Follow Us :              

Hadiri Gas Expo 2022, Taj Yasin : Ajang Mengurai Tantangan Optimalisasi Pemanfaatan Gas

  29 August 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 661 
Kategori :
Bagikan :


Hadiri Gas Expo 2022, Taj Yasin : Ajang Mengurai Tantangan Optimalisasi Pemanfaatan Gas

29 August 2022 | 09:00:00 | dibaca : 661
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik adanya Forum Operasional Gas Expo 2022. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini bisa menjadi awal optimalisasi pemanfaatan energi di berbagai sektor pada masyarakat. 

"Ini adalah terobosan untuk duduk bersama, dalam hal membahas peluang besar untuk (ketahanan) energi di Jatim dan Jateng. Kemarin sudah disampaikan oleh bapak Presiden yang sangat penting, bahwa ketahanan energi ini perlu menjadi perhatian kita bersama," kata Wagub saat memberikan sambutan dalam Forum Operasional Gas Expo 2022 di Hotel Westin Surabaya, Senin, (29/08/2022). 

Wagub menambahkan di Jateng telah tersambung pipa transmisi Gresik-Semarang. Untuk ruas Cirebon-Semarang diubah menjadi ruas Semarang-Batang, dan telah dilakukan first wielding pada Agustus 2022 kemarin. Dengan perkembangan pesat dalam dunia industri, diperkirakan permintaan volume gas bumi oleh industri hingga tahun 2030 akan mengalami peningkatan paling tinggi secara nasional. 

Selain gas untuk industri, melalui dana APBN Kementerian ESDM juga telah dibangun jaringan gas (jargas). Di Kota Semarang sebanyak 8.700 telah dilakukan sambungan rumah. Di Kabupaten Blora juga dipasang sebanyak 4.600 sambungan rumah. 

Namun demikian Wagub menyebut masih ada masih ada beberapa tantangan bidang migas di Jateng. Antara lain, realisasi lifting (jumlah produksi) migas yang tidak sesuai target yang ditentukan. Kemudian, harga jual gas bumi yang belum memenuhi nilai keekonomian karena keterbatasan infrastruktur pipa gas, serta tidak adanya kewenangan pemerintahan daerah pada sektor ini. 

"Maka Melalui kegiatan ini saya berharap tantangan tersebut dapat terurai. Dan ke depan mudah-mudahan provinsi Jawa Tengah dapat menjadi provinsi yang ramah lingkungan dengan penerapan pemanfaatan bahan bakar gas untuk transportasi, rumah tangga, dan industri," tuturnya. 

Terkait acara ini, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Suparno berharap, Forum Operasional Gas Expo bisa dimaksimalkan oleh para stakeholder terkait untuk mengurai berbagai hambatan dan persoalan. Dia menyebutkan, hal tersebut penting dilakukan karena alternatif energi bersih yang saat ini tersedia adalah gas. 

"Kami berharap dua hari ini dimanfaatkan sepenuhnya oleh pelaku, peserta untuk mengurai berbagai permasalahan untuk mengakselerasi (pemanfaatan gas) di Jatim dan Jateng," tandasnya. 

Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi, mengatakan, daerah Jatim dan Jateng saat ini masih mengalami kekurangan gas. Oleh karenanya, Forum Operasional Gas Expo 2022 ini diharapkan bisa menemukan solusi yang bagus atas persoalan tersebut. 

"Ke depan,(pada) hulu (produksi) migas ada beberapa prospek lapangan baru yang akan segera on stream (dibuka). Hari ini sudah, dari Jambaran Tiung Biru. Ke depan masih banyak yang kita operasikan," katanya.


Bagikan :

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik adanya Forum Operasional Gas Expo 2022. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen berharap ajang ini bisa menjadi awal optimalisasi pemanfaatan energi di berbagai sektor pada masyarakat. 

"Ini adalah terobosan untuk duduk bersama, dalam hal membahas peluang besar untuk (ketahanan) energi di Jatim dan Jateng. Kemarin sudah disampaikan oleh bapak Presiden yang sangat penting, bahwa ketahanan energi ini perlu menjadi perhatian kita bersama," kata Wagub saat memberikan sambutan dalam Forum Operasional Gas Expo 2022 di Hotel Westin Surabaya, Senin, (29/08/2022). 

Wagub menambahkan di Jateng telah tersambung pipa transmisi Gresik-Semarang. Untuk ruas Cirebon-Semarang diubah menjadi ruas Semarang-Batang, dan telah dilakukan first wielding pada Agustus 2022 kemarin. Dengan perkembangan pesat dalam dunia industri, diperkirakan permintaan volume gas bumi oleh industri hingga tahun 2030 akan mengalami peningkatan paling tinggi secara nasional. 

Selain gas untuk industri, melalui dana APBN Kementerian ESDM juga telah dibangun jaringan gas (jargas). Di Kota Semarang sebanyak 8.700 telah dilakukan sambungan rumah. Di Kabupaten Blora juga dipasang sebanyak 4.600 sambungan rumah. 

Namun demikian Wagub menyebut masih ada masih ada beberapa tantangan bidang migas di Jateng. Antara lain, realisasi lifting (jumlah produksi) migas yang tidak sesuai target yang ditentukan. Kemudian, harga jual gas bumi yang belum memenuhi nilai keekonomian karena keterbatasan infrastruktur pipa gas, serta tidak adanya kewenangan pemerintahan daerah pada sektor ini. 

"Maka Melalui kegiatan ini saya berharap tantangan tersebut dapat terurai. Dan ke depan mudah-mudahan provinsi Jawa Tengah dapat menjadi provinsi yang ramah lingkungan dengan penerapan pemanfaatan bahan bakar gas untuk transportasi, rumah tangga, dan industri," tuturnya. 

Terkait acara ini, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Suparno berharap, Forum Operasional Gas Expo bisa dimaksimalkan oleh para stakeholder terkait untuk mengurai berbagai hambatan dan persoalan. Dia menyebutkan, hal tersebut penting dilakukan karena alternatif energi bersih yang saat ini tersedia adalah gas. 

"Kami berharap dua hari ini dimanfaatkan sepenuhnya oleh pelaku, peserta untuk mengurai berbagai permasalahan untuk mengakselerasi (pemanfaatan gas) di Jatim dan Jateng," tandasnya. 

Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) Nurwahidi, mengatakan, daerah Jatim dan Jateng saat ini masih mengalami kekurangan gas. Oleh karenanya, Forum Operasional Gas Expo 2022 ini diharapkan bisa menemukan solusi yang bagus atas persoalan tersebut. 

"Ke depan,(pada) hulu (produksi) migas ada beberapa prospek lapangan baru yang akan segera on stream (dibuka). Hari ini sudah, dari Jambaran Tiung Biru. Ke depan masih banyak yang kita operasikan," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu