Follow Us :              

Gubernur Jateng Terapkan Anggaran Gotong Royong Pusat, Provinsi dan Daerah, Dukung Perbaikan Jalan

  26 October 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 122 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Jateng Terapkan Anggaran Gotong Royong Pusat, Provinsi dan Daerah, Dukung Perbaikan Jalan

26 October 2022 | 11:00:00 | dibaca : 122
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

KAB. BLORA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan akhir tahun 2022, 95 persen jalan provinsi dalam kondisi baik. Guna melakukan percepatan perbaikan beberapa ruas jalan, Gubernur menerapkan sistem penganggaran gotong royong dengan menggandeng para bupati dan walikota. 

"Melihat dan memastikan ini bantuan keuangan kita berjalan baik dan ini hasilnya cukup bagus sehingga kita bisa membantu kabupaten. Bupati juga berikhtiar. Ini bagian dari cara kita kerja gotong royong. Jadi ada yang dari kabupaten, ada dari kita (Pemprov)," kata Gubernur saat meninjau proses perbaikan jalan Mulyorejo-Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Rabu (26/10/2022), 

Jalan yang ditinjau tersebut merupakan penghubung antardesa dan akses menuju Bandara Ngloram. Saat ini proses pengerjaan baru mencapai sekitar 57 persen. Pengerjaan jalan tersebut bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2022 senilai Rp12 miliar. Panjang jalan yang sedang dilakukan dilakukan betonisasi tersebut sepanjang 2,750 kilometer.  

Menariknya, pembangunan jalan di antara Kabupaten Blora-Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Blora, tetapi ada juga disokong oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Menurut Gubernur, hal itu tidak masalah, justru contoh yang baik karena di antara kepala daerah telah memiliki kesadaran bahwa manfaatnya untuk kepentingan masyarakat luas. 

"Bahkan di antara kawasan Blora sama Bojonegoro itu menarik karena Bojonegoro juga membantu jalan di Blora. Ini model kerja sama yang menurut saya bagus karena cara berpikir kepala daerahnya adalah kawasan, sehingga masyarakat akan bisa mendapatkan fasilitas itu," ungkapnya. 

Gubernur menjelaskan, Bandara Ngloram sebenarnya menjadi tanggung jawab Bupati Blora. Namun dalam praktiknya perbaikan jalan ini dibiayai  bersama antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat karena keberadaan jalan sangat bermanfaat bukan saja bagi masyarakat di kawasan Blora, tetapi juga masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

"Siapa yang menerima manfaat di sana? Seluruh kawasan termasuk Bojonegoro. Maka ketika Bojonegoro ini ikut membantu, kerja sama ini akan membikin gerakan ekonomi yang di sini akan bisa untuk bersama," katanya. 

Agar memastikan setiap proyek yang dikerjakan dengan menggunakan uang rakyat harus memiliki kualitas yang bagus, Gubernur memerintahkan agar pengecekan sering dilakukan. Hal itu juga untuk memastikan semua proyek berjalan lancar dan terlaksana dengan baik. 

"Kita cek dari kawan-kawan untuk melihat kualitasnya yang insyaallah baik. Saya mendapatkan kesempatan bisa melihat prosesnya. Kepala Dinas PU Bina marga ini kita minta untuk sambil mengawasi. Pesan saya jamak, pokoknya jangan dikorupsi, jaga kualitas," tegas Ganjar. 

Beberapa waktu lalu Ganjar juga sempat menyampaikan hingga Agustus 2022 kemarin, sudah sekitar 90 persen jalan rusak yang telah dibenahi. Jalan raya yang mulus ini menjadi salah satu penunjang pertubuhan ekonomi warga Jawa Tengah. 

"Untuk infrastruktur jalan, alhamdulillah dari 2.404 kilometer jalan provinsi saat ini 90 persen lebih kondisinya sangat baik. “Sampai akhir tahun nanti kita targetkan mencapai 95 persen,” kata Ganjar.


Bagikan :

KAB. BLORA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menargetkan akhir tahun 2022, 95 persen jalan provinsi dalam kondisi baik. Guna melakukan percepatan perbaikan beberapa ruas jalan, Gubernur menerapkan sistem penganggaran gotong royong dengan menggandeng para bupati dan walikota. 

"Melihat dan memastikan ini bantuan keuangan kita berjalan baik dan ini hasilnya cukup bagus sehingga kita bisa membantu kabupaten. Bupati juga berikhtiar. Ini bagian dari cara kita kerja gotong royong. Jadi ada yang dari kabupaten, ada dari kita (Pemprov)," kata Gubernur saat meninjau proses perbaikan jalan Mulyorejo-Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Rabu (26/10/2022), 

Jalan yang ditinjau tersebut merupakan penghubung antardesa dan akses menuju Bandara Ngloram. Saat ini proses pengerjaan baru mencapai sekitar 57 persen. Pengerjaan jalan tersebut bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2022 senilai Rp12 miliar. Panjang jalan yang sedang dilakukan dilakukan betonisasi tersebut sepanjang 2,750 kilometer.  

Menariknya, pembangunan jalan di antara Kabupaten Blora-Kabupaten Bojonegoro, tidak hanya bersumber dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Blora, tetapi ada juga disokong oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Menurut Gubernur, hal itu tidak masalah, justru contoh yang baik karena di antara kepala daerah telah memiliki kesadaran bahwa manfaatnya untuk kepentingan masyarakat luas. 

"Bahkan di antara kawasan Blora sama Bojonegoro itu menarik karena Bojonegoro juga membantu jalan di Blora. Ini model kerja sama yang menurut saya bagus karena cara berpikir kepala daerahnya adalah kawasan, sehingga masyarakat akan bisa mendapatkan fasilitas itu," ungkapnya. 

Gubernur menjelaskan, Bandara Ngloram sebenarnya menjadi tanggung jawab Bupati Blora. Namun dalam praktiknya perbaikan jalan ini dibiayai  bersama antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat karena keberadaan jalan sangat bermanfaat bukan saja bagi masyarakat di kawasan Blora, tetapi juga masyarakat Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

"Siapa yang menerima manfaat di sana? Seluruh kawasan termasuk Bojonegoro. Maka ketika Bojonegoro ini ikut membantu, kerja sama ini akan membikin gerakan ekonomi yang di sini akan bisa untuk bersama," katanya. 

Agar memastikan setiap proyek yang dikerjakan dengan menggunakan uang rakyat harus memiliki kualitas yang bagus, Gubernur memerintahkan agar pengecekan sering dilakukan. Hal itu juga untuk memastikan semua proyek berjalan lancar dan terlaksana dengan baik. 

"Kita cek dari kawan-kawan untuk melihat kualitasnya yang insyaallah baik. Saya mendapatkan kesempatan bisa melihat prosesnya. Kepala Dinas PU Bina marga ini kita minta untuk sambil mengawasi. Pesan saya jamak, pokoknya jangan dikorupsi, jaga kualitas," tegas Ganjar. 

Beberapa waktu lalu Ganjar juga sempat menyampaikan hingga Agustus 2022 kemarin, sudah sekitar 90 persen jalan rusak yang telah dibenahi. Jalan raya yang mulus ini menjadi salah satu penunjang pertubuhan ekonomi warga Jawa Tengah. 

"Untuk infrastruktur jalan, alhamdulillah dari 2.404 kilometer jalan provinsi saat ini 90 persen lebih kondisinya sangat baik. “Sampai akhir tahun nanti kita targetkan mencapai 95 persen,” kata Ganjar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu