Follow Us :              

Gubernur Jateng Raih Penghargaan Tokoh Berdedikasi Membangun Negeri

  19 September 2025  |   20:00:00  |   dibaca : 1302 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Jateng Raih Penghargaan Tokoh Berdedikasi Membangun Negeri

19 September 2025 | 20:00:00 | dibaca : 1302
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meraih penghargaan kategori Tokoh Berdedikasi Membangun Negeri dari Jawa Pos Radar Semarang. 

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, kepada Gubernur Jateng dalam acara Anugerah Jawa Pos Radar Semarang Tahun 2025 di Hotel Gets Semarang pada Jumat, 19 September 2025 malam.

Tak hanya Gubernur, Jawa Pos Radar Semarang juga memberikan penghargaan kepada 31 tokoh ataupun instansi atas kontribusi dan dedikasinya dalam membangun daerah dan bangsa, serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Jateng mengatakan, para tokoh inspiratif yang mendapatkan penghargaan merupakan wali kota, bupati, tokoh ekonomi dan pendidikan yang menjadi penggerak pembangunan. 

Ia menyatakan, keberhasilan ini tidak hanya milik pribadi, tetapi bersama dengan masyarakat. Keberhasilan ini juga berhasil diraih, berkat dukungan dan kolaborasi antara Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dengan seluruh tokoh masyarakat.

"Karena membangun Jawa Tengah kita tidak bisa one person (hanya mengandalkan satu orang), ego sektoral, menang-menangan sendiri, tidak bisa. Kita harus mempunyai suatu kebersamaan," ucapnya. 

Gubernur menyampaikan, penghargaan ini tidak hanya seremonial saja, tetapi ada tanggung jawab moral yang harus dijaga untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah. 

"Karena sejatinya, modalnya Jawa Tengah adalah gotong-royong, tepa salira (tenggang rasa/toleransi), rukun karo tetangga (rukun dengan tetangga). Itulah modal Jawa Tengah untuk membangun," katanya.

Pada kesempatan itu, Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, mengatakan, para penerima penghargaan adalah tokoh yang mendedikasikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara.

Pemberian penghargaan dilakukan berdasarkan pantauan dari wartawan Radar Semarang dan didukung oleh Radar Semarang Academy yang bergerak dalam bidang pengkajian, pengembangan, dan pendidikan.

"Bisa jadi banyak orang yang tidak tahu. Bisa pula banyak orang yang tidak mau tahu, tetapi kami dengan hati nurani, dan pikiran yang jernih. Melihat, Bapak, Ibu, dan Saudara adalah tokoh yang patut mendapat apresiasi," katanya.


Bagikan :

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meraih penghargaan kategori Tokoh Berdedikasi Membangun Negeri dari Jawa Pos Radar Semarang. 

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, kepada Gubernur Jateng dalam acara Anugerah Jawa Pos Radar Semarang Tahun 2025 di Hotel Gets Semarang pada Jumat, 19 September 2025 malam.

Tak hanya Gubernur, Jawa Pos Radar Semarang juga memberikan penghargaan kepada 31 tokoh ataupun instansi atas kontribusi dan dedikasinya dalam membangun daerah dan bangsa, serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Jateng mengatakan, para tokoh inspiratif yang mendapatkan penghargaan merupakan wali kota, bupati, tokoh ekonomi dan pendidikan yang menjadi penggerak pembangunan. 

Ia menyatakan, keberhasilan ini tidak hanya milik pribadi, tetapi bersama dengan masyarakat. Keberhasilan ini juga berhasil diraih, berkat dukungan dan kolaborasi antara Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dengan seluruh tokoh masyarakat.

"Karena membangun Jawa Tengah kita tidak bisa one person (hanya mengandalkan satu orang), ego sektoral, menang-menangan sendiri, tidak bisa. Kita harus mempunyai suatu kebersamaan," ucapnya. 

Gubernur menyampaikan, penghargaan ini tidak hanya seremonial saja, tetapi ada tanggung jawab moral yang harus dijaga untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah. 

"Karena sejatinya, modalnya Jawa Tengah adalah gotong-royong, tepa salira (tenggang rasa/toleransi), rukun karo tetangga (rukun dengan tetangga). Itulah modal Jawa Tengah untuk membangun," katanya.

Pada kesempatan itu, Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, mengatakan, para penerima penghargaan adalah tokoh yang mendedikasikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara.

Pemberian penghargaan dilakukan berdasarkan pantauan dari wartawan Radar Semarang dan didukung oleh Radar Semarang Academy yang bergerak dalam bidang pengkajian, pengembangan, dan pendidikan.

"Bisa jadi banyak orang yang tidak tahu. Bisa pula banyak orang yang tidak mau tahu, tetapi kami dengan hati nurani, dan pikiran yang jernih. Melihat, Bapak, Ibu, dan Saudara adalah tokoh yang patut mendapat apresiasi," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu