Follow Us :              

Pj Gubernur Lepas 11.600 Orang Warganya Mudik Gratis Gunakan Bus

  06 April 2024  |   10:00:00  |   dibaca : 208 
Kategori :
Bagikan :


Pj Gubernur Lepas 11.600 Orang Warganya Mudik Gratis Gunakan Bus

06 April 2024 | 10:00:00 | dibaca : 208
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

JAKARTA - Pj Gubenur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., melepas 11.600 orang warganya untuk mengikuti program Mudik Gratis menggunakan 239 armada bus dari Taman Mini Indoesia Indah (TMII), Jakarta pada Sabtu, 6 April 2024. 

Program Mudik Gratis yang dikhususkan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal ini, memberangkatkan para pemudik menuju kampung halamannya yang terletak di 35 kabupaten/kota di Jateng.

"Alhamdulillah untuk pelaksanaan pelepasan tadi, secara simbolis sudah kami lakukan. Mudik Gratis ini, sebenarnya sudah dilaksanakan setiap tahun. Jumlahnya terus kita tingkatkan, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ucapnya usai melepas para pemudik.

Selain di TMII, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memfasilitasi Mudik Gratis dari Pusat Pendidikan Perhubungan TNI AD Cimahi, Bandung. Sebanyak 17 armada bus dengan penumpang mencapai 850 orang diberangkatkan dari Bandung, pada hari yang sama.

"Ini bentuk kepedulian kami, karena akan sangat bermanfaat bagi para masyarakat yang akan mudik," ujar Pj Gubernur.

Melalui program ini, Pj Gubernur berharap, upaya yang telah dilakukan oleh Pemprov Jateng mampu meminimalkan jumlah pemudik yang menggunakan motor, sehingga hal ini dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi. Selain itu, diharapkan masyarakat bisa merasakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tertib.

Pada kesempatan itu, salah seorang warga Wonogiri, Putri mengaku antusias dengan program Mudik Gratis dari Pemprov Jateng. Apalagi, sudah tiga tahun Ia tidak pulang ke kampung halamannya. Putri bersama suami dan kedua anaknya mengaku senang, saat mengetahui bahwa mereka mendapatkan tiket Mudik Gratis. 

Suaminya yang bekerja sebagai buruh sangat terbantu dengan adanya program ini. Sebab jika harus merogoh kocek sendiri, paling tidak keluarganya membutuhkan biaya sebesar Rp1,2 juta per orang untuk ongkos pulang pergi.

"Terima kasih sudah mengadakan mudik gratis ini. Semoga tahun ke tahunnya, makin tambah banyak lagi (kuota programnya)," harapnya.

Penumpang lain, Sodikin menuturkan, Ia sudah dua kali mengikuti program Mudik Gratis dari Pemprov Jateng. Pada pelaksanaan Mudik Gratis tahun ini, Sodikin bersama 13 teman sesama pedagang tahu gejrot mendaftar secara langsung melalui Paguyuban Perantau Jawa Tengah. 

Oleh karena itu, ketika Ia mendapatkan kuota mudik gratis, hal itu membuatnya merasa senang. Sebab uang transportasi mudiknya, bisa dimanfaatkan untuk membeli oleh-oleh bagi keluarganya.

Sebagai informasi, program Mudik Gratis menggunakan armada bus ini merupakan kerja sama dan kolaborasi dari Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dan sejumlah pihak swasta.


Bagikan :

JAKARTA - Pj Gubenur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., melepas 11.600 orang warganya untuk mengikuti program Mudik Gratis menggunakan 239 armada bus dari Taman Mini Indoesia Indah (TMII), Jakarta pada Sabtu, 6 April 2024. 

Program Mudik Gratis yang dikhususkan bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal ini, memberangkatkan para pemudik menuju kampung halamannya yang terletak di 35 kabupaten/kota di Jateng.

"Alhamdulillah untuk pelaksanaan pelepasan tadi, secara simbolis sudah kami lakukan. Mudik Gratis ini, sebenarnya sudah dilaksanakan setiap tahun. Jumlahnya terus kita tingkatkan, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ucapnya usai melepas para pemudik.

Selain di TMII, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memfasilitasi Mudik Gratis dari Pusat Pendidikan Perhubungan TNI AD Cimahi, Bandung. Sebanyak 17 armada bus dengan penumpang mencapai 850 orang diberangkatkan dari Bandung, pada hari yang sama.

"Ini bentuk kepedulian kami, karena akan sangat bermanfaat bagi para masyarakat yang akan mudik," ujar Pj Gubernur.

Melalui program ini, Pj Gubernur berharap, upaya yang telah dilakukan oleh Pemprov Jateng mampu meminimalkan jumlah pemudik yang menggunakan motor, sehingga hal ini dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi. Selain itu, diharapkan masyarakat bisa merasakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tertib.

Pada kesempatan itu, salah seorang warga Wonogiri, Putri mengaku antusias dengan program Mudik Gratis dari Pemprov Jateng. Apalagi, sudah tiga tahun Ia tidak pulang ke kampung halamannya. Putri bersama suami dan kedua anaknya mengaku senang, saat mengetahui bahwa mereka mendapatkan tiket Mudik Gratis. 

Suaminya yang bekerja sebagai buruh sangat terbantu dengan adanya program ini. Sebab jika harus merogoh kocek sendiri, paling tidak keluarganya membutuhkan biaya sebesar Rp1,2 juta per orang untuk ongkos pulang pergi.

"Terima kasih sudah mengadakan mudik gratis ini. Semoga tahun ke tahunnya, makin tambah banyak lagi (kuota programnya)," harapnya.

Penumpang lain, Sodikin menuturkan, Ia sudah dua kali mengikuti program Mudik Gratis dari Pemprov Jateng. Pada pelaksanaan Mudik Gratis tahun ini, Sodikin bersama 13 teman sesama pedagang tahu gejrot mendaftar secara langsung melalui Paguyuban Perantau Jawa Tengah. 

Oleh karena itu, ketika Ia mendapatkan kuota mudik gratis, hal itu membuatnya merasa senang. Sebab uang transportasi mudiknya, bisa dimanfaatkan untuk membeli oleh-oleh bagi keluarganya.

Sebagai informasi, program Mudik Gratis menggunakan armada bus ini merupakan kerja sama dan kolaborasi dari Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, dan sejumlah pihak swasta.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu