Follow Us :              

Dongkrak Ekonomi dan Investasi, Gubernur Dorong Pengembangan Pelabuhan di Jateng Dipercepat  

  22 August 2025  |   10:00:00  |   dibaca : 768 
Kategori :
Bagikan :


Dongkrak Ekonomi dan Investasi, Gubernur Dorong Pengembangan Pelabuhan di Jateng Dipercepat  

22 August 2025 | 10:00:00 | dibaca : 768
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Multipurpose Batang dipercepat, guna mendongkrak investasi dan perekonomian di provinsi ini. 

"Jawa Tengah harus punya daya dobrak untuk meningkatkan perekonomian,” ucapnya saat menerima audiensi Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Purwanto Wahyu Widodo, dan Asosiasi Pelabuhan di kantornya pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Gubernur menyampaikan, pelabuhan memiliki peranan penting untuk menunjang distribusi logistik, salah satunya bagi industri. Menurutnya, kondisi pelabuhan di Jateng kualitasnya harus bagus, apalagi kawasan industri terus berkembang dan jumlah industrinya pun terus bertambah.   

Maka dari itu, pengembangan dan peningkatan kualitas pelabuhan terus didorong untuk mendukung rencana pengembangan kawasan industri baru di beberapa wilayah Jateng. 

Gubernur mengungkapkan, pihaknya juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait dengan upaya pengembangan pelabuhan-pelabuhan di Jateng. 

Saat ini, pelabuhan di Batang sedang dalam proses pengembangan dan tidak lama lagi bisa beroperasi. untuk mendukung operasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Selain itu, angkutan logistik kontainer dengan kereta api juga akan dikerjakan dalam jangka waktu maksimal 1 tahun.

"Harus segera dipercepat. Bupati dan wali kota sudah saya suruh buat kawasan-kawasan (industri) lagi. Maka pelabuhan ini penting. Nanti saya akan ngobrol lebih detail lagi dengan Dirut (Direktur Utama) Pelindo," ucap Gubernur.

Sementara itu, Sub Regional Head Jawa PT Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan bahwa Gubernur sudah meminta langsung kepada Pelindo agar pelabuhan-pelabuhan di Jateng terus dibenahi, untuk memastikan kelancaran distribusi logistik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, serta kesiapan operasional Pelabuhan Multipurpose Batang.

"Pelabuhan Batang secara administrasi dan perizinan kami selesaikan di Agustus ini. Mudah-mudahan sudah bisa jalan bulan September," katanya.

Purwanto menjelaskan, Pelabuhan Multipurpose Batang sementara akan melayani satu perusahaan, yaitu PT KCC Glass Indonesia. Perusahaan asal Korea Selatan itu membutuhkan akses logistik yang lebih cepat untuk mengirim bahan baku dari Bangka Belitung ke pabriknya di KEK Batang.

Adapun terkait revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akan dilakukan sesuai dengan rencana awal. Upaya ini dilakukan untuk memperlancar distribusi logistik yang dilakukan melalui Tanjung Emas.

"Kita mendatangkan bahan baku menggunakan tongkang dari Bangka Belitung, setelah diproses di Batang, ekspornya lewat Tanjung Emas, yaitu TPKS (Terminal Peti Kemas Semarang). Jadi pelabuhan Batang itu untuk men-support (mendukung) kegiatan di KEK Batang," jelasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meminta pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Multipurpose Batang dipercepat, guna mendongkrak investasi dan perekonomian di provinsi ini. 

"Jawa Tengah harus punya daya dobrak untuk meningkatkan perekonomian,” ucapnya saat menerima audiensi Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Purwanto Wahyu Widodo, dan Asosiasi Pelabuhan di kantornya pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Gubernur menyampaikan, pelabuhan memiliki peranan penting untuk menunjang distribusi logistik, salah satunya bagi industri. Menurutnya, kondisi pelabuhan di Jateng kualitasnya harus bagus, apalagi kawasan industri terus berkembang dan jumlah industrinya pun terus bertambah.   

Maka dari itu, pengembangan dan peningkatan kualitas pelabuhan terus didorong untuk mendukung rencana pengembangan kawasan industri baru di beberapa wilayah Jateng. 

Gubernur mengungkapkan, pihaknya juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait dengan upaya pengembangan pelabuhan-pelabuhan di Jateng. 

Saat ini, pelabuhan di Batang sedang dalam proses pengembangan dan tidak lama lagi bisa beroperasi. untuk mendukung operasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Selain itu, angkutan logistik kontainer dengan kereta api juga akan dikerjakan dalam jangka waktu maksimal 1 tahun.

"Harus segera dipercepat. Bupati dan wali kota sudah saya suruh buat kawasan-kawasan (industri) lagi. Maka pelabuhan ini penting. Nanti saya akan ngobrol lebih detail lagi dengan Dirut (Direktur Utama) Pelindo," ucap Gubernur.

Sementara itu, Sub Regional Head Jawa PT Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan bahwa Gubernur sudah meminta langsung kepada Pelindo agar pelabuhan-pelabuhan di Jateng terus dibenahi, untuk memastikan kelancaran distribusi logistik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, serta kesiapan operasional Pelabuhan Multipurpose Batang.

"Pelabuhan Batang secara administrasi dan perizinan kami selesaikan di Agustus ini. Mudah-mudahan sudah bisa jalan bulan September," katanya.

Purwanto menjelaskan, Pelabuhan Multipurpose Batang sementara akan melayani satu perusahaan, yaitu PT KCC Glass Indonesia. Perusahaan asal Korea Selatan itu membutuhkan akses logistik yang lebih cepat untuk mengirim bahan baku dari Bangka Belitung ke pabriknya di KEK Batang.

Adapun terkait revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akan dilakukan sesuai dengan rencana awal. Upaya ini dilakukan untuk memperlancar distribusi logistik yang dilakukan melalui Tanjung Emas.

"Kita mendatangkan bahan baku menggunakan tongkang dari Bangka Belitung, setelah diproses di Batang, ekspornya lewat Tanjung Emas, yaitu TPKS (Terminal Peti Kemas Semarang). Jadi pelabuhan Batang itu untuk men-support (mendukung) kegiatan di KEK Batang," jelasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu