Foto : Medianto (Humas Jateng)
Foto : Medianto (Humas Jateng)
PATI – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya doa dari para penghafal Quran (hafiz hafizah) dalam mendukung kelancaran jalannya roda pemerintahan di wilayahnya.
“Kami berharap hafiz dan hafizah mendoakan kami dan teman-teman di pemerintah agar bisa melayani masyarakat dengan baik,” ucapnya dalam acara Haflah Khotmil Quran Angkatan ke-20, Maulidur Rosul, dan Haul K.H. Muzahid ke-44 di Masjid Mujahidin Malangan, Pondok Tahfidz Manba’ul Quran Karangrejo, Kabupaten Pati pada Senin, 1 September 2025.
Wagub mengatakan, banyak pelajaran yang dapat dipetik dari ayat-ayat Al-Quran, yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Semuanya memberi pelajaran yang menenangkan,” ungkapnya di hadapan ribuan santri dan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Gus Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada warga Pati yang menyalurkan aspirasi dan pendapat dengan duduk bersama mencari solusi terkait persoalan yang dihadapi. Sikap itu patut dicontoh, di tengah banyaknya aksi yang berakhir dengan kericuhan.
“Saya bangga dengan masyarakat Pati dalam menyampaikan pendapat. Ini sekaligus menjaga kondusivitas,” ucapnya.
PATI – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya doa dari para penghafal Quran (hafiz hafizah) dalam mendukung kelancaran jalannya roda pemerintahan di wilayahnya.
“Kami berharap hafiz dan hafizah mendoakan kami dan teman-teman di pemerintah agar bisa melayani masyarakat dengan baik,” ucapnya dalam acara Haflah Khotmil Quran Angkatan ke-20, Maulidur Rosul, dan Haul K.H. Muzahid ke-44 di Masjid Mujahidin Malangan, Pondok Tahfidz Manba’ul Quran Karangrejo, Kabupaten Pati pada Senin, 1 September 2025.
Wagub mengatakan, banyak pelajaran yang dapat dipetik dari ayat-ayat Al-Quran, yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Semuanya memberi pelajaran yang menenangkan,” ungkapnya di hadapan ribuan santri dan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Gus Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada warga Pati yang menyalurkan aspirasi dan pendapat dengan duduk bersama mencari solusi terkait persoalan yang dihadapi. Sikap itu patut dicontoh, di tengah banyaknya aksi yang berakhir dengan kericuhan.
“Saya bangga dengan masyarakat Pati dalam menyampaikan pendapat. Ini sekaligus menjaga kondusivitas,” ucapnya.
Berita Terbaru