Follow Us :              

Tingkatkan Kerja Sama Sister Province dengan Korsel, Pemprov Jateng Prioritaskan Berbagai Sektor 

  03 November 2023  |   13:00:00  |   dibaca : 137 
Kategori :
Bagikan :


Tingkatkan Kerja Sama Sister Province dengan Korsel, Pemprov Jateng Prioritaskan Berbagai Sektor 

03 November 2023 | 13:00:00 | dibaca : 137
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

SEMARANG – Kerja sama sister province yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Chungcheongbuk-do (CCBD), Korea Selatan menghasilkan peningkatan dalam berbagai sektor. 

Sejumlah bidang yang menjadi prioritas dalam peningkatan kerja sama tersebut, yakni sektor pendidikan, ekonomi, informasi teknologi (IT) dan media, olahraga, pertanian, serta reformasi birokrasi.

Hal itu disampaikan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., usai rapat koordinasi dengan Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama bersama OPD terkait di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (3/11/2023). 

"Jadi kami menindaklanjuti peningkatan kerja sama, sebagai sister province dengan Chungcheongbuk-do, Korea Selatan,” katanya.

Menurut Pj Gubernur, Kerja sama antarprovinsi ini dapat meningkatkan hubungan baik yang sudah terjalin antara Indonesia dengan Korea Selatan. Pihaknya juga berharap, upaya ini dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian masyarakat Jawa Tengah.

Kerja sama yang ditingkatkan dalam sektor pendidikan, meliputi peluang beasiswa level sarjana di Chungcheongbuk-do dan penyerapan lulusan SMA/SMK di perusahaan asal Korea Selatan. 

Selain itu, juga terus diupayakan peningkatan kompetensi sekolah vokasi di Jawa Tengah agar link and match, yaitu memiliki kemampuan atau keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan kerja di perusahaan.

"Jadi dipersiapkan kurang lebih 1.000 beasiswa. Jadi mereka bisa kuliah di sana, sambil bekerja di perusahaan. Ini akan terus kami tindaklanjuti, dan siapkan skemanya," jelas Pj Gubernur.

Sedangkan, kerja sama dalam sektor ekonomi sudah berjalan dengan baik, salah satunya terkait ekspor sejumlah produk unggulan Jawa Tengah. Bahkan untuk investasi, Korea Selatan menempati urutan kedua sebagai investor tertinggi di Jawa Tengah. 

“Ini akan lebih kita tingkatkan lagi ekspornya. Kami akan banyak mengekspor produk, seperti baju batik, furniture, dan produk-produk lain," katanya.

Sementara itu, kerja sama atau kolaborasi juga terus ditingkatkan terkait dengan capacity building atau pengembangan kapasitas pada sektor informasi teknologi dan media, olahraga, serta pertanian. 

Sampai saat ini, sejumlah program pada beberapa sektor tersebut sudah berjalan. Sedangkan, program-program lain sedang digodok kembali agar dapat segera dilaksanakan.

"(Sektor) olahraga, kita ke depan akan mengirimkan atlet dan pelatih, untuk pelatihan dan pembinaan di sana," ungkap Pj Gubernur.


Bagikan :

SEMARANG – Kerja sama sister province yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Chungcheongbuk-do (CCBD), Korea Selatan menghasilkan peningkatan dalam berbagai sektor. 

Sejumlah bidang yang menjadi prioritas dalam peningkatan kerja sama tersebut, yakni sektor pendidikan, ekonomi, informasi teknologi (IT) dan media, olahraga, pertanian, serta reformasi birokrasi.

Hal itu disampaikan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., usai rapat koordinasi dengan Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama bersama OPD terkait di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (3/11/2023). 

"Jadi kami menindaklanjuti peningkatan kerja sama, sebagai sister province dengan Chungcheongbuk-do, Korea Selatan,” katanya.

Menurut Pj Gubernur, Kerja sama antarprovinsi ini dapat meningkatkan hubungan baik yang sudah terjalin antara Indonesia dengan Korea Selatan. Pihaknya juga berharap, upaya ini dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian masyarakat Jawa Tengah.

Kerja sama yang ditingkatkan dalam sektor pendidikan, meliputi peluang beasiswa level sarjana di Chungcheongbuk-do dan penyerapan lulusan SMA/SMK di perusahaan asal Korea Selatan. 

Selain itu, juga terus diupayakan peningkatan kompetensi sekolah vokasi di Jawa Tengah agar link and match, yaitu memiliki kemampuan atau keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan kerja di perusahaan.

"Jadi dipersiapkan kurang lebih 1.000 beasiswa. Jadi mereka bisa kuliah di sana, sambil bekerja di perusahaan. Ini akan terus kami tindaklanjuti, dan siapkan skemanya," jelas Pj Gubernur.

Sedangkan, kerja sama dalam sektor ekonomi sudah berjalan dengan baik, salah satunya terkait ekspor sejumlah produk unggulan Jawa Tengah. Bahkan untuk investasi, Korea Selatan menempati urutan kedua sebagai investor tertinggi di Jawa Tengah. 

“Ini akan lebih kita tingkatkan lagi ekspornya. Kami akan banyak mengekspor produk, seperti baju batik, furniture, dan produk-produk lain," katanya.

Sementara itu, kerja sama atau kolaborasi juga terus ditingkatkan terkait dengan capacity building atau pengembangan kapasitas pada sektor informasi teknologi dan media, olahraga, serta pertanian. 

Sampai saat ini, sejumlah program pada beberapa sektor tersebut sudah berjalan. Sedangkan, program-program lain sedang digodok kembali agar dapat segera dilaksanakan.

"(Sektor) olahraga, kita ke depan akan mengirimkan atlet dan pelatih, untuk pelatihan dan pembinaan di sana," ungkap Pj Gubernur.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu