Follow Us :              

Gubernur Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Kunjungi Petugas Jaga

  31 December 2022  |   19:00:00  |   dibaca : 637 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama dan Kunjungi Petugas Jaga

31 December 2022 | 19:00:00 | dibaca : 637
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memaknai akhir tahun sebagai saat untuk merefleksikan beragam persoalan termasuk mencari solusinya. Salah satunya persoalan dampak cuaca ekstrem. Hal tersebut bukan hanya membuat sebagian daerah di Jawa Tengah dilanda banjir, pasokan BBM ke kepulauan Karimun Jawa juga terhambat akibat gelombang laut tinggi. 

“Tapi menentukan kapan cuaca begini berakhir, BMKG yang meramal. Apakah ramalannya akan tepat, kita tidak akan pernah tahu. Dan ketika kita melihat situasi yang seperti ini, kepastian sesuatu yang kita tidak mampu, maka istighosah ini kita adakan,” ujar Gubernur usai acara istighosah dan doa bersama di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (31/12/2022) malam. 

Turut disampaikan istighosah dan doa bersama ini menjadi jalan terakhir setelah semua usaha dan upaya dilakukan. 

“Kita pasrahkan kepada Tuhan, memohon agar kita diberikan kekuatan dan ada petunjuk untuk kita bisa menyelesaikan, maka lahirnya (fisik) kita jalan, tapi juga spiritualnya kita lakukan,” tegasnya. 

Gubernur berterimakasih kepada para ulama, serta tokoh agama dari berbagai kepercayaan yang turut hadir dan melaksanakan doa bersama untuk Jawa Tengah. 

“Saya terimakasih para alim ulama, romo kiai, dari Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah, berkenan untuk kita bisa bersama istighosah di sini dan setelah itu tadi dilanjutkan dengan doa bersama tokoh agama hampir semuanya (hadir). Jadi ini ikhtiar batin kita agar kemudian semuanya bisa kita hadapi dengan baik,” tandasnya. 

Dalam acara itu, hadir lengkap tokoh keagamaan dari Forum Kerukunan Umat Beragama Jawa Tengah. Selain itu, hadir pula ulama-ulama seperti KH Ubaidillah Shodaqoh, KH Khammad Maksum, KH Musman Tolib, Habib Hasan Hadrom dan KH Said Al Masyad. 

Mereka bergantian melafalkan doa, mendoakan Jawa Tengah secara khusus dan Indonesia pada umumnya. Harapannya esok hari jauh lebih baik, khususnya menghadapi prediksi ekonomi yang tidak pasti di tahun 2023. 

Usai mengikuti istighosah tersebut, Gubernur melanjutkan kegiatan perayaan Tahun Baru 2023 dengan berkeliling ke sejumlah tempat di Kota Semarang. Selain mengunjungi dan menyapa para tenaga medis serta pasien di IGD RS Kariadi, Gubernur juga mengunjungi petugas jaga rumah pompa di Kota Lama dan petugas pemadam kebakaran yang sedang piket di Kantor Damkar Semarang. 

Bahkan Gubernur juga menyapa penjaga palang pintu kereta di Jalan Madukoro dan memberikan bingkisan parcel padaya. 
“Mereka semua keren. Saya hanya ingin berbagi kebahagiaan saja,” ujarnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memaknai akhir tahun sebagai saat untuk merefleksikan beragam persoalan termasuk mencari solusinya. Salah satunya persoalan dampak cuaca ekstrem. Hal tersebut bukan hanya membuat sebagian daerah di Jawa Tengah dilanda banjir, pasokan BBM ke kepulauan Karimun Jawa juga terhambat akibat gelombang laut tinggi. 

“Tapi menentukan kapan cuaca begini berakhir, BMKG yang meramal. Apakah ramalannya akan tepat, kita tidak akan pernah tahu. Dan ketika kita melihat situasi yang seperti ini, kepastian sesuatu yang kita tidak mampu, maka istighosah ini kita adakan,” ujar Gubernur usai acara istighosah dan doa bersama di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (31/12/2022) malam. 

Turut disampaikan istighosah dan doa bersama ini menjadi jalan terakhir setelah semua usaha dan upaya dilakukan. 

“Kita pasrahkan kepada Tuhan, memohon agar kita diberikan kekuatan dan ada petunjuk untuk kita bisa menyelesaikan, maka lahirnya (fisik) kita jalan, tapi juga spiritualnya kita lakukan,” tegasnya. 

Gubernur berterimakasih kepada para ulama, serta tokoh agama dari berbagai kepercayaan yang turut hadir dan melaksanakan doa bersama untuk Jawa Tengah. 

“Saya terimakasih para alim ulama, romo kiai, dari Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah, berkenan untuk kita bisa bersama istighosah di sini dan setelah itu tadi dilanjutkan dengan doa bersama tokoh agama hampir semuanya (hadir). Jadi ini ikhtiar batin kita agar kemudian semuanya bisa kita hadapi dengan baik,” tandasnya. 

Dalam acara itu, hadir lengkap tokoh keagamaan dari Forum Kerukunan Umat Beragama Jawa Tengah. Selain itu, hadir pula ulama-ulama seperti KH Ubaidillah Shodaqoh, KH Khammad Maksum, KH Musman Tolib, Habib Hasan Hadrom dan KH Said Al Masyad. 

Mereka bergantian melafalkan doa, mendoakan Jawa Tengah secara khusus dan Indonesia pada umumnya. Harapannya esok hari jauh lebih baik, khususnya menghadapi prediksi ekonomi yang tidak pasti di tahun 2023. 

Usai mengikuti istighosah tersebut, Gubernur melanjutkan kegiatan perayaan Tahun Baru 2023 dengan berkeliling ke sejumlah tempat di Kota Semarang. Selain mengunjungi dan menyapa para tenaga medis serta pasien di IGD RS Kariadi, Gubernur juga mengunjungi petugas jaga rumah pompa di Kota Lama dan petugas pemadam kebakaran yang sedang piket di Kantor Damkar Semarang. 

Bahkan Gubernur juga menyapa penjaga palang pintu kereta di Jalan Madukoro dan memberikan bingkisan parcel padaya. 
“Mereka semua keren. Saya hanya ingin berbagi kebahagiaan saja,” ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu