Latihan Menyambut Event Jateng Fair 2023

  28 August 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 1565 
Kategori :
Bagikan :


GMF Dibuka, Latihan Menyambut Event Jateng Fair 2023

28 August 2022 | 09:00:00 | dibaca : 1565
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SEMARANG - Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno, Minggu (28/08/2022) membuka event Grand Maerakaca Fair (GMF). Pada acara ini Sekda didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti dan Dirut PT PRPP (Perseroda) Titah Listyorini. GMF yang akan berlangsung selama 9 hari ini, dibuka dengan penekanan tombol sirine. 

Sekda Sumarno menuturkan, penyelenggaraan GMF ini akan menjadi ajang latihan untuk menyambut event yang lebih besar di 2023, yakni Jateng Fair. Jateng Fair sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid -19. "Ini baru hari ini mulai. Ini sebenarnya Grand Maerakaca Fair ini adalah latihan. Kita latihan, karena kita sempat dua tahun vakum, kita menuju untuk tahun 2023, kita akan selenggarakan kondisi normal seperti tahun-tahun sebelumnya, yang lebih besar," tuturnya saat diwawancarai. 

Sekda menilai, pada hari pertama pembukaan, sudah cukup banyak masyarakat yang berkunjung. Harapannya, tingkat kunjungan itu menjadi indikasi daya tarik yang lebih besar, saat Jateng Fair nanti digelar pada 1 - 17 September 2023. 

"Saya lihat tadi juga sudah banyak masyarakat yang datang. Saya juga minta ke teman-teman untuk nanti mensosialisasikan untuk bisa menggerakkan masyarakat di kabupaten/ kota. Mungkin juga ASN di kabupaten/ kota untuk bisa hadir di sini, supaya gaungnya lebih masif lagi. Dan tentu saja nanti ke depannya akan lebih ramai lagi di tahun 2023," jelasnya. 

Dirut PRPP Titah Listyorini saat memberikan laporan menyampaikan, total ada 124 tenant yang bergabung dalam event GMF. Tenant antara lain diisi dari 18 kabupaten/ kota, 10 OPD Pemprov Jateng, perguruan tinggi, UMKM (fashion, craft, kuliner) dan RSUD milik Pemprov Jateng. 

Di samping terdapat pameran, pada acara tersebut juga diadakan penanaman yang melibatkan 400 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mangrove ditanam di area sebelah barat Grand Maerakaca. 

Titah menambahkan, konsep yang diusung dalam Grand Maerakaca Fair kali ini sama dengan konsep Jateng Fair, yaitu gabungan antara pameran, rekreasi dan hiburan. Masyarakat akan dihibur penampilan artis nasional, di antaranya Abah Lala dan Guyon Waton.


Bagikan :

SEMARANG - Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno, Minggu (28/08/2022) membuka event Grand Maerakaca Fair (GMF). Pada acara ini Sekda didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti dan Dirut PT PRPP (Perseroda) Titah Listyorini. GMF yang akan berlangsung selama 9 hari ini, dibuka dengan penekanan tombol sirine. 

Sekda Sumarno menuturkan, penyelenggaraan GMF ini akan menjadi ajang latihan untuk menyambut event yang lebih besar di 2023, yakni Jateng Fair. Jateng Fair sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid -19. "Ini baru hari ini mulai. Ini sebenarnya Grand Maerakaca Fair ini adalah latihan. Kita latihan, karena kita sempat dua tahun vakum, kita menuju untuk tahun 2023, kita akan selenggarakan kondisi normal seperti tahun-tahun sebelumnya, yang lebih besar," tuturnya saat diwawancarai. 

Sekda menilai, pada hari pertama pembukaan, sudah cukup banyak masyarakat yang berkunjung. Harapannya, tingkat kunjungan itu menjadi indikasi daya tarik yang lebih besar, saat Jateng Fair nanti digelar pada 1 - 17 September 2023. 

"Saya lihat tadi juga sudah banyak masyarakat yang datang. Saya juga minta ke teman-teman untuk nanti mensosialisasikan untuk bisa menggerakkan masyarakat di kabupaten/ kota. Mungkin juga ASN di kabupaten/ kota untuk bisa hadir di sini, supaya gaungnya lebih masif lagi. Dan tentu saja nanti ke depannya akan lebih ramai lagi di tahun 2023," jelasnya. 

Dirut PRPP Titah Listyorini saat memberikan laporan menyampaikan, total ada 124 tenant yang bergabung dalam event GMF. Tenant antara lain diisi dari 18 kabupaten/ kota, 10 OPD Pemprov Jateng, perguruan tinggi, UMKM (fashion, craft, kuliner) dan RSUD milik Pemprov Jateng. 

Di samping terdapat pameran, pada acara tersebut juga diadakan penanaman yang melibatkan 400 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mangrove ditanam di area sebelah barat Grand Maerakaca. 

Titah menambahkan, konsep yang diusung dalam Grand Maerakaca Fair kali ini sama dengan konsep Jateng Fair, yaitu gabungan antara pameran, rekreasi dan hiburan. Masyarakat akan dihibur penampilan artis nasional, di antaranya Abah Lala dan Guyon Waton.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu